Habibie Donorkan Korneanya? Ini Alasan Thareq Habibie Kenakan Penutup Mata

Ilham Akbar Habibie menampik kabar yang beredar mengenai BJ Habibie mendonorkan kornea matanya untuk Thareq tidak benar.


zoom-inlihat foto
thareq-habibie.jpg
Warta Kota/Henry Lopulalan
Putra kedua presiden ke 3 Republik Indonesia BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie saat jumpapres kondisi BJ Habibie di RSAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa, (10/9/2019). Thareq Kemal Habibie rmenerangkan kalau ayahnya BJ Habibie yang sedang di rawat intesif ini membutuhkan istirahat penuh dan tidak bisa diganggu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Beredar kabar mengenai BJ Habibie yang mendonorkan kornea matanya untuk sang putera, Tahareq Kemal Habibie.

Sebelumnya pernah beredar kabar bahwa mata kanan Thareq Kemal Habibie mengalami kerusakan sejak 12 tahun silam.

Dalam kabar tersebut mendiang isteri BJ Habibie, Hasri Ainun Besari disebut sempat ingin mendonorkan kornea matanya untuk Thareq.

Bukan hanya Ainun, namun BJ Habibie juga disebut telah mendonorkan kornea matanya sebelum dikebumikan.

Baca: Ilham Habibie

Baca: Warganet Tanyakan Alasan Thareq Kemal Putra BJ Habibie Selalu Pakai Penutup Mata ala Bos Avengers

Bj Habibie, Aiun, Thareq,
Bj Habibie, Aiun, Thareq, (Kolase TribunnewsWiki/Tribunnews.com/Facebook@usikarundeng)

Kabar tersebut dibantah oleh putra sulung BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie.

Ilham mengungkapkan mengapa selama ini adiknya, Thareq mengenakan penutup mata.

Dikutip dari Kompas.com, Ilham mengatakan Thareq menderita penyakit glaukoma.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh tekanan gula yang tinggi sehingga menyebabkan retina mata rusak.

Baca: Makam BJ Habibie Dijadikan Ajang Foto oleh Warga, Warganet Menyayangkan

Baca: Prosesi Upacara Pemakaman Militer BJ Habibie, Thareq dan Ilham Turun ke Liang Lahat

Ilham Akbar Habibie
Putra pertama Bacharuddin Jusuf Habibie, Ilham Akbar Habibie saat ditemui di jalan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).)

"Pertama penyakit yang diderita Thareq, adik saya, adalah glaukoma."

"Glaukoma adalah penyakit yang merusak retina," jelas Ilham saat ditemui di kediaman Habibie di Jalan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Retina mata yang rusak, jelas Ilham, tidak dapat diganti lagi.

Ilham Akbar Habibie menampik kabar yang beredar mengenai BJ Habibie mendonorkan kornea matanya untuk Thareq tidak benar.

Baca: INILAH Silsilah Lengkap BJ Habibie, Kakek Buyutnya Juga Bernama Habibie & Dokter Jawa Pertama

Baca: Teruskan Mimpi Ainun, BJ Habibie Daftarkan Diri Jadi Pendonor Mata sejak 2016

Putra kedua presiden ke 3 Republik Indonesia BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie saat jumpapres kondisi BJ Habibie di RSAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa, (10/9/2019). Thareq Kemal Habibie rmenerangkan kalau ayahnya BJ Habibie yang sedang di rawat intesif ini membutuhkan istirahat penuh dan tidak bisa diganggu.
Putra kedua presiden ke 3 Republik Indonesia BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie saat jumpapres kondisi BJ Habibie di RSAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa, (10/9/2019). Thareq Kemal Habibie rmenerangkan kalau ayahnya BJ Habibie yang sedang di rawat intesif ini membutuhkan istirahat penuh dan tidak bisa diganggu. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

"Jadi kalau bahasa now, namanya hoaks. Jadi enggak mungkin, memang tidak bisa ditolong."

"Itu memang harus dengan cara yang lain tapi belum ditemukan," kata Ilham.

Penampilan Thareq yang seperti "bajak laut" menjadi perhatian netizen. Thareq tampil saat memberi pengumuman mengenai kondisi ayahnya, BJ Habibie, saat masih dirawat di RSPAD.

Glaukoma

Dilansir dari alodokter.com, glaucoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata.

Meningkatnya tekanan bola mata ini terjadi akibat gangguan pada sistem aliran cairan mata.

Seseorang yang menderita kondisi ini dapat merasakan gejala berupa gangguan penglihatan, nyeri pada mata, hingga sakit kepala.

Pada dasarnya, mata memiliki sistem aliran cairan mata (aqueous humour) ke dalam pembuluh darah.

Aqueous humour itu sendiri adalah cairan alami yang berfungsi menjaga bentuk mata, memasok nutrisi, dan membersihkan kotoran pada mata.

Baca: Kuliah di Bidang Konstruksi Pesawat Juga, Anak Ilham Habibie Ini Bakal Ikuti Jejak Sang Kakek?

Baca: Cerita BJ Habibie Siapkan Makam di Samping Ainun hingga Buat Persyaratan

DETEKSI DINI GLAUKOMA
DETEKSI DINI GLAUKOMA. Tenaga medis dari rumah sakit mata Dr Yap melakukan pemeriksaan mata kepada salah satu warga yang mengikuti pemeriksaan dini glaukoma di Puskemas Gondokusuman I, Kota Yogyakarta, Rabu (14/3/2018). Deteksi dini glaukoma yang dilakukan secara gratis kepasa 100 orang warga tersbeut diadakan dalam rangka peringatan pekan glaukoma sedunia sebagai bentuk peringkatan pengetahuan masyarakat akan penyakit yang menjadi penyebab kebutaan permanen no satu didunia.

Ketika terjadi gangguan pada sistem aliran cairan ini akan menyebabkan penimbunan cairan aqueous humour dan meningkatkan tekanan pada bola mata.

Meningkatnya tekanan pada bola mata kemudian dapat merusak saraf optik.

Glaukoma menjadi penyebab kebutaan terbanyak kedua di dunia setelah katarak.

Data yang dihimpun WHO pada 2010 menunjukan, 39 juta orang di dunia menderita kebutaan dan 3,2 juta di antaranya disebabkan oleh glaukoma.

Meskipun glaukoma bukanlah kondisi yang dapat dicegah, tapi gejalanya akan lebih mudah diredakan jika kondisi tersebut dapat dideteksi dan ditangani lebih awal.

Baca: Joshua Suherman Sebut Sosok BJ Habibie Inspirasi Bikin Lagu Pesawat Terbang

Baca: Kenang BJ Habibie, Reza Rahadian: Saya Sakit, Eyang Ngotot Stop Syuting dan Antarkan ke RS

DETEKSI DINI GLAUKOMA 1
Ilustrasi pemeriksaan mata

Gejala yang muncul akan berbeda-beda pada setiap penderita glaukoma.

Akan tetapi penderita glaukoma umumnya mengalami gangguan penglihatan.

Beberapa gangguan penglihatan yang muncul dapat satu di antaranya; penglihatan kabur, terdapat lingkaran seperti pelangi ketika melihat ke arah cahaya terang, memiliki sudut buta (blind spot), serta kelainan pada pupil mata, seperti ukuran pupil mata tidak sama.

Diduga kelainan gen merupakan faktor utama terjadinya glaukoma.

Ditambah lagi ada beberapa faktor sekunder yang menjadi penyebab glaukoma, seperti cidera akibat paparan zat kimia, infeksi, peradangan, hingga penyumbatan pembuluh darah.

Pengobatan glaukoma dilakukan untuk mencegah kebutaan total dan mengurangi gejalanya.

Pengobatan tersebut dapat berbeda-beda, karena disesuaikan dengan kondisi pasien.

 Metode pengobatan glaukoma meliputi pemberian obat tetes, terapi laser, hingga operasi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved