Profil #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabupaten Muara Enim adalah salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.
Ibu kota kabupaten ini terletak di Muara Enim.
Kabupaten ini memiliki populasi penduduk lebih dari 600.398 jiwa.
Secara geografis posisi Kabupaten Muara Enim terletak antara 4° sampai 6° Lintang Selatan dan 104° sampai 106° Bujur Timur.
Kabupaten Muara Enim merupakan daerah agraris dengan luas wilayah 7.483,06 km².
Kabupaten Muara Enim sekitar terletak di tengah-tengah wilayah Provinsi Sumatera Selatan, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Palembang.
- Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, Kota Palembang dan Kota Prabumulih.
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas, Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat.
Wilayah administrasi Kabupaten Muara Enim terbagi menjadi 20 Kecamatan yang terdir dari 326 desa/kelurahan yaitu 310 desa dan 16 kelurahan.
Topografi Kabupaten Muara Enim cukup beragam mulai dari dataran rendah sampai dengan dataran tingi.
Dengan keragaman topografi tersebut menimbulkan terbentuknya banyak bukit dan sungai.
Daerah dataran tingi di bagian barat daya, merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan.
Daerah ini meliputi Kecamatan Semende Darat Ulu, Semende Darat Laut, Semende Darat Tengah dan Kecamatan Tanjung Agung.
Daerah dataran rendah berada di bagian tengah.
Pada bagian barat laut-utara, terdapat daerah rawa yang berhadapan langsung dengan aliran Sungai Musi.
Daerah ini meliputi kecamatan di dataran rendah dan rawa lebak yaitu Kecamatan Gelumbang, Muara Belida, dan Sungai Rotan. (1)
Sejarah #
Pada zaman dahulu banyak tumbuh kerajaan-kerajaan baik yang besar maupun kecil.
Untuk menjadi raja, penggunaan hukum rimba berlaku.
Siapa yang kuat akan menjadi raja dan sebaliknya yang lemah akan tertindas.
Dengan seiring waktu, bagi masyarakat yang lemah dan tidak mau diperintah sewenang-wenang, memilih melarikan diri dengan mengembara berkelompok-kelompok menjadi beberapa suku.
Mereka berlayar dari pulau ke pulau hingga ke pelosok daerah baik melalui jalur darat maupun menyusuri Sungai Musi.
Kemudian menetap menjadi Kesultanan Palembang, Sungai Ogan hingga Sungai Lematang yang berasal dari suku Jawa dan suku Melayu.
Ketika mereka berlayar dan berhenti di Muara Sungai Lematang dan Sungai Enim, mereka bingung mau melanjutkan arah perjalanan sehingga mereka memilih untuk beristirahat.
Ketika sedang beristirahat di malam hari, di antara mereka mempunyai firasat bahwa tempat inilah yang menjanjikan kehidupan baru.
Keesokan harinya, mereka memeriksa tanah dan kondisi alam di sekelilingnya dan diketahui jika daerah itu dialiri dua sungai, yang kemudian mereka memutuskan untuk mendirikan pemukiman sebagai tinggal yang baru.
Setelah sekian lama beranak pinak, akhirnya dinamailah tempat tersebut dengan nama Karang Enim.
Kemudian namanya berubah menjadi Muaraenim sampai sekarang, disesuaikan dengan nama sungai yang bermuara ke Sungai Lematang yaitu Sungai Enim.
Setelah itu mereka membentuk marga sesuai pertama kali terbentuknya rumah yakni rumah tersebut terdiri dari empat puluh rumah atau empat puluh bubungan yaitu Tambelang Patang Puluh Bubung (TPPB) yang berasal dari bahasa Jawa dan yang dipakai sehari-hari bahasa Melayau sampai sekarang. (2)
Visi & Misi #
Visi :
"Muara Enim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera."
Misi :
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, cerdas dan mandiri.
- Mewujudkan pembinaan anak yatim, yatim piatu dan duafa dan bantuan langsung kepada keluarga miskin hingga mandiri.
- Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui penguatan komoditas dan produk unggulan desa di sektor agribisnis, agroindustri dan agropolitan.
- Mewujudkan pendidikan dan kesehatan yang mudah dijangkau dan bebas biaya.
- Meningkatkan infrastruktur dan suprastruktur dasar yang berkualitas secara merata dan mendukung terwujudnya jalan TOL Muara Enim-Indralaya-Palembang.
- Memanfaatkan Potensi SDA untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan memperhatikan pengelolaan Tata Ruang dan Lingkungan.
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, kredibel dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik. (3)
Lambang #
Beberapa unsur yang terdapat dalam lambang Muara Enim memiliki makna sebagai berikut :
Gigi tujuh sebelah atas berwarna cokelat berarti bahwa Bumi Liot, pada masa itu terbagi atas 7 (tujuh) kecamatan.
Sayap kuning delapan helai yang diikat tengahnya dengan roda gelang berwarna putih dan perisai yang bertuliskan Muara Enim melambangkan rakyat Muara Enim beritikat suci yang diikat dan dihimpun dalam suatu pemerintahan yang baik, dinamis dan berwibawa, akan terbang kearah tujuan negara kesatuan Republik Indonesia yang adil dan makmur.
Perisai besar dan kecil berarti, Kabupaten Muara Enim adalah salah satu bagian dari keampuhan menegakkan Negara Republik Indonesia.
Padi dan Kapas melambangkan kemakmuran dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia secara keseluruhan yang juga merupakan pencaharian dan sumber kekayaan daerah.
Untaian padi dua puluh enam butir melambangkan dua puluh enam kesatuan marga dan tujuh buah kapas melambangkan tujuh kecamatan dan untaian padi dan kapas yang menyatu melambangkan bahwa dalam segala hal masyarakat Muara Enim berada dalam suasana rukun/kekeluargaan.
Garis-garis beratur berwarna biru sebanyak delapan buah yang ada disebelah kiri dan kanan perisai kecil masing-masing empat buah berarti bahwa wilayah Muara Enim terdapat delapan aliran sungai yaitu, Sungai Lematang, Sungai Enim, Sungai Penukal, Sungai Belido, Sungai Lubai, Sungai Rambang, Sungai Lengie dan Sungai Niru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup penduduk.
Dalam perisai kecil terdapat segitiga sama kaki berwarna putih, artinya:
- Perisai berwarna Putih menunjukkan kekuasaan Pemerintah (Daerah) dilandaskan atas kemurnian rukun dan kesucian rakyatnya.
- Segitiga sama kaki berwarna hitam melukiskan bor atau batu bara, potensi yang dominan dalam wilayah Muara Enim di tiga penjuru tempat terdapat sumberdaya alam yang menghasilkan devisa negara yang sangat besar dan senantiasa menjadi perhatian pemerintah pada khususnya dan pendapatan daerah pada umumnya yaitu minyak bumi di Pendopo dan Prabumulih dan batu bara di Tanjung Enim. (4)
Obyek Wisata #
Beberapa obyek wisata yang dapat ditemui di Kabupaten Muara Enim adalah :
- Air terjun Bedegung
Air terjun Bedegung atau Curup Tenang tingginya sekitar 99 meter, dari kota Muara Enim jaraknya sekitar 60 km.
Lokasinya mudah di jangkau dengan kendaraan bermotor pribadi maupun angkutan umum.
Objek wisata ini sudah sangat di kenal oleh masyarakat, bahkan dapat dikatakan lokasi ini merupakan ikon wisata Kabupaten Muara Enim.
- Danau Deduhuk
Danau Deduhuk disebut demikian oleh warga karena sekitar lokasi danau banyak terdapat tanaman deduhuk.
Deduhuk adalah sejenis tanaman keras yang daunnya kecil kecil berbulu dan buahnya relatif kecil berwarna hitam di atas dan merah pada pangkal buahnya.
Lokasi danau deduhuk ini masuk dalam wilayah desa Segamit kecamatan Semende Darat Ulu.
Danau dengan luas sekitar 90 hektar dengan kedalaman sekitar 12 meter jaraknya sekitar 130 km dari kota Muara Enim.
- Sumber Air Panas Gemuhak
Hawa panas dan aroma belerang langsung terasa begitu berada di seputaran sumber air panas Gemuhak.
Berada di desa Penindaian kecamatan Semende Darat Ulu, dengan jarak sekitar 90 km dari kota Muara Enim.
Lokasinya mudah untuk di capai, karena terletak di pinggir jalan yang sebagian telah beraspal, dan berdekatan dengan pintu masuk pembangkit listrik tenaga panas bumi yang sedang di kerjakan oleh PT. Pertamina Gheotermal Energy.
(TribunnewsWiki/Indah)
| Nama | Kabupaten Muara Enim |
|---|
| Provinsi | Sumatera Selatan |
|---|
| Hari Jadi | 20 November 1946 |
|---|
| Luas | 7.483,06 km2 |
|---|
| Populasi | 600.398 jiwa (per 2015) |
|---|
| Situs Web | http://www.muaraenimkab.go.id/ |
|---|
Sumber :
1. www.muaraenimkab.go.id
2. palembang.tribunnews.com
3. www.muaraenimkab.go.id
4. www.muaraenimkab.go.id