Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – FIA Formula E atau The ABB FIA Formula E Championship adalah kejuaraan balap mobil listrik roda terbuka (open-wheeled) pertama di dunia.
FIA Formula E pertama kali diadakan pada 2014.
FIA Formula E digadang-gadang sebagai balap mobil listrik masa depan.
Setiap tim yang berlomba di Formula E menggunakan set-up yang identik.[1]
Hingga 2018, Formula E sudah menyelenggarakan lebih dari 35 race di tiga belas kota di lima benua.[2]
Sejarah dan tujuan #
Ide kejuaraan balap mobil listrik ini muncul pada percakapan di sebuah restoran di Prancis pada 3 Maret 2011.
Jean Todt, Presiden FIA, dan Alejandro Agag, seorang pengusaha Spanyol, menciptakan Formula E untuk membuat dunia lebih bersih.[3]
Selain itu, Formula E juga bertujuan untuk:
- Menaikkan citra kendaraan listrik
- Mendemonstrasikan kemungkinan teknologi-teknologi sumber daya yang dapat diperbarui
- Membantu menciptakan visi untuk masa depan energi yang bersih
Formula E memulai debut di Olympic Park, Beijing, Tiongkok pada 2014.
Pada musim pertamanya, Formula E mendayai mobil listriknya dengan listrik yang berasal dari sebuah generator.
Generator ini menggunakan gliserin beremisi nol untuk membangkitkan listrik.
Teknologi tersebut dinamakan “Aquafuel”. [4]
Pada Januari 2018, Formula menjalin kerja sama dengan ABB, yakni perusahaan robotic, peralaran elektronik, teknologi otomasi yang bermarkas di Zurich, Swiss.
Kejuaraan ini kemudian memiliki nama resmi The ABB FIA Formula E Championship.[5]
Peraturan #
Formula E mempunyai dua gelar kemenangan untuk diperebutkan, yakni untuk pembalap dan tim.
Pembalap akan memenangkan kejuaraan jika meraih akumulasi poin paling banyak selama tujuh bulan, sedangkan kemenangan tim ditentukan oleh jumlah poin kedua pembalap dalam satu musim.
- Poin
FIA menggunakan system point layaknya kejuaraan balap FIA lainnya, yakni hanya diberikan pada sepuluh pembalap yang finish tercepat.
· Pertama – 25 poin
· Kedua – 18 poin
· Ketiga – 15 poin
· Keempat – 12 poin
· Kelima – 10 poin
· Keenam – 8 poin
· Ketujuh – 6 poin
· Kedelapan – 4 poin
· Kesembilan – 2 poin
· Kesepuluh – 1 poin
Ada juga poin tambahan yang diberikan jika meraih Julies Baer Pole Position dan Lap Tercepat.
Pembalap yang meraih Julius Beer atau pole position saat start akan mendapat tiga poin tambahan, sedangkan pembalap yang meraih Lap Tercepat menerima satu poin tambahan.
Namun, pembalap yang meraih Lap Tercepat juga harus finish top-10 agar dapat menerima tambahan poin.
Jika tidak, tambahan poin akan diberikan pada pembalap top-10 dengan lap tercepat.
- Shakedown atau pengetesan mobil
Sesi mobil pada umumnya dilakukan pada Jumat, hari sebelum pertandingan, tetapi ini juga tergantung pada sirkuit.
Pembalap dapat menggunakan sesi ini untuk mengecek sistem elektronik dan reliabilitas mobil, tetapi tidak bisa untuk performa keseluruhan karena kecepatan mobil dikurangi.
Pada saat shaking, FIA juga mengecek tata letak sirkuit, pembatas sirkuit, dan bagian-bagian lainnya.
- Latihan bebas
Pembalap memiliki dua kali latihan bebas atau free practice.
Latihan bebas pertama berlangsung 45 menit, sedangkan yang kedua berlangsung 30 menit.
Ini adalah kali pertama tim dan pembalap dibawa ke sirkuit dan mengatur mobilnya agar sesuai dengan sirkuit.
- Kualifikasi dan Super Pole
Posisi start pembalap ditentukan pada sesi kualifikasi.
Pembalap tercepat akan mengisi posisi pertama dan pembalap yang lebih lambat akan mengisi posisi dua dan seterusnya.
Sesi kualifikasi berlangsung selama satu jam.
Para pembalap dibagi dalam empat grup, setiap grup berisi maksimal enam mobil.
Tiap pembalap memiliki waktu enam menit untuk meraih waktu tercepatnya.
Enam pembalap tercepat akan masuk fase Super Pole dan bertarung memperebutkan Julius Baer Pole Position.
Selama fase Super Pole berlangsung, pembalap akan keluar satu per satu, pembalap paling lambat (posisi enam) akan keluar lebih dulu.
Ketika mereka melakukan flying lap (lap untuk kualifikasi), lampu pitlane berubah hijau dan pembalap tercepat kelima keluar.
Hal ini diulang sampai semua pembalap (enam pembalap) sudah menyelesaikan lap.
- Pertandingan
Pertandingan atau E-Prix dimulai dengan standing start.
E-Prix berlangsung selama 45 menit. Pada akhir balapan, setelah 45 menit selesai dan pembalap tercepat melewati garis finih, masih ada satu lagi lap untuk diselesaikan sebelum pertandingan dinyatakan berakhir.
- Ban
Semua mobil Formula E menggunakan ban segala musim atau all-weather berukuran delapan belas inci yang disuplai oleh Michelin.
Setiap pembalap tidak boleh menggunakan ban baru, baik ban belakang atau pun ban depan, lebih dari empat kali dalam satu pertandingan.
Jadi, mereka hanya memiliki dua set ban depan dan belakang sejak shakedown sampai pertandingan berakhir.
- Pengisian daya
Mengisi daya pada mobil dilarang saat kualifikasi, pertandingan, parc ferme maupun scrutineering.
Mereka dapat mengisi daya di antara sesi-sesi dan selama latihan bebas. [6]
Spesifikasi mobil #
Mobil Formula E Generasi Kedua (Gen2) memiliki spesifikasi:
Panjang: 5160mm
Lebar: 1770mm
Tinggi: 1050mm
Front track: 1553mm
Rear track: 1505mm
Ground clearance: 75mm (maksimal)
Jarak sumbu roda: 3100mm
Berat minimum (termasuk pembalap): 900kg (baterai 385kg)
Daya maksimum: 250kW, setara 335bhp
Race Mode (daya maksimum tersedia): 200Kw, setara 270bhp
Daya maksimum regenerasi: 250kW
Kecepatan maksimal: 280km/h (174mph)
Akselerasi: 0-100km/h (0-62mph) 2,8 detik [7]
(TRIBUNNEWSWIKI/Febri Prasetyo)
| Nama kejuaraan | The ABB FIA Formula E Championship |
|---|
| Mulai diadakan | 2014 |
|---|
| Sumber daya penggerak | Listrik |
|---|
| Tipe roda | Terbuka (open-wheeled) |
|---|
| Lama pertandingan | 45 menit |
|---|
| Situs resmi | http://fiaformulae.com |
|---|
| Instagram/fiaformulae |
Sumber :
1. www.pocket-lint.com
2. www.sportspromedia.com
3. www.fiaformulae.com
4. www.fiaformulae.com
5. there100.org