Pandangan Soekarno atas Peristiwa G30S: Hanya Sebuah Riak di Tengah Samudera

Pada suatu rapat, Soekarno memandang G30S hanyalah riak kecil di tengah samudera.


zoom-inlihat foto
soekarno-2.jpg
Istimewa
Presiden Soekarno sedang membacakan pidatonya di hadapan peserta sidang BPUPKI


Pada suatu rapat, Soekarno memandang G30S hanyalah riak kecil di tengah samudera.

“PKI tidak bertanggung jawab atas peristiwa G30S,” kata Njoto tegas.

“Kejadian itu adalah masalah internal Angkatan Darat,” lanjutnya singkat.

Baca: 5 Tempat yang Mengingatkan Peristiwa G30S, Monumen Pancasila Sakti hingga Monumen Ade Irma Suryani

 

Soekarno kemudian berbicara dan memberikan tanggapan terkait peristiwa G30S.

Pada intinya, Soekarno mengatakan bahwa peristiwa 30 September merupakan hal biasa dalam perjalanan sejarah bangsa.

“Selalu ada peruncingan peruncingan kekuatan. Kalau Darul Islam merupakan peruncingan kanan, PRRI/Permesta peruncingan nasionalis, maka ini peruncingan kiri,” kata Soekarno.

Soekarno juga menegaskan bahwa peristiwa G30S hanya tonggak kecil dalam perjalanan revolusi Indonesia.

Een rimpeltje in de oceaan...,” katanya dalam bahasa Belanda.

Hanya sebuah riak di tengah samudra, katanya.

Sumber: Buku Tempo, “Njoto, Peniup Saksofon di Tengah Prahara”.

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved