Kota Sorong

Kota Sorong adalah sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat serta kota terbesar kedua di Papua Indonesia, setelah Kota Jayapura.


zoom-inlihat foto
kota-sorong.jpg
litbang.kemendagri.go.id/sorongkota.go.id
Kota Sorong

Kota Sorong adalah sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat serta kota terbesar kedua di Papua Indonesia, setelah Kota Jayapura.




  • Profil #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kota Sorong adalah sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia.

Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat serta kota terbesar kedua di Papua Indonesia, setelah Kota Jayapura.

Luas wilayah Kota Sorong mencapai 1.105,00 km persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 247.082 (per 2018). (1)

Batas-batas geografis Kota Sorong adalah sebagai berikut :

  • Sebelah Barat: Selat Dampir
  • Sebelah Utara: Distrik Makbon & Selat Dampir
  • Sebelah Timur: Distrik Makbon
  • Sebelah Selatan: Distrik Aimas dan Distrik Salawati Kabupaten Sorong

  • Sejarah #


Nama Sorong berasal dari kata soren.

Soren dalam bahasa Biak Numfor yang berarti laut yang daIam dan bergelombang.

Kata Soren digunakan pertama kali oleh suku Biak Numfor yang berlayar pada zaman dahulu dengan perahu-perahu layar dari satu pulau ke pulau lain hingga tiba dan menetap di Kepulauan Raja Ampat.

Suku Biak Numfor inilah yang memberi nama "Daratan Maladum" dengan sebutan SOREN yang kemudian dilafalkan oleh para pedagang Thionghoa, Misionaris clad Eropa, Maluku dan Sanger Talaut dengan sebutan Sorong.

Kota Sorong dikenal dengan istilah Kota Minyak sejak masuknya para surveyor minyak bumi dari Belanda pada tahun 1908.

Kota Sorong terkenal sebagai salah satu kota dengan Atribut peninggalan sejarah Heritage Nederlands Neuw Guinea Maschcapeij (NNGPM) atau kota yang penuh dengan sisa-sisa peninggalan sejarah bekas perusahaan minyak milik Belanda. (2)

Pada masa penjajahan pemerintah Hindia-Belanda, Kota Sorong mulai berkembang, terutama dengan adanya penemuan sumber minyak di wilayah ini pada akhir abad 18.

Perusahaan NNGPM muIai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong sejak Tahun 1935. 

Perusahaan- yang menambang dan mengolah minyak bumi tersebut kemudian menyerap dan mendatangkan banyak tenaga kerja dari luar Sorong, baik tenaga kerja asing dari Belanda maupun tenaga kerja lokal dari berbagai wilayah Indonesia.

Tenaga kerja lokal yang datang ke wilayah ini tidak hanya berasal dari daerah-daerah lain di Papua, tetapi juga datang dari wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Jawa.

Hal ini menjadikan Sorong menjadi kota yang dengan latar belakang budaya penduduk yang majemuk.

Pulau Doom
Pulau Doom (wikimedia.org)


Perkembangan kegiatan administrasi pemerintahan di wilayah ini sendiri awalnya terpusat di Pulau Dom, sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh dari Pulau Papua, tetapi masih termasuk dalam batas administratif Kota Sorong.

Pada tahun 1935, pemerintah Belanda menjadikan pulau ini sebagai ibukota pusat pemerintahan Sorong.

Pada masa penjajahan Jepang, Pulau Dom tetap memiliki arti penting dalam kegiatan pemerintahan kaum penjajah di masa itu.

Pulau ini dijadikan sebagai area defensif untuk menghadapi serangan balik sekutu dari Australia.

Pada masa pra-kemerdekaan, Pulau Dom merupakan kota di kawasan timur Indonesia yang sangat maju dan didukung oleh infrastruktur yang bagus, bahkan melebihi kondisi kota-kota di Pulau Jawa. 

Bagi pihak penguasa saat itu, pulau ini dianggap sebagai aset yang letaknya sangat strategis karena berada di pantai utara Papua yang menjadi jalur pelayaran utama perdagangan.

Tidak mengherankan jika kondisi ini membuat perkembangan aktivitas ekonomi serta keberadaan infrastruktur sosial kemasyarakatan di pulau ini jauh lebih baik dan cepat dibandingkan bagian wilayah Sorong lainnya.

Pada zaman pasca kemerdekaan, masuknya penduduk pendatang ke wilayah Sorong dipelopori oleh kebijakan redistribusi penduduk oleh pemerintah di zaman Orde Baru melalui program transmigrasi.

Kota Sorong Tempo Dulu
Kota Sorong Tempo Dulu (papoesetnic.wordpress.com)


Program yang mulai marak pelaksanaannya pada tahun 1970-an dan 1980-an ini menyasar wilayah-wilayah di luar Pulau Jawa yang memiliki kepadatan penduduk yang rendah, termasuk salah satunya adalah wilayah Sorong.

Kedatangan para transmigran yang didominasi penduduk dari Pulau Jawa ini memiliki arti penting dalam perubahan tata guna lahan di wilayah ini dengan beralihnya lahan hutan ataupun daerahdaerah terisolasi lainnya menjadi sentra permukiman serta pusat kegiatan ekonomi masyarakat lainnya. (3)

Kota Sorong pada mulanya merupakan salah satu kecamatan yang dijadikan pusat
pemerintahan Kabupaten Sorong.

Namun daIam perkembangannya telah mengalami perubahan sesuai Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1996 tanggal 3 Juni 1996 menjadi Kota Administratif Sorong.

Selanjutnya berdasarkan Undang-Undang no. 45 Tahun 1999 Kota Administratif Sorong ditingkatkan statusnya menjadi daerah otonom sebagai Kota Sorong.

Kemudian pada tanggal 12 Oktober 1999 bertempat di Jakarta dilaksanakan pelantikan
Pejabat Walikota Sorong Drs J A Jumame dan selanjutnya secara resmi Kota Sorong terpisah dari Kabupaten Sorong pada tanggal 28 Februari 2000. (3)

Kota Sorong, Kota Minyak
Kota Sorong, Kota Minyak (zularizi.wordpress.com)

  • Visi dan Misi #


VISI PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH KABUPATEN SORONG 2017-2022

“Kabupaten Sorong Maju Bersama, Rakyat Cerdas, Sehat dan Sejahtera 2022”

MISI PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH KABUPATEN SORONG 2017-2022

  1. Membangun infrastruktur dasar dan infrastruktur ekonomi pedesaan dan perkotaan;
  2. Mengembangkan SDM yang cerdas dan sehat yang memiliki daya saing tinggi;
  3. Mengembangkan ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat;
  4. Menyediakan pangan yang cukup bagi masyarakat secara berkelanjutan;
  5. Mengembangkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, professional dan akuntabel berorientasi pelayanan publik yang prima (5)

  • Geografis #


Secara geografis, Kota Sorong berada pada koordinat 131°51' BT dan 0° 54' LS dengan luas wilayah 1.105 km persegi.

Wilayah kota ini berada pada ketinggian 3 meter dari permukaan laut dan suhu udara minimum di Kota Sorong sekitar 23,1 °C dan suhu udara maximum sekitar 33,7 °C.

Curah hujan tercatat 2.911 mm.

Curah hujan cukup merata sepanjang tahun .

Tidak terdapat bulan tanpa hujan, banyaknya hari hujan setiap bulan antara 9 - 27 hari.

Kelembaban udara rata-rata tercatat 84%.

Keadaan topografi Kota Sorong sangat bervariasi terdiri dari pegunungan, lereng, bukit-bukit dan sebagian adalah dataran rendah, sebelah timur di kelilingi hutan lebat yang merupakan hutan lindung dan hutan wisata.

Keadaan geologi Kota Sorong terdapat hamparan galian golongan C seperti batu gunung, batu kaIi, sirtu, pasir, tanah urug dan kerikil.

Sedangkan jenis tanah yang terdapat di Kota Sorong adalah tanah latosal putih yang terdapat di pinggiran pantai Tanjung Kasuari dan tanah fudsolik merah kuning yang terdapat dihamparan seluruh kawasan Distrik Sorong Timur.

Keadaan permukaan Kota Sorong yang terdiri dari gunung, buki-bukit dan dataran
yang rendah yang ditandai dengan jurang, dan wilayah ini dialiri sungai-sungai sedang, kecil seperti sungai Rufei, sungai Klabala, sungai Duyung, sungai Remu, sungai lagison, sungai Klawiki, sungai Klasaman dan sungai Klabtin. (4)

(TribunnewsWiki/Indah)

Jangan lupa subscribe channel YoutubeTribunnewsWiki



Nama Kota Sorong
Julukan Kota Minyak
Semboyan Setara - Bersahabat - Dinamis
Provinsi Papua Barat
Luas 1.105,00 km persegi
Penduduk 247.082 (per 2018)
Situs www.sorongkota.go.id


Sumber :


1. sorongkota.bps.go.id
2. papuesetnic.wordpress.com
3. kependudukan.lipi.go.id
4. ciptakarya.pu.go.id
5. sorongkab.go.id
6. sorongkab.go.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved