17 AGUSTUS - Seri Tokoh Nasional: Suhud Sastro Kusumo

S. Suhud merupakan salah seorang pengibar bendera pusaka saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56.


zoom-inlihat foto
s-suhud.jpg
gurusejarah.com
S Suhud

S. Suhud merupakan salah seorang pengibar bendera pusaka saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Suhud Sastro Kusumo (S. Suhud) merupakan salah seorang pengibar bendera pusaka saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56.

S. Suhud merupakan anggota Barisan Pelopor dan menjadi pendamping Latif Hendraningrat.

S. Suhud lahir pada 1920 dan meninggal dunia pada 2012.

Pada 14 Agustus 1945, S. Suhud dipercaya untuk menjaga keluarga Soekarno saat Soekarno dibawa oleh Soekarni dan Chaerul Saleh.

S. Suhud tidak merasa curiga terhadap sikap Soekarni dan Chaerul Saleh yang membawa Soekarno. (1)

Baca: 17 AGUSTUS - Kesaksian Tokoh Jepang: Shigetada Nishijima (Bagian 2)

Baca: 17 AGUSTUS - Kesaksian Tokoh Jepang: Shigetada Nishijima (Bagian 2)

  • Peran


S. Suhud merupakan pengibar bendera Merah Putih pertama saat Kemerdekaan Indonesia.

Saat itu S. Suhud menjadi pendamping Latief Hendraningrat.

Soediro sebagai wakil kepala barisan pelopor saat 14 Agustus 1945 menugaskan Suhud dan beberapa pelopor untuk menjaga keluarga Soekarno.

Kemudian pada 16 Agustus 1945, S. Suhud melaporkan apabila Soekarni dan Chaerul Saleh datang.

Namun kedatangan Soekarni dan Chaerul Saleh tidak dicurigai oleh S. Suhud.

Pada 17 Agustus 1945, Soediro memanggil para pembantunya untuk menyebarluaskan berita bahwa akan ada acara penting di kediaman Soekarno.

K. Gunadi diberikan tugas untuk menyerahkan instruksi tertulis yang ditujukan kepada anggota pelopor.

Ketika Soediro tiba di Ikada, Soediro kaget karena penuh dengan tentara Jepang dan bersenjata.

Soediro menanyakan kepada dr Muwardi, dan Muwardi mengatakan jika proklamasi dilaksanakan di rumah Soekarno.

Kemudian S. Suhud diperintahkan untuk menyiapkan tiang bendera.

Pada saat itu telah hadir beberapa tokoh yakni walikota Soewirjo, Dr Muwardi, Mr Wilopo, Mr Abdul Gafar Pringgodigdo, Tabrani, SK Trimurti.

Acara proklamasi Kemerdekaan Indonesia diawali dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno disambung pidato singkat, pengerekan bendera merah putih, sambutan Soewirjo dan sambutan Dr Muwardi.

Soekarno membaca naskah proklamasi yang sudah diketik oleh Sayuti Melik dan ditanda tangani Soekarno Hatta.

Kemudian dilanjutkan Soekarno berpidato tanpa teks dan dilanjutkan dengan berdoa.

Trimurti awalnya ditunjuk untuk melakukan pengibaran bendera, namun Trimurti menolak, dan mengusulkan untuk dilakukan oleh prajurit.

Latief Hendradiningrat yang masih memakai seragam PETA dan didampingi dengan S. Suhud.

Pengibaran bendera Merah Putih tersebut diiringi lagu Indonesia Raya. (2)

Foto karya Frans Mendur saat Pengibaran Merah Putih
Foto karya Frans Mendur saat pengibaran Merah Putih. (Kompas.com)

  • Pengibaran Bendera di Tiang Bambu


S. Suhud ditugaskan menyiapkan bambu untuk digunakan sebagai tiang bendera.

Menurut catatan Prof. Dr. H. Dadan Wildan, depan rumah Soekarno terdapat tiang besi yang tidak digunakan.

Suasana yang cukup tegang karena masih di bawah pengawasan Jepang membuat pengibaran bendera di tiang bambu.

Bambu tersebut diberi tali dan ditanam beberapa langkah dari teras rumah Soekarno. (3)

(TribunnewsWiki/Sekar)

Jangan lupa subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!



Nama lengkap Suhud Sastro Kusumo
Nama populer S Suhud
Lahir 1920
Meninggal 2012
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved