TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang ibu di Amerika Serikat dijatuhi hukuman penjara dua tahun lebih karena telah memaksa kedua anaknya yang kelaparan memakan kotoran anjing.
Dikutip dari Kompas.com, perempuan itu bernama Mary Wlizabeth Moore yang berasal dari kota Miami, bagian Oklahoma.
Mary dijatuhi hukuman dua tahun dan tujuh bulan penjara setalah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.
Perempuan berusia 34 tahun itu terbukti dengan sengaja menelantarkan kedua anaknya yang masih balita.
Moore ditangkap oleh petugas keamanan setempat di rumahnya.
Kedua anaknya yang dipaksa memakan kotoran anjing itu ditemukan dalam kondisi mengalami kekurangan gizi dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kedua anak itu juga harus diberi asupan makanan melalui pipa.
Baca: Ditanya Kemungkinan Poligami, Alvin Faiz Putra Almarhum Ustaz Arifin Ilham: Saya Enggak Bisa Jawab
Baca: Soal Pemilihan Kaltim Jadi Ibu Kota Baru, Aktivis JATAM: Ada Deal Politik Antara Jokowi dan Prabowo
Dilansir oleh Mirror, Selasa (27/8/2019), anak pertama Moore yang berusia lima tahun ditemukan hanya memiliki berat badan 11,8 kilogram.
Sedangkan anak keduanya yang berusia tiga tahun hanya memiliki berat badan delapan kilogram.
Anak pertama Moore, yang tak diungkapkan nama maupun identitasnya, mengatakan kepada petugas dari departemen sosial bahwa dia dan adiknya telah dipaksa untuk makan kotoran anjing.
Pengakuan bocah itu diperkuat dengan hasil tes pada kedua anak itu yang menunjukkan adanya parasit cacing kremi dalam organ pencernaan mereka, yang diyakini karena memakan kotoran anjing.
Menurut laporan pengadilan distrik Delaware, kekasih Moore juga kerap melakukan penganiayanan kepada anak bungsunya.
Wakil kepala daerah Delaware, Tracy Shaw, mengatakan, kasus pengabaian anak yang ekstrem ini adalah hal paling buruk yang pernah dilihatnya.
“Menurut catatan rumah sakit dan pakar pelecehan anak yang memeriksanya di Tulsa, mereka mungkin akan mati jika seseorang tidak melaporkan ini,” ujar Shaw.
Baca: X1 Baru Debut, Han Seung Woo Dapat Dukungan Kakaknya, Han Sun Hwa Eks Member Secret
Ketika mengetahui kisah yang sebenarnya, petugas penyidik bahkan merasa sangat marah sehingga keluar dari sesi wawancara.
Menurut Mirror, Moore menyesal dan mengakui kesalahannya.
Meski demikian, proses hukum tetap berjalan dan hukuman pun dijatuhkan.
Catatan kepolisian juga membuktikan kasus penelantaran anak ini sebenarnya telah lama terjadi namun baru saja terkuak.
Hal itu terbukti dengan hasil diagnosis pada anak bungsunya yang terjadi sejak baru berusia empat bulan.
(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)
Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official: