Hari Ini dalam Sejarah: Shinkansen (Kereta Peluru Jepang) Resmi Beroperasi Pada 1964

Shinkansen adalah kereta super cepat di Jepang. Shinkansen pertama kali beroperasi untuk publik pada 1 Oktober 1964 dengan nama Hikari Super Express Seri 0


Hari Ini dalam Sejarah: Shinkansen (Kereta Peluru Jepang) Resmi Beroperasi Pada 1964
Isntagram @kousei.m1
Foto Shinkansen Seri 0 yang diluncurkan 1 Oktober 1964 yang dipajang di Kyoto Railway Museum 

Shinkansen adalah kereta super cepat di Jepang. Shinkansen pertama kali beroperasi untuk publik pada 1 Oktober 1964 dengan nama Hikari Super Express Seri 0




  • Sejarah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - 1 Oktober 1964, Shinkansen atau kereta peluru Jepang mulai beroperasi untuk publik.

Jika diartikan secara etimologi, 'Shinkansen' berarti 'jalur kereta baru' yang dilewati oleh kereta peluru.

Kini kata Shinkanshen lebih sering digunakan sebagai sebutan lain untuk kereta super cepat di Jepang.

Shinkansen beroperasi di jalur baru Tokyo-Osaka sepanjang 515 kilometer atau 320 mil yang dapat dilalui oleh kereta berkecepatan 210 km/jam atau 130 meter/jam. 

Teknologi baru Jepang dengan merilis Shinkansen membuat gebrakan baru dalam dunia transportasi kereta di kawasan Asia.

Sebagai wilayah rawan gempa, Jepang bahkan telah membuat sistem deteksi dini yang memungkinkan Shinkansen berhenti jika terjadi gempa. (1)

Shinkansen dirilis kurang dari satu setengah minggu sebelum Tokyo Olimpic Games dimulai.

Warga Jepang bahkan mengantri di setiap stasiun yang dilewati Shinkansen malam sebelum perilisan untuk menyaksikan hal tersebut.

Hal ini karena Shinkansen dipandang sebagai awal kebangkitan Jepang dari kebangkrutan pasca-Perang Dunia II sekaligus menjadi awal negara adidaya ekonomi.

Perilisan ditandai dengan pengoperasian perdana dua kereta Shinkansen bernama Hikari Super Express dengan jadwal pelayanan Tokyo-Osaka dan sebaliknya.

Kedua Shinkansen sampai di destinasi akhir yaitu Tokyo dan Osaka tepat waktu selama tujuh jam, sesuai dengan estimasi yang telah diperhitungkan sebelumnya. (2)

Perilisan Shinkansen Seri 0 pada 1 Oktober 1964
Perilisan Shinkansen Seri 0 pada 1 Oktober 1964 (nippon.com)

  • Perkembangan


Sistem perkeretaapian Jepang sudah mulai beroperasi untuk umum pada 1872 dengan menggunakan kereta api uap.

Rencana Jepang untuk membuat kereta api peluru super cepat telah direncanakan sejak akhir 1930 dan baru terlaksana pada 1959.

Lima tahun kemudian, satu Shinkansen diproduksi dan pada 1 Oktober 1964 mulai beroperasi pertama kali.

Dua unit Hikari Super Express Shinkansen yang beroperasi perdana berangkat berlawanan jalur dari Stasiun Tokyo dan Stasiun Shin-Osaka.

Shinkansen tersebut memiliki nomor seri 0 dan terus diproduksi sebagai transportasi umum hingga 1999.

Shinkansen Seri 0 yang digunakan pertama kali pada perilisan 1 Oktober 1964 milik Kokutetsu atau perusahaan kereta nasional Jepang, dipotret pada 7 Oktober 2001
Shinkansen Seri 0 yang digunakan pertama kali pada perilisan 1 Oktober 1964 milik Kokutetsu atau perusahaan kereta nasional Jepang, dipotret pada 7 Oktober 2001 (barefooter.pixnet.net)

Pada 1975, Sanyo Shinkansen yang dilengkapi dengan gerbong restorasi (dining cars) dirilis untuk menghubungkan Osaka dan Fukuoka.

Jalur Shinkansen tersebut juga merupakan terusan dari Stasiun Tokyo menggunakan jalur Tokaido.

Sehingga perjalanan Tokyo-Fukuoka dapat ditempuh hanya dalam waktu lima jam.

Pada 1985, Shinkansen seri 100 dengan gerbong fasilitas Green Class yang memberikan pengalaman pelayanan kelas utama bagi penumpang dirilis.

Pada 1992, Shinkansen Nozomi yang menghubungkan Tokaido-Sanyo dirilis dengan nomor seri 300 atau kini dikenal sebagai seri N700 dirilis.

Pada 1997, Shinkansen Akita dan Nagano resmi beroperasi.

Shinkansen Akita adalah sebuah kereta peluru mini dengan seri E6 untuk jalur yang lebih kecil yang tidak dapat dilalui Shinkansen ukuran standar.

Hokkaido Shinkansen kemudian dirilis pada 2016 sebagai kereta peluru yang unik dan melewati terowongan bawah laut atau Terowongan Seikan.

Terowongan tersebut menghubungkan kepulaan sebelah utara Hokkaido dengan Pulau Honshu.

Saat ini tengah dibangun proyek pembuatan Shinkansen untuk jalur Sapporo yang ditargetkan selesai pada 2031, Tokyo-Nagoya pada 2027 dan diperluas hingga Osaka pada 2045.

Jepang juga mengekspor Shinkansen ke beberapa negara di antaranya Perancis, Jerman, China, Taiwan dan kini merambah ke Amerika Serikat serta India. (3

Shinkansen dengan desain lebih modern
Shinkansen dengan desain lebih modern (japan-guide.com)

  • Keistimewaan


Shinkansen merupakan moda transportasi paling populer di Jepang karena memiliki keistimewaan di antaranya:

Tepat Waktu

Shinkansen memiliki ketepatan waktu yang presisi dengan rekor keterlambatan hanya 30 detik atau kurang dari satu menit.

Untuk menjaga ketepatan waktu, masinis atau konduktor Shinkansen harus memiliki keahlian tingkat tinggi.

Jalur kereta di Jepang begitu sibuk dengan estimasi keberangkatan kereta setiap 3 menit.

Kondisi tersebut mengharuskan Shinkansen tidak boleh terlambat karena akan mempengaruhi jadwal kereta lainnya.

Peta jalur Shinkansen di pulau utama Jepang
Peta jalur Shinkansen di pulau utama Jepang (wikimedia.org)

Nyaman

Shinkansen juga memiliki tingkat kenyamanan tinggi karena guncangan kereta tidak terasa dan kebersihannya selalu terjaga.

Setelah Shinkansen sampai di stasiun terakhir, sebelum berbalik ke arah berlawanan para staff pembersihan hanya memiliki waktu 10 menit.

Setelah selesai dibersihkan, para staff berbaris sambil memberi salam dengan membungkuk hormat pada penumpang yang sudah menunggu.

Aman

Shinkansen yang telah beroperasi 55 tahun di Jepang tidak pernah mengalami kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa karena keamanannya terjamin.

Hal tersebut dikarenakan adanya pengecekan rutin yang dilakukan setiap dua hari sekali.

Selain itu juga dilakukan pengecekan besar satu bulan sekali hingga detail terkecil seperti baut.

Motor dan flatcar roda Shinkansen diperiksa setiap enam bulan sekali dan dibongkar dengan teliti untuk memastikan bagian yang rusak atau perlu diganti.

Setiap tiga tahun sekali Shinkansen dibongkar besar-besaran hingga membutuhkan waktu selama satu bulan pemeriksan.

Setelah pemeriksaan tiga tahunan selesai, kereta juga akan dicat ulang agar terlihat selalu baru dan segar.

Bahkan Jepang memiliki kereta khusus untuk memeriksa kondisi rel, kabel udara dan sinyal Shinkansen.

Kereta tersebut berwara kuning dan disebut sebagai Dr Yellow dan beroperasi setiap malam.

Shinkansen inspeksi, Dr Yellow
Shinkansen inspeksi, Dr Yellow (sukajepang.com)

Karena selalu dilewati kereta berkecepatan tinggi, batuan di jalur kereta atau disebut dengan ballast diganti setiap hari.

Selain itu meskipun memiliki kapasitas kecepatan hingga 300 kilometer/jam, sebenarnya Shinkansen tidak pernah melaju dengan kecepatan maksimal.

Bahkan dengan kecepatan 270 kilometer/jam, perjalanan Tokyo ke Shin-Osaka hanya dibutuhkan waktu 2 jam 25 menit. (4)

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)



Peristiwa Shinkansen Beroperasi Pertama Kali di Jepang
Tanggal Peristiwa 1 Oktober 1964
   


Sumber :


1. www.wired.com
2. www.theguardian.com
3. www.jrailpass.com
4. sukajepang.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved