Tiga Lagu Baru yang Dibawakan Westlife di Sam Poo Kong Semarang, Apa Saja ya?

Setelah keberhasilan konser di Candi Borobudur, Rajawali Indonesia menghadirkan Westlife di Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Minggu (1/9/2019).


zoom-inlihat foto
westlife-3.jpg
Instagram/westlife
Westlife


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Westlife merupakan sebuah boy band dari Irlandia yang dibentuk pada 3 Juli 1998.

Westlife memiliki kesuksesan di Irlandia dan Britania Raya dengan keberhasilannya mencetak 14 singel nomor satu pada tahun 1999-2005.

Westlife memiliki penggemar dari seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Westlife menggelar konser di Indonesia, satu di antaranya digelar di Candi Borobudur pada Sabtu (31/8/2019).

Mega konser ini bertema Westlife The Twenty Tour 2019.

Setelah Candi Borobudur, Rajawali Indonesia menghadirkan Westlife di Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Minggu (1/9).

Konser yang beranggotakan Shane Filan, Kian Egan, Nicky Bryne dan Mark Feehily tampil dengan membawakan tiga lagu baru.

Dikutip dari Tribun Jateng, tiga lagu baru tersebut diproduseri oleh penyanyi terkenal Ed Sheeran.

"Tiga lagu itu berjudul Hello My Love, Swear It Again dan What About Now. Selain itu, mereka juga akan memyanyikan lagu-lagu populer milik grup band Queen," tuturnya saat konfrensi pers di Hotel Po Semarang, Minggu (1/9/2019).

Konser Westlife yang berlangsung di stadion Glora Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan dipadati ribuan fans, baik dari tanah air maupun mancanegara. Dalam konser tersebut, sebanyak 18 lagu dimainkan oleh group musik asal Inggris tersebut,Minggu (18/8/2019)
Konser Westlife yang berlangsung di stadion Glora Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan dipadati ribuan fans, baik dari tanah air maupun mancanegara. Dalam konser tersebut, sebanyak 18 lagu dimainkan oleh group musik asal Inggris tersebut,Minggu (18/8/2019) (KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)

Konser yang diadakan di Candi Borobudur berhasil menyedot penonton sebanyak 8 ribu.

"Jika di Borobudur tiket online habis dalam waktu 5 menit, di Sam Poo Kong cuma hanya butuh waktu 3 menit ludes terjual," tegas Anas.

Membutuhkan waktu yang panjang untuk menjadikan Sam Poo Kong lokasi digelarnya Westlife di Semarang.

"Negosiasi yang saya lakukan dengan pihak Bank Jateng cukup lama. Terutama untuk pemilihan lokasi. Karena saya ingin lokasi konser Westlife mempunyai nilai yang lebih dibandingkan tempat konser lain. Saya juga sempat mempelajarai sejarah dari Sam Poo Kong. Ternyata ini klenteng yang menggabungkan tiga kultur. Ada China, Jawa, dan Arab," tuturnya.

Anas juga mengakui bahwa Semarang menjadi tempat yang sulit untuk menarik minat masyarakat terhadap konser yang berkualitas.

Baca: Pentolan Band Linkin Park, Mike Shinoda Bakal Konser di Jakarta Bulan Ini

Baca: Kim Heechul Pastikan Tak Ikut dalam Tur Konser Super Junior dan Promosi Album SJ Returns 3

"Beberapa kali kami menggelar konser di Semarang selalu tidak pernah pecah telor. Padahal di beberapa kota lain tiketnya selalu sold out. Tapi baru kali ini konser yang kami adakan pecah telor di Semarang," bangganya.

Anas juga mengakui bahwa menggelar konser di Candi Borobudur dan Sam Poo Kong merupakan hal yang paling rumit.

"Bagaimana tidak, kami harus loading di hari yang sama. Ridersnya juga harus disiapkan dihari yang sama. Maka kerjasama tim Rajawali Indonesia harus benar-benar luar biasa," tutup Anas.

(TribunnewsWiki/Sekar)

Jangan lupa subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved