12 Orang Jadi Korban Kabut Asap Karhutla Riau, di Antaranya Anak-anak dan Ibu Menyusui

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau mulai memakan korban.


12 Orang Jadi Korban Kabut Asap Karhutla Riau, di Antaranya Anak-anak dan Ibu Menyusui
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap menyelimuti jalan akses menuju jembatan Siak IV di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Senin (9/9/2019). Berdasarkan pantauan satelit yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, di Riau terpantau 289 titik, hotspot terbanyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir 185 titik, kemudian Pelalawan 57 titik, Indragiri Hulu 31 titik, Bengkalis 4 titik, Meranti dan Kampar masing-masing 2 titik, dan Dumai, Kuansing, serta Rokan Hilir masing-masing 1 titik. Sedangkan di provinsi tetangga paling parah ada di Jambi 504 titik, Sumatera Selatan 332 titik, Lampung 70 titik, Bangka Belitung 66 titik, Kepulauan Riau 14 titik, dan Sumatera Barat 3 titik. 


Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau mulai memakan korban.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau mulai memakan korban.

Sejauh ini, sedikitnya ada 12 warga yang harus dievakuasi karena terpapar kabut asap tersebut.

Mereka dievakuasi oleh tim relawan posko kesehatan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di jalan Soekarno Hatta, Kecamatan marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (14/9/2019), warga yang dievakuasi rata-rata mengeluhkan sesak napas, demam, batuk, dan pilek.

“Tadi malam, Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, tim relawan posko kesehatan PKS Riau mengevakuasi 12 orang warga yang terdampak kabut asap,” kata Deputi Humas DPW PKS Riau, Enda Inspirasi.

Baca: Kabut Asap Kepung Riau, Greenpeace Indonesia: Ini Merupakan Bentuk Kegagalan Pemerintah

 

kabut asap pekanbaru1
Kabut asap menyelimuti jalan akses menuju jembatan Siak IV di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Senin (9/9/2019). Berdasarkan pantauan satelit yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, di Riau terpantau 289 titik, hotspot terbanyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir 185 titik, kemudian Pelalawan 57 titik, Indragiri Hulu 31 titik, Bengkalis 4 titik, Meranti dan Kampar masing-masing 2 titik, dan Dumai, Kuansing, serta Rokan Hilir masing-masing 1 titik. Sedangkan di provinsi tetangga paling parah ada di Jambi 504 titik, Sumatera Selatan 332 titik, Lampung 70 titik, Bangka Belitung 66 titik, Kepulauan Riau 14 titik, dan Sumatera Barat 3 titik. Tribun Pekanbaru/Theo Rizky

Warga yang dievakuasi berasal dari Kecamatan Rumbai sebanyak tiga orang, Kecamatan Tampan dua orang, serta Kecamatan Sail sebanyak empat orang.

Ada juga warga dari luar Pekanbaru sebanyak tiga orang dari Kota Duri, Kabupaten Bengkalis.

Untuk mengevakuasi tiga warga itu, tim relawan harus menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dari Pekanbaru.

Bahkan, kata dia, salah seorang anak perempuan yang dievakuasi sudah tiga hari sakit.

“Ada satu anak bernama Adelia usia tujuh tahun, anak dari Ibu Ayi Nuandra (36) warga Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Kemudian satu anak Ibu Ayi yang laki-laki, Akif usia lima tahun, juga demam karena asap. Jadi tadi malam kita evakuasi,” kata Enda.





Halaman
12
Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved