Lirik dan Terjemahan Deja Vu Dari DreamCatcher, Lengkap Dengan Video Klipnya.

Lagu "Deja Vu" masuk 100 teratas di Genie dan Soribada dan mencapai No. 12 di grafik real time Bugs.


zoom-inlihat foto
dreamcatcher-deja-vu.jpg
Billboard
Dreamcatcher -Deja Vu


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Album terbaru DreamCatcher menerima respon positif dari fans-fansnya.

Girl grup Korea ini merilis mini album khusus mereka berjudul “Raid of Dream” pada Rabu, (18/9/2019).

Tidak lama setelah rilis, album “Raid of Dream” menduduki puncak nomor 1 di tangga lagu iTunes di Sembilan negara.

Sembilan negara tersebut satu di antaranya Argentina, Peru, Finlandia, Hong Kong, Malaysia, Norwegia, Singapura, Swedia, dan Uni Emirat Arab.

Selain itu, album ini masuk lima besar di Indonesia, Portugal, Turki, Rusia, Spanyol, Israel, Meksiko, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Serta 10 besar di Brasil, Denmark, Jerman, Chili, Thailand, Amerika Serikat, dan Australia.

Dikutip dari Soompi.com, di Korea, judul lagu "Deja Vu" masuk 100 teratas di Genie dan Soribada dan mencapai No. 12 di grafik real time Bugs, menandai hasil grafik tertinggi girl band sampai saat ini.

"Deja Vu" mengungkapkan janji untuk melakukan segala yang mungkin untuk melindungi seseorang.

Lagu ini memiliki suara piano yang indah dengan orkestrasi yang kuat dan suara logam.

Berikut lirik dan terjemahan lagu Deja Vu dari Dream Catcher lengkap dengan video klipnya.

Deja Vu dari Dream Catcher
Berikut lirik dan terjemahan lagu Deja Vu dari Dream Catcher lengkap dengan video klipnya.

[Romanization:]

bicheul ilheun neoui du nundongjayeo

jinan modeun gieokdeureul jiwo jwo

jiteojin angae sairo

meolli tteonaon gil

sirin heunjeokmaneul namgin chae

gieok kkeuteul jaba bwado

kkeutnae orae deo orae

gipeun chimmuge jamdeureo

Oh now holding this pain

modeun geol beorin geunalcheoreom

maeil deo goerowojyeo

kkeuteopsi nunape

oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

So I fallen now

nan i sumgyeori heorakdoeneun nalkkaji

dasin neoreul noheul su eopseo

urin modeun sungan hamkke hal teni

nae gyeoteseo

deo meoreojiji ma

Eh i sungani jeonbu geojisigil

Uh jamsi seuchyeoganeun chakgagigil

jeojeun nunmullodo dwineujeun huhoerodo

doragal doragal su issdamyeon Yeah

So now I’m holding this pain

modeun geol beorin geudaecheoreom

maeil deo seonmyeonghaejyeo

kkeuteopsi nunape oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

So I fallen now

nan i sumgyeori heorakdoeneun nalkkaji

dasin neoreul noheul su eopseo

urin modeun sungan hamkke hal teni

nae gyeoteseo

mideowassdeon modeun jinsiri

geojisdeullo nareul dwideopeosseuni

Oh ah eodum sok han julgi bichcheoreom

sonjaba jun neoreul ttaraga

neoreul ttaraga

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

I’m saved now

neomaneul wihae nae jeonbureul geolgoseo

apeun sangcheoga gipeojyeodo

modeun sungandeuri kkumin geoscheoreom

ne gyeoteseo

meoreojiji anha

And now I’m in my Deja Vu

[Terjemahan Bahasa Indonesia]

Kedua matamu yang kehilangan cahayanya

Hapuslah semua kenangan masa lalumu itu

Diantara kabut nan tebal

Sebuah jalanan yang jauh

Disana hanya ada jejak yang menyedihkan

Kau bisa menahan penghujung kenanganmu itu untuk waktu yang lama

Dalam kesunyian yang begitu dalam

Oh sekarang aku menahan rasa sakit ini

Seperti hari di saat aku membuang segalanya

Setiap hari begitu menyakitkan

Oh Deja Vu tiada henti di depan mataku

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Karena itulah sekarang aku terjatuh

Sampai hari dimana aku diizinkan tuk menghela nafas ini

Aku tak bisa membiarkanmu pergi lagi

Kita akan bersama setiap saat.

Disampingku

Janganlah kau menjauh lagi

Eh, aku berharap saat ini adalah sebuah kebohongan

Uh, aku berharap ini hanyalah khayalan sesaatku

Bahkan dengan air mata nan basah, dengan penyesalan yang terlambat

Aku berharap aku bisa kembali padanya yeah

Oh karena itu sekarang aku menahan rasa sakit ini

Seperti hari di saat aku membuang segalanya

Setiap hari begitu menyakitkan

Oh Deja Vu tiada henti di depan mataku

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Karena itulah sekarang aku terjatuh

Sampai hari dimana aku diizinkan tuk menghela nafas ini

Aku tak bisa membiarkanmu pergi lagi

Kita akan bersama setiap saat.

Disampingku

Semua kesungguhan yang dulu ku percayai

Kau menutupiku dengan sebuah kebohongan

Oh ah seperti seberkas cahaya dalam kegelapan

Aku menggenggam tanganmu, mengikutimu

Aku mengikutimu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Oh Deja Vu

Sekarang aku sudah terselamatkan

Aku mempertaruhkan segalanya hanya untuk dirimu

Bahkan luka yang begitu dalam sekalipun

Seolah setiap saat seperti sebuah mimpi

Di sampingmu

Aku takkan menjauh

Dan sekarang, aku berada dalam Deja Vu

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved