Hari Ini dalam Sejarah: 8 Oktober 2009, Meteor Meledak di Bone, Sulawesi Selatan

Hari ini 10 tahun silam tepatnya 8 Oktober 2009 sekitar pukul 11.00 WITA sebuah meteor meledak di kawasan Teluk Bone, Sulawesi Selatan.


Hari Ini dalam Sejarah: 8 Oktober 2009, Meteor Meledak di Bone, Sulawesi Selatan
sciotopost.com
Ilustrasi Meteor 

Hari ini 10 tahun silam tepatnya 8 Oktober 2009 sekitar pukul 11.00 WITA sebuah meteor meledak di kawasan Teluk Bone, Sulawesi Selatan.




  • Sejarah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari ini 10 tahun silam tepatnya 8 Oktober 2009 sekitar pukul 11.00 WITA sebuah meteor meledak di kawasan Teluk Bone, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi masyarakat, ledakan tersebut disusul oleh getaran yang terjadi di daratan.

Saat itu, terlihat pula jejak seperti asap di langit Bone.

Peristiwa ini sempat membuat warga panik.

Getaran yang sempat dikira gempa membuat warga berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.

Kaca-kaca rumah warga dilaporkan bergetar kencang setelah ledakan keras tersebut terdengar.

Sementara asap yang terlihat di langit sempat disangka adalah pesawat yang meledak.

Sampai berhari-hari, peristiwa terdengarnya ledakan tersebut menjadi misteri.

Hingga akhirnya, pada 19 Oktober 2009, Badan Antariksa Amerikat Serikat (NASA) mengumumkan bahwa peristiwa yang terjadi di Bone disebabkan oleh asteroid yang memasuki atmosfer bumi dan meledak.

Analisis infrasound International Monitoring System (IMS) Infrasound Station of the Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO) menemukan bahwa benda yang meledak di kawasan Teluk Bone adalah sebuah asteroid berdiameter 5-10 meter, dengan energi ledakan setara 50 kiloton TNT.

Ini merupakan kali kedua peristiwa tersebut terjadi di Indonesia.

Sebelumnya, peristiwa yang sama terjadi di Perairan Maluku pada tahun 1980-an. (1)


Badan Antariksa Amerka Serikat (NASA)mengungkapkan meteor yang meledak di Bone berkekuatan tiga kali bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima atau setara dengan 50 ribu ton TNT (bahan pembuat bom).

Untungnya, ledakan meteor tersebut tak menyebabkan kerusakan massal.

Hal ini karena meteor meledak pada ketinggian 15-20 kilometer di atas bumi.

Asteroid Bone merupakan yang terbesar yang pernah diobservasi dan hingga sekarang, lokasi jatuhnya meteor tersebut belum dapat ditemukan.

Hal ini disebabkan karena lokasi jatuhnya meteor tersebut diperkirakan berada di dasar laut dan jarak yang jauh dari Kantor Lapan di Bandung. (2)

(Tribunnewswiki.com/Fathul Amanah)



Peristiwa Meteor Meledak
Tempat dan Tanggal Peristiwa 8 Oktober 2009, Bone, Sulawesi Selatan
   


Sumber :


1. sains.kompas.com
2. tekno.tempo.co








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved