Eriko Sotarduga

Eriko Sotarduga BPS merupakan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.Ia dikabarkan akan menjadi salah satu menteri yang akan duduk di kabinet Jokowi


Eriko Sotarduga
erikosotarduga.com
Eriko Sotarduga BPS 

Eriko Sotarduga BPS merupakan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.Ia dikabarkan akan menjadi salah satu menteri yang akan duduk di kabinet Jokowi




  • Informasi Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Eriko Sotarduga BPS merupakan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Eriko Sotarduga BPS lahir pada 10 April 1969 di Medan, Sumatera Utara.

Ia memiliki latar belakang sebagai wiraswasta dan beberapa kali menduduki jabatan di perusahaan besar.

Pria bernama lengkap Eriko Sotarduga Binsar Pahalatua Sitorus memiliki istri bernama Rosalia T Nainggolan yang merupakan seorang dokter gigi.

Atas pernikahannya tersebut, Eriko dan Rosalia dikaruniani 2 orang putri dan 1 putra.(1)

Eriko Sotarduga BPS 1
Eriko Sotarduga BPS

  • Pendidikan


Ketika kecil, Eriko Sotarduga bersekolah di SD Negeri Sungai Putih, Deli Serdang (1975 - 1981).

Lalu melanjutkan pendidikannya ke SMP YPAK Sungai Karang, Deli Serdang (1981 - 1983).

Namun ia berpindah sekolah setelah tingkat tiganya di SMP Immanuel, Medan (1983 - 1984).

Selanjutnya Eriko Sotarduga menempuh pendidikan di SMA Negeri 1, Medan (1984).

Melanjutkan ke perguruan tinggi, Eriko Sotarduga  menimba ilmu di Universitras Trsakti Jakarta dengan mengambil jurusan Teknik Industri.

Eriko Sotarduga lulus dengan gelar Sarjana pada 1993.(2)

  • Karier Politik


Pada tahun 2000, Eriko Sotarduga berperan sebagai Deklarator Banteng Muda Indonesia, Semarang.

Karirnya berkembang menjadi Sekretaris Jenderal Banteng Muda Indonesia, Jakarta hingga 2004.

Pada tahun yang sama, pria asal Medan ini mencalonkan diri sebagai anggpta legislatif Nomor urut 7 dari Dapil 7 Jawa Barat untuk DPR RI.(3)

Tak berhenti sampai disitu, Eriko Sotarduga didapuk sebagai Ketua DPN Banteng Muda Indonesia, Jakarta, Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI  Jakarta pada tahun 2005.

Pada 2006 ia menduduki kursi Ketua Dewan Pimpinan Pusat Banteng Muda Indonesia, Jakarta.

Eriko Sotarduga berada di Dapil DKI Jakarta II yang meliputi Kodya Jakarta Pusat, Luar Negeri, Kodya Jakarta Selatan dan mendapatkan 37.067 suara.

Ia menjabat sebagai anggota DPR RI komisi VI di bidang Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM, BUMN, Standarisasi Nasional.(4)

Kini ia dikabarkan akan menjadi salah satu menteri yang akan duduk di kabinet Jokowi-Ma'aruf periode 2019-2024.

Hal itu diprediksi oleh pengamat politik M Qodir yang kemungkinan ada 4 anggota dari fraksi PDIP yang akan duduk di kursi menteri termasuk Eriko Sotarduga.

Qodari memperkirakan nama-nama calon menteri dari PDIP tentu yang 'dekat' dan dipercaya oleh Megawati.

Namun hal tersebut belum terbukti, lantaran Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin baru akan dilantik pada 20 Oktober 2019.(5)

  • Tanggapan politik


22 Januari 2018 - Dalam rapat dengar pendapat dengan Deputi Kementerian BUMN, Dirut Waskita, Dirut Hutama Karya, Dirut PP Perseor, Dirut Adhi Karya, Dirut WIjaya Karya, dan Jasa Marga, Eriko mempertanyakan bagaimana pola kerja sama sub kontraktor dengan pengusaha-pengusaha di daerah dan meminta respon mitra diserahkan secara tertulis.

  • Pertumbuhan Ekonomi BUMN tahun 2017

Eriko mempertanyakan berapa BUMN yang sudah terbayarkan oleh pemerintah dan berapa yang belum.

Menurutnya BUMN tidak dapat bekerja dengan baik selama pembayarannya belum ditangani dengan baik pula.

Ia berharap Mitra tidak memberi tahu ketika waktunya sudah dekat baru kemudian mengatakan yang sebenarnya terjadi untuk itu Eriko menanyakan berapa besar anggaran yang pemerintah butuhkan.

Eriko menuntut keprofesionalitasan BUMN karena mengemban tugas untuk menjembatani hal-hal tersebut di atas.

Pria asal Medan itu menyatakan, selaku wakil rakyat yang harus membantu.

Ia meminta jawaban mitra diserahkan secara tertulis mengenai alokasi pembayaran, apa saja yang dibutuhkan, dan terkait pinjaman bank.

Walaupun menurut Eriko sudah terlambat bila membicarakan infrastruktur yang dikerjakan BUMN, menurutnya kinerja BUMN akan membaik bila diimbangi dengan pembiayaan yang baik pula.

Ia menyatakan bahwa Komisi 6 bertanggung jawab mengawasi korporasi agar BUMN-BUMN bisa lebih kuat dan lebih baik lagi dan tidak melakukan akrobatik.(6)

  • Deviden dan PMN APBN TA 2018

6 September 2017 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 6 DPR-RI dengan Deputi KemenBUMN  dan Pegadaian, Eriko  mengatakan dalam panja (panitia kerja)  sudah dibagi untuk mendalami di masing-masing.

Eriko mengingatkan lagi supaya semua bisa bersama-sama membahas apa yang sudah disepakati agar nanti di Panja semua dapat berlangsung sesuai kesepakatan.(7)

  • Deviden tahun 2017 di BUMN-BUMN

30 Agustus 2017 - Pada Raker Komisi 6 dengan Menteri BUMN yang diwakili oleh Menteri Keuangan, Eriko berpandangan hendaknya proyek-proyek yang pengerjaannya tidak terlalu besar diberikan kesempatan kepada perusahaan di daerah untuk mengelolanya.(8)

  • Realisasi Anggaran Kementerian Perindustrian t.a 2016

19 April 2016 - Pada Rapat Kerja (Raker) Komisi 6 DPR RI dengan Menteri Perindustrian, Eriko menyadari bahwa anggaran ini terbatas.

Apalagi dengan pemasukan dari pajak yang jauh dari target, daya saing akan sangat lemah karena industri memiliki cost-nya mahal. Eriko ingin kementerian memiliki standardisasi dalam menghadapi MEA.(9)

  • Evaluasi Kinerja Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM)

18 April 2016 - Eriko hanya ingin memberikan saran tentang persoalan perizinan UKM. Menurutnya, banyak usaha yang berpotensi sukses tetapi tidak mempunyai kesempatan perizinan.

 Eriko menyampaikan dari perjalanan Komisi 6 ke luar negeri, Komisi 6 melihat ada potensi untuk mengembangkan koperasi UKM.

Ia menyarankan agar Menteri Koperasi (Menkop) berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk pengembangan koperasi UKM.(10)

  • Penerimaan Negara Bukan Pajak - APBN 2015

17 Juni 2015 - Eriko menyoroti target PNBP dari Polri.

Menurut Eriko dengan pertumbuhan ekonomi 5% berimplikasi baik untuk kendaraan bermotor.

Makanya PNBP Polri seharusnya tidak harus diturunkan.(11)

  • Riwayat Pekerjaan


Komisi V DPR-RI, Sebagai: Anggota. Tahun: 2012 - skrg

Komisi VI DPR-RI, Sebagai: Anggota. Tahun: 2009 - 2012

Badan Anggaran DPR-RI, Sebagai: Anggota. Tahun: 2009 - skrg

PT.Managemen Bahan Bakar Andalan,Balik Papan, Sebagai: Direktur. Tahun: 2003 - skrg

PT.Triteknik Kalimantan Abadi,Balik Papan, Sebagai: Direktur Utama. Tahun: 1996 - skrg

PT.Dwi Mekar Persada,Balik Papan, Sebagai: Direktur Utama. Tahun: 1996 - skrg

PT.Tomantaros,Jakarta, Sebagai: Komisaris Utama. Tahun: 1994 - 1999

CV.Tomantaros,Jakarta, Sebagai: Direktur. Tahun: 1989 - 1994.(2)

  • Riwayat Organisasi


DPP PDI Perjuangan, Sebagai: Wakil Sekjen. Tahun: 2010 - skrg

DPP Banteng Muda Indonesia, Sebagai: Ketua . Tahun: 2006 - 2010

DPD PDI Perjuangan Prov.DKI Jakarta, Sebagai: Sekretaris. Tahun: 2005 - 2010

DPN Banteng Muda Indonesia, Sebagai: Ketua. Tahun: 2004 - 2006

DPP Banteng Muda Indonesia, Sebagai: Sekjen. Tahun: 2000 - 2004

PDI Perjuangan, Sebagai: Anggota. Tahun: 1999 -.(2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)



Nama Ir. Eriko Sotarduga BPS
Lahir Medan, 10 April 1969
Pendidikan SDN Sungai Putih, Deli Serdang (1975-1981)
SMP YPAK Sungai Karang, Deli Serdang (1981-1983)
SMA Immanuel, Medan (1983-1984)
SMA Negeri 1, Medan (1984-1987)
S1, Teknik Industri, Universitas Trisakti, Jakarta (1993)
Karier Politik Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan
Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada tahun 1999
Anggota DPR RI Komisi IV (2009 - 2014)
Isteri Drg. Roslina T. Nainggolan
Anak 2 putri, 1 putra


Sumber :


1. m.merdeka.com
2. dpr.go.id
3. www.wikiwand.com
4. www.erikosotarduga.com
5. kaltim.tribunnews.com
6. wikidpr.org
7. wikidpr.org
8. wikidpr.org
9. wikidpr.org
10. wikidpr.org
11. wikidpr.org








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved