Hari Ini Dalam Sejarah: 29 September, Hari Jantung Sedunia

Setiap tanggal 29 September, seluruh dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari jantung Sedunia


haerahr

Hari Ini Dalam Sejarah: 29 September, Hari Jantung Sedunia
Instagram.com/@techharkstore
World Heart Day (WHD) atau Hari jantung Sedunia 

Setiap tanggal 29 September, seluruh dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari jantung Sedunia




  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Setiap tanggal 29 September, seluruh dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari jantung Sedunia.

Setiap tahunnya, lembaga pemerintah maupun non-pemerintah akan merayakan Hari Jantung Sedunia dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehartan jantung.

Selain itu, pada peringatan Hari Jantung Sedunia juga akan disoroti cara-cara untuk mencegah penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan stroke).

Diperkirakan penyakit jantung membunuh lebih dari 17 juta orang per tahun, melebihi jumlah orang yang meninggal karena malaria, kanker, dan HIV. (1) 

Di Indonesia, penyakit ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi sehingga seluruh masyarakat perlu mengambil peran dalam mencegah tingginya angka kesakitan dan kematian.

Berita baiknya, penyakit jantung ini masih bisa dicegah.

Menyambut WHD, upaya edukasi ditargetkan untuk membuat masyarakat paham penyakit jantung sampai tahu bagaimana menangani korban agar cepat ditolong. (2)

Pada 1946, International Society of Cardiology dibentuk sehingga ahli jantung dapat berbagi informasi tentang kemajuan terbaru dalam pengobatan berbagai penyakit jantung.

Selanjtnya pada 1970, Federasi Kardiologi Internasional dibentuk.

Delapan tahun kemudian, kedua lembaga tersebut bergabung dan membentuk International Society and Federation of Cardiology (ISFC) pada 1978.

Selama pertengahan 1990-an, sebuah kesepakatan dicapai antara WHO, UNESCO, dan ISFC.

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 28 September Hari Kereta Api Nasional

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 23 September 1889 Berdirinya Nintendo

Badan-badan ini memutuskan untuk bekerja sama satu sama lain dalam berbagai masalah yang berhubungan dengan kesehatan seperti penyakit Chagas, demam rematik dan penyakit jantung.

Dua tahun kemudian, Dewan ISFC memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Federasi Jantung Dunia (World Heart Federation)

Federasi Jantung Dunia kemudian memutuskan untuk meluncurkan Hari Jantung Sedunia sebagai acara tahunan yang diselenggarakan pada hari Minggu terakhir setiap tahun pada 2000.

Selama 13 tahun ke depan, mereka kemudian meluncurkan sejumlah inisiatif yang akan meningkatkan perhatian yang diberikan pada penyakit kardiovaskular.

Pada 2013, Federasi Jantung Dunia kemudian memutuskan World Heart Day (WHD) diperingati setiap tanggal 29 September setiap tahun. (1)

  • Cara Menjaga Kesehatan Jantung


Berdasarkan data WHO, penyakit kardiovaskuler merenggut 17,7 juta nyawa setiap tahun. D

Dari total angka kematian ini, lebih dari setengahnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan stroke.

Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2014 menunjukkan penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke, yaitu sebesar 12,9% dari seluruh penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung diperkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta jiwa pada tahun 2030. 

Hal-hal berikut ini bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung:

Tidak Merokok

Berhenti dan tidak merokok adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk melindungi keshatan jantung. 

Kelola kolesterol darah Anda

Kolesterol adalah zat lemak yang dibawa dalam darah.

Tubuh membutuhkan kolesterol untuk menjadi sehat, tetapi ketidakseimbangan kolesterol dalam darah dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Rutin cek tekanan darah

Rutin mengecek tekanan darah setiap hari dapat mencegah penyakit jantung.

Pada umumnya, tekanan darah bisa dibilang normal ketika menunjukkan angka di bawah 120/80 mmHg.

Saat angka sistolik (angka atas) berada di antara 120-139, atau jika angka diastolik (angka bawah) berkisar di 80-89, ini artinya orang tersebut memiliki “prehipertensi”.

Meskipun angka ini belum bisa dianggap hipertensi, tetap saja ini di atas angka normal.

Semakin tinggi nilai tensi darah, semakin seseorang berisiko hipertensi di kemudian hari.

Hipertensi itu sendiri menjadikan seseorang berisiko terkena serangan jantung dan stroke. (4)

Olahraga teratur

Aktivitas fisik yang teratur sangat bagus untuk kesehatan jantung dan mempertahankan berat badan idel.

Olahragalah setidaknya 30 menit sehari, minimal 5 hari seminggu

Konsumsi makanan bergizi

Mengkonsumsi beragam makanan sehat dapat membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kolesterol.

Perbanyak juga konsumsi buah dan sayur untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

membatasi konsumsi garam dan mengganti lemak tidak sehat dengan lemak sehat juga bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Kelola Stress dengan baik

Kita tahu bahwa ada risiko penyakit jantung yang lebih besar bagi orang yang mengalami depresi, terisolasi secara sosial atau tidak memiliki dukungan sosial yang baik.

Saat kita sedang berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi adrenalin yang akan membuat jantung bekerja lebih keras sehingga tekanan darah bisa meningkat.

Stres kronis dapat berujung pada serangan jantung jika tidak dikelola dengan baik.

Untuk itu sangat penting bagi seseorang untuk belajar mengelola stress dengan baik. (3) 

(Tribunnewswiki.com/Ami heppy)



Agenda World Heart Day (WHD) atau Hari jantung Sedunia
Tanggal 29 September
   


Sumber :


1. www.holidayscalendar.com
2. www.p2ptm.kemkes.go.id
3. www.heartfoundation.org.au
4. lifestyle.kompas.com


Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved