TRIBUNNEWSWIKI.COM – Emirsyah Satar merupakan mantan Dirut Garuda Indonesia yang menjadai tersangka kasus sugaan suap pembelian mesin pesawat dan pesawat untuk Indonesia.
Emirsyah Satar ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (7/8/2019) bersama dengan Dirut Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo, terkait tindak pidana pencucian uang. (1)
Emirsyah Satar lahir di Jakarta pada 28 Juni 1959 dan mewarisi darah Minang dari kedua kedua orangtuanya.
Ayahnya merupakan seorang diplomat yang berasal dari Sulit Air, Solok.
Ketika masih menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Emirsyah Satar juga merangkap menyambi kerja. (3)
Karier #
Emirsyah Satar lulus kuliah pada 1985 dan langsung bekerja sebagai Assistant of Vice President of Corporate Banking Group Citibank.
Pada 1998, Emirsyah Satar menduduki posisi EVP Finance (CFO) Garuda Indonesia hingga tahun 2003.
Emirsayah Satar kemudian kembali ke dunia perbankan dan menjabat sebagai Wakil Direktur PT Danamon Indonesia.
Emirsyah Satar kemudian menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia pada usia ke-46 dan menjadikan dirinya sebagai Direktur Utama termuda seluruh Asia Pasifik.
Pada 12 Desember 2014, Emirsyah Satar resmi mengundurkan diri dari PT Garuda Indonesia.
Pada 2015, Emirsyah Satar terpilih menjadi Komisaris Independen PT Danamon Indonesia.
Emirsyah Satar kemudian direkrut menjadi Chief Executive Officer bersama Hadi Wenas dan Rudy Ramawy di perusahaan e-commerce MatahariMall.com. (2)
Penghargaan
- The CNBC 2013 Travel Business Leader Award Asia Pacific
(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)
Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!
| Nama Lengkap | Emirsyah Satar |
|---|
| Pendidikan | Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1985) |
|---|
| Sorbonne University Paris |
| Lahir | Jakarta, 28 Juni 1959 |
|---|
| Profesi | Pengusaha |
|---|
| Pasangan | Sandrina Abubakar (Alm) |
|---|
Sumber :
1. foto.kompas.com
2. www.viva.co.id
3. m.merdeka.com