Gubernur Riau 2019 – Syamsuar

Syamsuar merupakan Gubernur Riau terpilih untuk masa jabatan 2019-2024


Gubernur Riau 2019 – Syamsuar
kompas.id
Gubernur Riau 2019 – Syamsuar (kiri) 

Syamsuar merupakan Gubernur Riau terpilih untuk masa jabatan 2019-2024




  • Kehidupan Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COMSyamsuar merupakan Gubernur Riau terpilih untuk masa jabatan 2019-2024.

Syamsuar dan Edy Aprizal Natar Nasution dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024 oleh Presiden Jokowi pada 20 Februari 2019.

Syamsuar lahir di Jumrah, Bangko, Rokan Hilir, Riau pada 1 Juni 1954 dan merupakan anak kedua dari pasangan H Wahi Abdullah dan Rahimah.

Syamsuar merupakan lulusan S1 Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) dan S2 Universitas Riau.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Riau, Syamsuar merupakan Bupati Siak periode 2016-2021.

Ketika memimpin Kabupaten Siak, Syamsuar diketahui memiliki berbagai prestasi pada masa pemerintahannya yang mana puluhan penghargaan dari berbagai bidang telah berhasil diraih.

Disamping itu, Kabupaten Siak di 6 tahun terakhir ini dalam laporan keuangannya memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI. (1)  

syamsuar
Pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Riau, Syamsuar-Edy Natar Nasution mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (20/2/2019).(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)

  • Karier


Setelah lulus SMA pada 1972, Syamsuar pernah mengikuti tes masuk APDN namun tidak diterima.

Syamsuar kemudian merantau ke Sawahlunto, Sumatera Barat mengikuti kakak sepupunya yang bertugas sebagai Ketua Pengadilan.

Syamsuar juga pernah ditawari untuk bekerja di Pengadilan Sawahlunto oleh kakak sepupunya, namun Syamsuar menolak dan kemudian dirinya memilih bekerja sebagai buruh kasar di CV Batu Bara selama tiga tahun.

Setelah itu Syamsuar mendaftar sebagai pegawai honorer di Dinas Pendapatan Daerah Bengkalis.

Satu tahun menjadi pegawai honoirer, Syamsuar kemudian diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil.

Pada 1977, Syamsuar kembali mengikuti tes masuk APDN namun kembali gagal.

Syamsuar kembali mengikuti tes APDN pada 1983 dan hasilnya dirinya diterima dan menempuh pendidikan empat tahun di APDN hingga lulus pada 1987.

Setelah lulus dari APDN, Syamsuar ditugaskan selama enam bulan di Kantor Gubernur Riau dan Bengkalis sebagai pegawai biasa di bagian umum.

Syamsuar juga pernah ditugaskan sebagai Sekretaris Kecamatan Siak selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya menjadi Camat Siak, dan Camat Tanjungpinang Barat.

Karena adanya otonomi daerah Provinsi Kepulauan Riau pisah dengan Riau, Syamsuar kembali bertugas di Siak sebagai Asisten I Sekda Siak pada tahun 1999.

Pada 2001, Syamsuar mendampingi Arwin AS dalam Pilkada Siak dan menjadikan dirinya sebagai Wakil Bupati Siak.

Pada 2006 Syamsuar mencalonkan diri sebagai Bupati Siak berhadapan dengan Arwin namun gagal.

Karena saat itu peraturan memperbolehkan PNS maju dalam Pilkada tanpa harus lepas jabatan.

Baca: Kabut Asap Riau, Menteri Perhubungan: Sejauh Ini Belum Ada Dampak yang Serius

Baca: Kabut Asap Kepung Riau, Greenpeace Indonesia: Ini Merupakan Bentuk Kegagalan Pemerintah

Pada 2011, Syamsuar berpasangan dengan Alfredi maju dalam Pilkada Siak dan terpilih.

Pada Pilkada 2018, Syamsuar berpasangan dengan Brigjen Edy Afrizal Natar Nasution maju dalam Pilkada Riau dan berhasil mengalahkan tiga paslon lainnya.

Syamsuar dan Edy Natar maju ke Pilkada 2018 dengan diusung oleh tiga partai koalisi PAN, NasDem dan PKS. (4)


Wilayah Riau dikepung kabut asap akibat kebakaran hutan menjadikan kualitas udara di wilayah tersebut semakin mengkhawatirkan, bahkan sempat menyentuh level berbahaya pada kamis (12/9/2019).

Ketika wilayahnya dikepung kabut asap, Syamsuar saat itu tengah berada di Thailand dalam rangka kunjungan kerja.

Kepergian Syamsuar sebagai Gubernur Riau tersebut mendapatkan protes dari mahasiswa dengan menggelar aksi demo pada Kamis (12/9/2019). (2)

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa meminta agar Gubernur Riau segera pulang untuk menuntaskan masalah kabut asap.

Mengetahui kabut asap wilayah Riau yang semakin mengkhawatirkan, Syamsuar kemudian mempercepat kepulangannya ke tanah air pada Kamis (12/9/2019).

Setibanya si tanah air, Syamsuar dijadwalkan langsung menuju ke Jakarta untuk rapat koordinasi khusus (rakorsus) tingkat menteri guna membahas karhutla di Riau.

Rakorsus tersebut awalnya dijadwalkan terlaksana pada Kamis (12/9/2019), namun diundur karena adanya kabar duka meninggalnya BJ Habibie.

Rakorsus tersebut dijadwalkan ulang akan dilaksanakan pada Jumat (13/9/2019).

Usai rakorsus tingkat menteri tersebut, Syamsuar langsung bertolak ke Pekanbaru.

Setibanya di Pekanbaru, dirinya akan mengumpulkan seluruh bupati/wali kota, forkopimda dan instansi terkait untuk melakukan aksi, agar asap tidak menyerang masyarakat. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)



Nama Lengkap Drs. H. Syamsuar, M.Si
Lahir Jumrah, Bangko, Rokan Hilir, Riau pada 1 Juni 1954
Pendidikan S1 Fisip Universitas Sumatera Utara (USU)
S2 Universitas Riau
Jabatan Gubernur Riau (2019-2024)


Sumber :


1. covesia.com
2. news.detik.com
3. riaupos.co
4. www.goriau.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved