TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik robohnya sebuah crane atau alat derek raksasa beredar di media sosial Twitter.
Robohnya crane tersebut disebabkan oleh terjangan angin Badai Dorian.
Dikutip dari Kompas.com, Minggu (8/9/2019), insiden itu terjadi di kota Halifax, Kanada ketika Badai Dorian menerjang wilayah itu pada Sabtu (7/9/2019).
Badai Dorian sendiri merupakan badai kategori 2 dengan kecepatan angin mencapai 141 kilometer per jam.
Dalam video berdurasi empat detik itu, terlihat bagaimana lengan crane yang panjang bergerak setelah diterjang angin.
Crane tersebut kemudian ambruk menimpa sebuah gedung yang ada di sekitarnya.
Baca: Putri Almarhum Munir Minta Jokowi Penuhi Janji Kampanye untuk Selesaikan Kasus Sang Ayah
Dilansir oleh CBC, lengan crane tersebut runtuh menimpa sebuah proyek pembangunan gedung sebelum kemudian patah menjadi dua.
Insiden itu terjadi tepatnya di South Park Street di pusat kota Halifax.
Fatema Ali (22), seorang saksi mata, mengatakan menyaksikan dari jendela apartemennya saat derek berwarna kuning itu bergoyang tertiup angin.
“Saya sangat terkejut. Tangan saya gemetaran,” ujarnya, yang merekam adegan dramatis itu menggunakan kamera ponselnya.
Baca: Joko Anwar Sebut Zara JKT48 Terlahir untuk Perankan Virgo dalam Jagat Sinema BumiLangit
Video tersebut diunggah ke akun media sosial CBC Nova Scotia, pada Minggu (8/9/2019).
Kepolisian Halifax telah mengonfirmasi baik derek maupun bangunan yang tertimpa tidak sedang ditempati saat insiden terjadi, sehingga tidak ada korban luka.
Dilansir New York Post, selain merobohkan alat derek raksasa, terjangan angin dalam Badai Dorian telah mendatangkan ketakutan penduduk selama beberapa jam.
Angin telah menyebabkan atap bangunan beterbangan, pohon-pohon dan kabel listrik juga roboh.
Kerusakan lain yang lebih luas juga dilaporkan terjadi.
Lebih dari 380.000 warga kehilangan pasokan listrik di Nova Scotia, menurut CBC.
Angka itu melebihi 75 persen pelanggan listrik di wilayah provinsi itu, yang terpaksa harus tanpa penerangan pada pukul 23.30 malam.
“Kami berkomitmen penuh pada tugas yang ada untuk mendukung Manajemen Darurat Nova Scotia dan akan bergerak cepat untuk melindungi warga Kanada dan mengurangi dampak Badai Dorian,” kata Letjen Mike Rouleau, komandan Komando Operasi Gabungan Kanada, dalam sebuah pernyataan.
Baca: Lirik Tiba-tiba Batu, Lagu Terbaru Efek Rumah Kaca Lengkap dengan Video Klip
Tidak ada laporan mengenai korban cedera parah maupun kematian yang dilaporkan terjadi di Kanada akibat terjangan Badai Dorian.
Badai Dorian sebelumnya telah menerjang sejumlah wilayah termasuk di Bahama dan Kuba, hingga Florida, Amerika Serikat.
Badai itu disebut paling mematikan saat melintasi kawasan Karibia, serta menimbulkan krisis nasional saat melintasi wilayah Bahama.
Setidaknya tujuh orang dilaporkan dan telah dikonfirmasi meninggal akibat terjangan badai yang sempat mencapai kategori 5 itu.
(TribunnewsWIKI/Kompas.com/Agni Vidya Perdana/Widi Hermawan)
Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official