17 AGUSTUS - Seri Tempat Sejarah: Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan satu diantara pelabuhan tertua yang ada di Indonesia. Pelabuhan Sunda Kelapa sudah ada sejak abad ke 5 dan merupakan pelabuhan yang di bawah kepemimpinan Kerajaan Tarumanegara.


Melia Istighfaroh

17 AGUSTUS - Seri Tempat Sejarah: Pelabuhan Sunda Kelapa
Kompas.com
Suasana sore hari di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jumat (30/6/2017). Deretan kapal sedang bersandar sambil menunggu muatan barang.(ERWIN HUTAPEA/ KOMPAS.com) 

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan satu diantara pelabuhan tertua yang ada di Indonesia. Pelabuhan Sunda Kelapa sudah ada sejak abad ke 5 dan merupakan pelabuhan yang di bawah kepemimpinan Kerajaan Tarumanegara.




TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan satu diantara pelabuhan tertua yang ada di Indonesia.

Sebelumnya pelabuhan ini sudah berganti nama beberapa kali, dan akhirnya ditetapkan secara resmi bernama Sunda Kelapa.

Pelabuhan Sunda Kelapa sudah ada sejak abad ke 5 dan merupakan pelabuhan yang di bawah kepemimpinan Kerajaan Tarumanegara.

Namun sekitar abad ke 12, pelabuhan ini berpindah di bawah kepemimpinan Kerajaan Sunda. (1)

  • Sejarah


Pelabuhan Sunda Kelapa sudah berdiri sejak abad ke 5.

Pada saat itu, pelabuhan Sunda Kelapa berada di bawah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara.

Sehingga pelabuhan Sunda Kelapa sering disebut sebagai pelabuhan tertua di Indonesia.

Namun sekitar abad ke 12, pelabuhan Sunda Kelapa di bawah kepemimpinan Kerajaan Sunda.

Berpindah tangannya ke Kerajaan Sunda, membuat pelabuhan ini berkembang sangat pesat dan menjadi pelabuhan yang sangat penting di Pulau Jawa.

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Tempat Sejarah: Kota Tua Jakarta

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Tokoh Nasional: Daud Beureueh

Bahkan letak pelabuhan Sunda Kelapa yang strategis membuat pedagang datang dari berbagai daerah.

Tidak hanya dari berbagai daerah di Nusantara, namun juga banyak pedagang datang dari luar negeri seperti Arab, India, Cina, Portugis, hingga Inggris.

Pada saat itu Bangsa Portugis juga berhasil membangun hubungan yang baik dengan Kerajaan Sunda dan berhasil diberikan ijin untuk mendirikan kantor dagang di dekat pelabuhan.

Kesultanan Demak curiga atas kedekatan antara Bangsa Portugis dengan Kerajaan Sunda Kelapa.

Kesultanan Demak berpikir bahwa Bangsa Portugis akan menjadi ancaman.

Sehingga Kesultanan Demak berencana untuk merebut kekuasaan Sunda Kelapa.

Pada 22 Juni 1527, pasukan Kesultanan Demak dan Cirebon di bawah kepemimpinan Fatahillah melakukan penyerangan ke Kerajaan Sunda Kelapa dan berhasil menduduki Sunda Kelapa.

Nama Pelabuhan Sunda Kelapa akhirnya berganti menjadi Pelabuhan Jayakarta.

Pada 1596, Bangsa Belanda tiba di Jayakarta dengan tujuan mencari rempah-rempah dibawah kepemimpinan Cornelis de Houtman.

Rempah-rempah menjadi barang yang sangat dicari oleh Belanda, karena dapat digunakan sebagai obat-obatan, penghangat badanm hingga wangi-wangian.

Pada 1610, Belanda membuat perjanjian dengan Pangeran Jayawikarta bahwa Belanda mendapatkan izin untuk mendirikan gudang dan kantor dagang di muara Sungai Ciliwung.

Setelah membukan kantor di Jayakarta, Belanda mendapatkan keuntungan yang melimpah, sehingga membuat Belanda melakukan ekspansi di Jayakarta.

Di bawah kekuasaan Belanda, pelabuhan ini direnovasi dan namanya diubah menjadi Pelabuhan Batavia.

Abad ke 19 Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi sepi karena terjadi pendangkalan yang dapat menyulitkan kapan untuk berlabuh.

Akhirnya perhatian Bangsa Belanda berpindah ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Kini Pelabuhan Sunda Kelapa tidak sesibuk seperti dulu, Pelabuhan Sunda Kelapa kini menjadi tempat bersandar kapal-kapal yang melayanin antar pulau di Indonesia. (2)


Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki luas daratan 760 hektar dan perairan kolam 16.470 hektar.

Pelabuhan Sunda Kelapa terdiri dari dua pelabuhan utama dan pelabuhan Kalibaru.

Panjang pelabuhan utama yakni 3.250 meter dan luas kolam kurang lebih 1.200 meter dan mampu menampung 70 perahu layar motor.

Panjang Pelabuhna Kalibaru yakni 750 meter lebih dan memiliki luas daratan 343.399 meter persegi.

Memiliki kolam dengan luas 42.128,74 meter persegi.

Pelabuhan Kalibaru mampu menampung 65 kapal antar pulau dan memiliki lapangan penumpukan barang seluas 31.131 meter persegi.

Letak Pelabuhan Sunda Kelapa sangat strategis karena berdekatan dengan pusat perdagangan yakni Glodok, Pasar Pagi, Mangga Dua.

Barang-barang yang diangkut di pelabuhan ini seperti sembako, tekstil, besi, beton, dan lain sebagainya.

Pelabuhan Sunda Kelapa juga menjadi tempat pembongkaran barang dari laur jawa seperti kayu,rotan, kopra.

Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki Galangan Kapal VOC dan gedung-gedung VOC yang telah direnovasi. (3)

Pelabuhan Sunda Kelapa 2
Salah satu Pinisi yang sedang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2013). Kapal tradisional khas Bugis itu merupakan salah satu daya tarik utama di Pelabuhan Sunda Kelapa, yang telah beroperasi sejak tahun 1527 itu. Para wisatawan, lokal maupun asing, terpikat dengan bentuk Pinisi yang unik dan menawan, serta aktivitas para buruh yang melakukan bongkar muat barang di Pinisi. Akan tetapi, saat ini, jumlah Pinisi semakin berkurang. Keberadaan Pinisi mulai tersaingi oleh kapal-kapal besi yang lebih kokoh dan memiliki daya angkut barang yang lebih besar.(Adrian Fajriansyah (K04)) (Kompas.com)

  • Wisata


Pelabuhan Sunda Kelapa berada di sebalah timur muara Sungai yang di barat sungai tersebut terdapat tembok tinggi, sebagai pembatas kawasan Pluit dan muara Sungai.

Di pinggiran sungai terdapat ojek sampan dan dapat mengantarkan pengunjung yang ingin berkeliling dan menyebrang.

Objek Sampan dikenakan tarif Rp 5000.

Objek Sampan ini dijadikan wisata karena tidak ada penghubung antara Kawasan Pluit dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan berbagai kapal Phinisi yang terlihat sangat klasik.

Jika pengunjung tidak ingin kelelahan, pengunjung bisa berkeliling di sekitar pelabuhan menggunakan jasa ojek motor.

Pengunjung juga dapat mencoba berlayar menggunakan perahu Sampan untuk menyusuri perairan pelabuhan.

Perahu Sampan biasanya dikenakan tarif Rp 50.000 atau lebih tergantung rute yang ditawarkan.

Selain melayani penumpang ke berbagai pulau, pelabuhan Sunda Kelapa juga menawarkan transportasi umum dari Jalur Sunda Kelapa ke Kepulaun Seribu.

Terdapat 2 kapal penumpang yang dapat digunakan yakni KM Ekspress Bahari dan KM Sanus 66 (Sabuk Nusantara).

Pembelian tiket kapal Penyebrangan ke Pulau Seribu dapat dibeli melalui kantor PELNI, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Indomaret.

Harga Tiket KM Sanus 66 sekitar Rp 15.000. (4)

(TribunnewsWiki/Sekar)

Jangan lupa subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!



Nama Pelabuhan Sunda Kelapa
Lokasi Jalan Maritim No.8 Sunda Kelapa 14430
Google Map https://goo.gl/maps/pQHX6ZN58rzqucRj8
Sejak Abad ke 5
Letak 06 06/ 30? LS, 106 07/ 50? BT


Sumber :


1. nationalgeographic.grid.id
2. infojakarta.net
3. www.viva.co.id
4. www.jejakpiknik.com


Editor: Melia Istighfaroh




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved