17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Teuku Nyak Arif

Teuku Nyak Arif adalah politisi Aceh dan gubernur Aceh pertama, diberi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia.


zoom-inlihat foto
teuku-nyak-arif.jpg
pahlawancenter.com/busy.org
Teuku Nyak Arif

Teuku Nyak Arif adalah politisi Aceh dan gubernur Aceh pertama, diberi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia.




  • Profil


TRIBUNNEWSWIKI.COM Teuku Nyak Arif adalah politisi Aceh dan gubernur Aceh pertama, diberi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia.

Merupakan keturunan berdarah biru, Teuku Umar mengenyam pendidikan pamong praja di Bukittinggi dan Serang.

Saat Belanda berusaha mencari sekutu setelah perang Aceh berakhir, Teuku Nyak Arif diberi jabatan untuk menjadi anggota Volksraad (semacam dewan perwakilan rakyat Hindia Belanda).

Secara sembunyi-sembunyi Teuku Nyak Arif melakukan gerilya menentang Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, Teuku Nyak Arif juga berjasa dalam berjuang melawan Jepang pada peristiwa Krueng Panjo/Bireun. (1)

Teuku Nyak Arif
Teuku Nyak Arif (rmol.id)

  • Masa Muda


Teuku Nyak Arif lahir di Uleelee, Banda Aceh pada 17 Juli 1899.

Sang ayah, Teuku Sri Imeum Nyak Banta adalah Panglima Sagi XXVI Mukim.

Sang ibu bernama Cut Nyak Reyeuh adalah bangsawan daerah Uleelee.

Teuku Nyak Arif adalah anak ketiga dari lima bersaudara, dan lima saudara tiri.

Sejak kecil, Teuku Nyak Arif sudah memperlihatkan kecerdasan dan kepemimpinannya.

Menurut Teuku Nyak Arif, kesengsaraan rakyat Aceh adalah karena penjajahan Belanda.

Teuku Nyak Arif menempuh pendidikan di Sekolah Dasar di Banda Aceh pada 1908, lalu di Sekolah guru di Buki Tinggi jurusan Pangrehpraja, kemudian meneruskan ke OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren) yang merupakan Sekolah Calon Pangrehpraja di Banten.

Setelah menyelesaikan sekolah pada 1915, Teuku Nyak Arif menggantikan sang ayah menjadi Panglima Sagi XXVI.

Teuku Nyak Arif bersama istri
Teuku Nyak Arif bersama istri (tengkuputeh.com)

  • Volksraad


Teuku Nyak Arif tinggal di Lam Nyong saat menjabat sebagai Panglima Sagi XXVI.

Kegiatan-kegiatan keagamaan selalu ia ikut.

Bahkan Teuku Nyak Arif berperan dalam berdirinya Jong Islamietan Bond (JIB) di Banda Aceh dan Jong Sumatranen Bond (Pemuda Sumatra).

Pengaruh Teuku Nyak Arif di Aceh sangat besar karena kewibawaan dan pengabdiannya yang luhur kepada masyarakat dan agama.

Kemudian Teuku Nyak Arif diangkat menjadi anggota Volksraad pada 16 Mei 1927.

Karena masih menjadi Panglima Sagi XXVI, Teuku Nyak Arif lebih sering berada di Aceh daripada di Jakarta.

Bahkan saat menjadi anggota Volksraad, Teuku Nyak Arif tak pernah segan memulai debat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Terkenal oleh keahliannya berbicara, Teuku Nyak Arif dipuji sebagai anak Aceh yang berani dan lurus.


Pada 11 Januari 1942, Kuala Lumpur dan Singapura jatuh ke tangan Jepang.

Pasukan Jepang juga menjatuhkan bom di Sabang dan menyerang kapal-kapal Belanda.

Pemberontakan terjadi di Seubineum hingga kemudian berdirilah PUSA (Persatuan Ulama Aceh) pada 1939.

Dari tahun 1940 hingga 1942, PUSA berkomunikasi dengan Jepang untuk melemahkan Belanda di Aceh.

Hal ini dianggap kemunduran semangat nasionalisme menurut Teuku Nyak Arif. (2)

Pada 17 November 1943, Atjeh Shu Sangi Kai (Dewan penasehat Daerah Aceh) didirikan yang kemudian diketuai oleh Teuku Nyak Arif.

Pihak Jepang menegaskan akan memberikan kemerdekaan untuk Indonesia namun dibutuhkan organisasi pemuda-pemudi Aceh.

Saat itu, Jepang menyatakan menyerah pada sekutu, yang kemudian menjadi situasi yang menguntungkan untuk Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, organisasi itu kemudian diberi nama Ikatan Pemuda Indonesia.

Kemudian pada 3 Oktober 1945, Teuku Nyak Arif diangkat menjadi residen Aceh.

Teuku Nyak Arif kemudian membentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia) yang awalnya dihalangi oleh Jepang.

Namun Teuku Nyak Arif dengan tegas menolak usulan Jepang dan terus berupaya mengatur ketentaraan dan keamanan bangsanya.

Teuku Nyak Arif, gubernur Aceh pertama
Teuku Nyak Arif, gubernur Aceh pertama (bacaberita96.com)

  • Perang Cumbok


Di Aceh pada masa itu sedang bergejolak konflik antara kaum Ulebalang dan kaum ulama.

Laskar Mujahiddin yang terdiri dari kaum ulama memiliki tujuan untuk menggantikan residen Teuku Nyak Arif yang mendapat dukungan dari TPR (Tentara Perlawanan Rakyat).

Hal ini membuat sedih Teuku Nyak Arif yang sudah sejak dulu bercita-cita menyatukan bangsa Aceh dari zaman penjajahan.

Aceh berhasil dikuasai oleh ulama PUSA dan Pesindo dan bahkan berhasil membantai kaum Uleebalang.

Teuku Nyak Arif kemudian ditangkap pada Januari 1946 oleh TPR secara baik-baik.

Saat itu, Teuku Nyak Arif sedang dalam kondisi sakit gula.

Teuku Nyak Arif meninggal pada 4 Mei 1946 di Takengon.

Jenazahnya dikebumikan di Lamreung. (3)

  • Pahlawan Nasional


Pemerintah RI berdasarkan SK Presiden No. 071/TK/Tahun 1974 tanggal 9 November 1974 menganugerahi Teuku Nyak Arif Gelar Pahlawan Nasional.

(TribunnewsWiki/Indah)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki



Nama Teuku Nyak Arif
Lahir Ulee Lheue, 17 Juli 1899
Meninggal Takengon, 4 Mei 1946
Pasangan Cut Nyak Jauhari
Karir
Panglima Sagi Mukim XXVII 1911–1946
Anggota Dewan Rakyat Aceh 1927-1931
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh 1942–1945
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sumatra 1943–1945
Residen Aceh 1945-1946


Sumber :


1. www.pahlawanindonesia.com
2. pahlawancenter.com
3. www.biografitokohdunia.com


Penulis: Indah Puspitawati
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved