Lukas Enembe Kaget Ratusan Mahasiswa Papua Pulang Kampung: Kenapa, Untuk Apa?

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengaku kaget mengetahui ratusan mahasiswa papua yang kuliah di luar Papua berbondong-bondong pulang ke Jayapura.


zoom-inlihat foto
gubernur-papua44555.jpg
Hand Over Tribunnews.com
Gubernur Papua Lukas Enembe. Nilai Jokowi Kurang Tegas, Gubernur Papua Ancam Tarik Seluruh Mahasiswa Papua Bila Masih Rasis.


Gubernur Papua, Lukas Enembe mengaku kaget mengetahui ratusan mahasiswa papua yang kuliah di luar Papua berbondong-bondong pulang ke Jayapura.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengaku kaget mengetahui skitar 300 mahasiswa asal Papua yang berkuliah di sejumlah daerah di Indonesia berbondong-bondong pulang ke Jayapura.

Hal itu karena sebelumnya Panglima TNI dan Kapolri telah memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa dan pelajar asal papua yang menempuh pendidikan di luar Papua.

Dikutip dari Kompas.com, Senin (9/9/2019), Lukas Enembe juga mempertanyakan keputusan para mahasiswa Papua untuk pulang ke Jayapura, padahal situasi sudah aman.

“Memang sudah ada imbauan dari kami, saya arahkan waktu itu, kalau di NKRI tidak aman, kami pulangkan. Tapi aman, kenapa pulang, untuk apa?” ujar Lukas di Jayapura, Senin (9/9/2019).

Baca: Ratusan Mahasiswa Papua Berbondong-bondong Pulang ke Jayapura: Sebagian Besar dari Manado dan Jawa

Lebih lanjut, Lukas juga menyayangkan sikap para mahasiswa yang tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang mengirimkan mereka berkuliah ke luar Papua.

Terlebih, saat ini rekonsiliasi sedang dilakukan dan seluruh instansi terkait telah memberikan jaminan kemananan bagi seluruh mahasiswa asal Papua.

Kendati demikian, Lukas memastikan pemerintah daerah akan bersedia memfasilitasi para mahasiswa tersebut jika mereka bersedia kembali berkuliah di tempat sebelumnya.

“Jadi sekarang ini kami pusing mau taruh mereka (kampus mana). Kami akan panggil Gubernur, MRP dan DPR Papua Barat, Direktur Unima, Rektor Uncen, dan para bupati/wali kota untuk bicara kepulangan mahasiswa dalam jumlah besar tanpa pemberitahuan,” ujar Lukas.

Lukas juga telah mendapatkan informasi bahwa sudah lebih dari 300 mahasiswa asal Papua telah kembali ke Jayapura.

Sekitar 200 orang di antaranya berasal dari Manado dan lainnya dari Pulau Jawa.

Baca: Komisi HAM PBB Soroti Situasi di Papua, Pembela HAM Setempat Harus Dilindungi





Halaman
12
Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved