Simon McMenemy

Di ajang Piala AFF 2010, Simon McMenemy yang kala itu baru berusia 33 tahun, menggebrak panggung sepak bola Asia Tenggara.


zoom-inlihat foto
simon-mcmenemy.jpg
Instagram @simonmcmenemy
Simon McMenemy

Di ajang Piala AFF 2010, Simon McMenemy yang kala itu baru berusia 33 tahun, menggebrak panggung sepak bola Asia Tenggara.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Simon Alexander McMenemy atau biasa disebut dengan Simon McMenemy adalah seorang pelatih sepak bola asal Skotlandia.

Saat ini, Simon McMenemy melatih timnas Indonesia.

Simon McMenemy lahir di Abeerden, Skotlandia pada 6 Desember 1977.

Memiliki istri bernama Sarah dan anak bernama Hunter McMenemy. (1)

  • Awal Karier


Pekerjaan sang ayah di bandara membuat Simon McMenemy sering berpindah tempat tinggal seperti Kanada, Jerman, hingga Belanda.

Simon McMenemy adalah lulusan Sarjana Ilmu Olahraga di De Montford University, Inggris.

Pasca lulus dari bangku kuliah, Simon melatih klub Hayward Heath FC, sebuah klub yang mengikuti liga lokal di wilayah Sussex, Inggris, dengan nama Sussex County Football League.

Baca: Robert Rene Alberts

Simon McMenemy tidak memulai karier di dunia sepak bola sebagai pemain profesional.

Namun hanya bermain di klub-klub amatir atau klub tingkat universitas.

Berbekal ilmu keolahragaan yang diperoleh, Simon McMenemy mampu menapaki karier menjadi pelatih profesional.

  • Filipina


Haywards Heath menjadi awal karier kepelatihan Simon McMenemy. (2)

Simon McMenemy juga sempat menjadi asisten pelatih di Worthing FC, pada musim 2009-2010.

Simon juga pernah melatih klub-klub minor lain seperti Lewes FC dan Burgess Hill.

Melalui Chris Greatwich, Simon McMenemy mendengar tentang lowongan menjadi pelatih di timnas Filipina.

Lima minggu setelah mendaftar, Simon McMenemy menerima tawaran dari Federasi Sepak Bola Filipina, untuk menjadi pelatih bagi timnas mereka. (3)

Di ajang Piala AFF 2010, Simon McMenemy yang kala itu baru berusia 33 tahun menggebrak panggung sepak bola Asia Tenggara.

Baca: Bambang Pamungkas

Berbekal kombinasi pemain lokal dan naturalisasi yang ada, Simon McMenemy membawa The Azkals tak terkalahkan di fase grup dengan hasil satu kemenangan dan dua kali imbang.

Lolos fase grup Piala AFF 2010 adalah sejarah tersendiri bagi Filipina karena sebelumnya mereka tak pernah merasakan prestasi tersebut.

Kisah Simon McMenemy dan Filipina bahkan disebut-sebut sebagai salah satu cerita paling epik di sepak bola Asia Tenggara.

Filipina lolos ke fase dua alias semifinal dan menghadapi tim sepak bola nasional Indonesia.

Tim asuhan Simon McMenemy akhirnya kalah agregat 2-0 dari Indonesia.

Kedua laga semifinal dilakukan di Indonesia, karena Filipina belum memiliki stadion berstandar FIFA kala itu.

Setelah prestasi gemilang dan disambut suka cita oleh masyarakat Filipina, Simon McMenemy pun pergi dari timnas Filipina pada awal 2011 dan menjajal Liga Vietnam.

Simon McMenemy, melejit ketika melatih Filipina di Piala AFF 2010.
Simon McMenemy, melejit ketika melatih Filipina di Piala AFF 2010. (bolasport)

  • Nomaden Lintas Asia


Simon McMenemy lantas bertualang di Vietnam.

Pada 8 Maret 2011, Simon meneken kontrak berdurasi dua tahun di klub Dong Tam Long An.

Target yang diberikan kepadanya ketika itu adalah membawa Dong Tam ke posisi lebih baik di V-League.

Dong Tam, klub juara V-League 2005 dan 2006, namun finis di peringkat keenam pada musim 2010.

Alhasil, pada musim 2011 manajemen klub ingin mengembalikan prestasi, satu di antaranya dengan mendatangkan Simon.

Namun, kontrak tak berjalan seperti yang diharapkan.

Pada 1 Oktober 2011 atau jelang Liga Indonesia 2011-2012, namanya muncul di berita nasional dan diperkenalkan jadi pelatih Mitra Kukar. (4)

Bersama klub berjuluk Naga Mekes itu, Simon McMenemy hanya bertahan hingga akhir 2012 dan hijrah ke klub lain di Indonesia.

Baca: Alfred Riedl

Lepas dari Mitra Kukar, Simon hinggap di Pelita Bandung Raya.

Namun, di klub yang kini menjadi Madura United itu, nasibnya tak jauh beda dengan karier di klub sebelumnya.

Simon McMenemy dibebastugaskan alias diputus kontrak di tengah jalan untuk kali kedua.

Simon McMenemy lantas memilih keluar dari Indonesia dan berlabuh di klub Maladewa, New Radiant.

Simon McMenemy tercatat bergabung di klub itu hanya dua bulan, dari 13 Maret hingga 10 Mei 2014.

Kemudian pada 26 Agustus 2014, namanya muncul di pemberitaan media Filipina lagi.

Simon McMenemy dikenalkan sebagai pelatih anyar Loyola Meralco Sparks.

Di klub ini, Simon kembali bertemu dengan duo mantan pemainnya di timnas Filipina, Philip dan James Younghusband.


Pada akhir 2016, nama Simon McMenemy muncul kembali dengan melatih Bhayangkara FC. 

Simon McMenemy dipersiapkan menjadi juru taktik Bhayangkara FC untuk Liga 1 musim 2017.

Prestasi Simon McMenemy yakni langsung juara liga kala itu, namun dibumbui dengan kontroversi pahit di akhir musim. (5)

Setelah dua musim melatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Desember 2018, menggantikan caretaker Bima Sakti Tukiman.

  • Riwayat Kepelatihan


Worthing FC (2009-2010)

Timnas Filipina (2010)

Dong Tam Long An (2011)

Mitra Kukar (2011-2012)

Pelita Bandung Raya (2013)

New Radiant (2014)

Loyola Meralco (2014-2016)

Bhayangkara FC (2017-2018)

Mitra Kukar (2011-2012)

Timnas Indonesia (2019-hingga kini)

  • Prestasi


Klub

Loyola Meralco

Runner-up Liga Filipina 2014

Bhayangkara FC

Juara Liga 1 2017

Internasional

Filipina

Semifinal Piala AFF 2010

Individu

Pelatih Terbaik Liga 1 2017

(Tribunnewswiki.com/Haris)



Nama Simon Alexander McMenemy
Lahir Abeerden, Skotlandia, 6 December 1977
Kebangsaan Skotlandia
Profesi Pelatih sepak bola
Tim Timnas Indonesia
Istri Sarah
Anak Hunter McMenemy
Instagram @simonmcmenemy


Sumber :


1. www.brilio.net
2. usapangfootball.proboards.com
3. filipinofootball.blogspot.com
4. www.bola.com
5. tirto.id


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Fathul Amanah






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved