Niat dan Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram 1441 Hijriah yang Jatuh Selasa 10 September 2019 Besok!

Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa Asyura yang jatuh pada 10 Muharram, Selasa (10/9/2019) besok.


zoom-inlihat foto
puasa-muharram-lebih-baik.jpg
Tribunstyle.com
Berikut adalah keutamaan menjalan puasa sunnah Tasu'a dan Asyura di bulan Muharram.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bulan Muharram menjadi bulan yang istimewa bagi umat muslim.

Muharram telah memasuki hari kesembilan pada Senin (9/9/2019).

Seperti diketahui pada tanggal 9 dan 10 Muharram terdapat amalan yang disunnahkan untuk dikerjakan umat Islam.

Salah satunya ialah Puasa Asyura yang jatuh pada 10 Muharram, Selasa (10/9/2019) besok.

Baca: Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura Bulan Muharram : Paling Mulia hingga Hapus Dosa Setahun

Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram.

Puasa ini hukumnya sunnah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

((…وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ.))

“… Dan puasa di hari ‘Asyura’ saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu.” HR Muslim no. 1162/2746.

Puasa Asyura menjadi puasa yang paling dikenal masyarakat.

Aisyah radhiallahu ‘anha berkata:

(كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ ، وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَصُومُهُ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ ، وَمَنْ شَاءَ تَرَكَه.)

Baca: Deretan Kisah di Balik Puasa 10 Muharram : Nabi Adam Bertobat hingga Yunus Keluar dari Paus

“Dulu hari ‘Asyura, orang-orang Quraisy mempuasainya di masa Jahiliyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mempuasainya. Ketika beliau pindah ke Madinah, beliau mempuasainya dan menyuruh orang-orang untuk berpuasa. Ketika diwajibkan puasa Ramadan, beliau meninggalkan puasa ‘Asyura’. Barang siapa yang ingin, maka silakan berpuasa. Barang siapa yang tidak ingin, maka silakan meninggalkannya.”

Berikut niat puasa Asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta‘aalaa.

Artinya, "Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT."

Sementara jika membaca niat puasa dilakukan pada siang hari sebelum tergelincirnya matahari, maka lafalnya sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma haadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatit Tasaa‘aa awil aasyuuraa lillaahi ta‘aalaa





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Drama Korea - The Art

    Drama The Art of Sarah dibintangi oleh Shin
  • Film - Pria (2017)

    Pria adalah sebuah film drama pendek Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved