17 AGUSTUS - Seri Tokoh Nasional: Johannes Latuharhary

Johannes Latuharhary merupakan seorang perintis kebebasan Indonesia yang lahir di Maluku Tengah, 6 Juli 1900.


17 AGUSTUS - Seri Tokoh Nasional: Johannes Latuharhary
satumaluku.id
Johannes Latuharhary 

Johannes Latuharhary merupakan seorang perintis kebebasan Indonesia yang lahir di Maluku Tengah, 6 Juli 1900.




  • Profil


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Johannes Latuharhary merupakan seorang perintis kebebasan Indonesia yang lahir di Maluku Tengah, 6 Juli 1900 dan meninggal dunia di Jakarta pada 8 November 1959 di usia 59 tahun.

Johannes Latuharhary menikah dengan Henriette Carolina "Yet" Pattiradjawane dan dikaruniai tujuh anak. (1)

Johannes Latuharhary (wikiwand.com)
Johannes Latuharhary (wikiwand.com) 

  • Masa Muda


Johannes Latuharhary lahir dari keluarga guru.

Mengawali pendidikan dengan bersekolah di Eerste Europeesche School pada 1917.

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Tempat Bersejarah: Istana Negara dan Istana Merdeka

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Tentara Keselamatan Rakyat (TKR)

Johannes Latuharhary kemudian melanjutkan pendidikan ke Batavia dan masuk Sekolah Menengah Umum HBS.

Lulus dari HBS, Johannes Latuharhary melanjutkan pendidikan ke Belanda dan mengambil jurusan Hukum di Universitas Leiden pada 1927.

Johannes Latuharhary berhasil meraih gelar Master in de Rechten dan menjadi putera Maluku pertama yang mendapatkan gelar Master di Universitas Leiden, Belanda.

Johannes Latuharhary kemudian bekerja dan diangkat sebagai Amtenaar Fer Beschikleing van Yustitie (pegawai yang diperbantukan pada President van de Rood van Justitie /Ketua Pengadilan Tinggi) di Surabaya.

Johannes Latuharhary banyak menolong rakyat kecil dengan menegakkan hukum dan aktif dalam Organisasi Sarekat Ambon. (2)

  • Peran


Johannes Latuharhary memiliki peran yang penting dalam Sarekat Ambon.

Johannes Latuharhary membuat Sarekat Ambon dekat dengan Pemufakatan Perhimpunan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI).

Beberapa orang Ambon dan Johannes Latuharhary masuk dan bergabung dalam Partai Indonesia Raya (Perindra).

Johannes Latuharhary banyak membela dan membantu rakyat seperti di Kraksaan, Probolinggo, Situbondo, dan Jember yang tanahnya dipakai pabrik gula tanpa dibayar.

Pada zaman Belanda, orang-orang yang bergerak di organisasi akan menjadi tahanan Belanda.

Tak terkecuali, Johannes Latuharhary.

Setelah bebas, Johannes memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan ditugaskan menjadi Kepala Kantor Urusan Penduduk Maluku yang memiliki tanggung jawab atas tindak-tanduk orang Maluku.

Pada saat itu, Johannes Latuharhary menjalankan tugas yang berat karena harus bertanggung jawab atas semua perliaku orang Ambon.

Di akhir penjajahan Jepang, Johannes Latuharhary menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). (3)

Saat rapat BPUPKI membahas Undang-Undang Dasar, Johannes Latuharhary adalah tokoh yang memperjuangkan pluralisme.

Johannes Latuharhary menyampaikan keberatannya terkait kalimat "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" pada pembukaan UUD.

Pada rapat PPKI, Johannes Latuharhary menolak istilah mangkubumen untuk sebutan pemerintah daerah yang diberikan oleh Soekarno.

Johannes Latuharhary mengusulkan untuk memakai nama provinsi atau gubernemen.

Cinta yang begitu besar kepada negerinya membuat Johannes Latuharhary tidak ingin memperkaya diri.

Johannes Latuharhary bahkan tidak mampu membayar biaya rumah sakit dan dirawat di barak rakyat dalam keadaan koma. (4)

Setelah kemerdekaan Indonesia, Johannes Latuharhary bersama rakyat Maluku menghadap Ir.Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 dan mengatakan bahwa orang Maluku berdiri di belakang Republik Indonesia. (3)

(TribunnewsWiki/Sekar)

Jangan lupa subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!



Nama Johannes Latuharhary
Tanggal lahir Maluku Tengah, 6 Juli 1900
Meninggal Jakarta, 8 November 1959
Istri Henriette Carolina "Yet" Pattiradjawane
Jabatan Gubernur Maluku
Presiden Soekarno
Pendahulu -
Pengganti Muhammad Djosan
Kebangsaan Indonesia


Sumber :


1. yohanes-latuharhary.blank.web.id
2. balagu.50webs.com
3. tirto.id
4. www.merdeka.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved