TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepergian BJ Habibie meninggalkan duka mendalam, termasuk Najwa Shihab yang bacakan puisi perpisahan haru.
Sebelumnya, Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB.
Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi.
Salah satunya adalah jantung.
Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.
Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.
Najwa Shihab punya cara yang berbeda untuk melukiskan rasa kehilangan BJ Habibie.
Najwa Shihab menuliskan puisi.
Ia juga mengunggah foto BJ Habibie yang dipadukan dengan untaian bunga.
"Duka kembali menyambangi kita semua, BJ Habibie baru saja dipanggil Yang Kuasa.
Seorang panutan yang mengarungi berbagai zaman, sosok yang pandangannya merentang jauh ke depan.
Kita akan merasa kehilangan yang tak terpulihkan, karena Habibie mungkin takkan pernah tergantikan.
Tinggallah suri tauladan yang bisa dipelajari bersama, visi besarnya tentang Indonesia seperti mutiara.
Sembari bersedih dengan atau tanpa kata-kata, mari mengenang jejak yang ditapakkan Si Mata Jenaka," tulis Najwa Shihab.
Tak lama kemudian, ia mengunggah video dirinya tengah membacakan puisi.
Suara Najwa Shihab terdengar bergetar saat membacakan puisi tersebut.
"Maut memang bisa mengambil mereka yang gemilang, yang akan abadi tinggallah pikiran yang cemerlang.
Karena visi memang melampaui panjangnya usia, pemikir tak pernah benar-benar meninggalkan dunia.
Maka Habibie sejatinya tidak pernah pergi, ide-idenya akan abadi hingga kapan nanti.
Giliran kita merawat segala yang ia wariskan, tentang bangsa yang bertumpu pada pengetahuan.
Dialah sang penemu yang mencintai tanpa jemu, yang pulang ke tanah air walau diserbu bujuk rayu.
Baginya panggilan ibu pertiwi adalah yang utama, melampaui iming-iming yang disodorkan dunia.
Habibie kini sudah terbang menuju keabadian, kita bersaksi ia telah menunaikan kebaikan," ucapnya.
"Selamat jalan Eyang Habibie," tutupnya.
Tangis BJ Habibie Dengar Bisikan Quraish Shihab
Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie menitikkan air mata saat mendengar bisikan pesan dari sahabatnya, Cendekiawan Muslim Quraish Shihab di pagi hari sebelum wafat.
Quraish Shihab juga menyebut BJ Habibie telah siap bertemu Tuhan Yang Maha Esa.
Baca: Sesal Sutiyoso Tak Jenguk Habibie, Malu dan Takut Ditolak Masuk RSPAD : Aku Bukan Siapa-siapa
Cerita tentang BJ Habibie menangis itu disampaikan Quraish Shihab, yang merupakan ayah dari presenter Najwa Shihab dalam acara "Mata Najwa" episode Rabu (11/9/2019), dikutip dari Tribunnews.com.
Quraish Shihab mengatakan, beberapa hari sebelum wafat, BJ Habibie memang meminta para sahabatnya, di antaranya dirinya, untuk menjenguk sang mantan presiden.
Namun, Quraish Shihab baru bisa menjenguk BJ Habibie pada Rabu pagi.
Saat menjenguk BJ Habibie, Quraish Shihab membisikkan beberapa kalimat, yang direspons oleh sahabatnya.
"Sempat membisikkan bebeberapa kalimat yang beliau tangkap setelah menatap wajah saya dan mengenal," ucapnya, dikutip TribunJatim.com dari tayangan kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (12/9/2019).
Quraish Shihab menuturkan kalimat apa saja yang ia bisikkan saat itu.
"Yang saya sampaikan pada beliau adalah 'apa yang dipilih Allah itulah yang terbaik," kata Quraish Shihab.
"Kemudian saya katakan, 'pak, rahmat Allah akan tertuju pada bapak melalui pintu ilmu'," lanjut Quraish Shihab.
"'Karena bapak adalah seorang ilmuwan yang selalu berusaha menggandengkan ilmu dan agama'," tambah Quraish Shihab.
"Kita tahu salah satu yang populer di masa Pak Habibie adalah iptek dan imtaq," jelasnya.
Setelah mendengar kalimat itu, BJ Habibie, kata Quraish Shihab, menitikkan air mata.
"Saya lihat Pak Habibie mencucurkan air mata," ujarnya.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)