FILM - Enam Djam di Djogja (1951)

Setelah enam tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah film dengan mengusung genre perang diproduksi oleh sineas Usmar Ismail.


FILM - Enam Djam di Djogja (1951)
filmindonesia.or.id
Flyer film Enam Djam di Djogja (1951) 

Setelah enam tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah film dengan mengusung genre perang diproduksi oleh sineas Usmar Ismail.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah enam tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah film dengan mengusung genre perang diproduksi oleh sineas Usmar Ismail.

Film dengan judul Enam Djam di Djogja yang diproduksi oleh PERFINI rilis pada tahun 1951.

Film ini mendulang sukses besar dan terus ditayangkan di TVRI hingga tahun 1980. (1)

Mengangkat tentang peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949, Usmar Ismail menggarap film ini hanya satu tahun setelah peristiwa bersejarah tersebut.

Dalam film ini, nama Soeharto yang disebut-sebut menjadi inisiator gerilya Serangan Umum 1 Maret tak ditonjolkan dalam film ini.

Film hitam putih ini meniktikberatkan perjuangan rakyat Yogyakarta bergerilya melawan Belanda, termasuk Keraton Yogyakarta.

Tak hanya itu, digambarkan pula orang-orang yang tergerus rasa patriotismenya yang justru membelot dan berpihak ke Belanda.

Sekalipun sutradara mencoba mengangkat semangat revolusioner dan patriotisme, tetapi ia berusaha menggambarkan pahlawan bukan berarti tanpa kekurangan.

Misalnya digambarkan kelompok gerilyawan yang memeras barang-barang milik rakyat.

Situasi itu memang sulit untuk dihindarkan.

Dalam film itu, digambarkan pula tentang barang yang sangat berharga contohnya rokok, terutama rokok Amerika. (2)

  • Sinopsis


Setelah Yogyakarta diduduki Belanda (Desember 1948), pasukan Republik Indonesia melakukan perang gerilya.

Pada suatu ketika Yogya diserbu dan bisa diduduki, walau cuma selama enam jam.

"Serangan Oemoem" pada 1 Maret 1949 itu sekedar menunjukkan kepada dunia internasional, bahwa RI masih punya kekuatan, dan tidak (belum) hancur seperti dipropagandakan Belanda.

Film ini dengan sadar melukiskan peristiwa nyata terkenal dalam sejarah revolusi Indonesia itu dengan cara fiktif, karena merasa dokumen-dokumen yang ada masih belum lengkap dan takut menyinggung berbagai pihak.

Yang dilukiskan adalah kerja sama antara rakyat, tentara dan pemerintah. Meski fiktif, tapi fakta nyata menjadi acuannya.

Dan kisah disuguhkan lebih dari sisi rakyat atau tentara yang berpangkat rendah.

Tekanan Belanda membuat rakyat menderita dan berbagi sikap.

Ada yang mendukung perjuangan tentara, ada yang menggerutu.

Tentara yang memeras rakyat pun sekilas dilukiskan.

Kesulitannya adalah menyatu padukan sikap, gerakan dan menegakkan disiplin semua anggota gerakan.

Ada juga terselip kisah cinta. Tidak ada tokoh yang menonjol dalam kisah, karena begitu banyak pihak yang diceritakan sedikit-sedikit, karena yang jadi tujuan memang pelukisan peristiwa itu secara global. (3)

  • Flyer


Berikut flyer film Enam Djam di Djogja (1951):

Enam Djam di Djogja 1
Flyer film Enam Djam di Djogja (1951)

  • Cuplikan


Berikut cuplikan film Enam Djam di Djogja (1951):

  • Pemeran


Del Juzar

Aedy Moward

Rd Ismail

M Sani

D Arifin

Agus Muljono

Hardjo Muljo

R Sutjipto

N Damajanti

H Al Rasjid

Ismiendari

S Mardjono

Ospati

S Ardya

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken)



Judul Film Enam Djam di Djogja
Genre Perang
Durasi 116 menit
Tanggal Rilis 25 Mei 1951
Sutradara Usmar Ismail
Penulis Gajus Siagian, Usmar Ismail
Produser Usmar Ismail
Produksi PERFINI


Sumber :


1. www.imdb.com
2. www.berdikarionline.com
3. filmindonesia.or.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved