Cerita film Unbroken dimulai dari masa kecil Louis Zamperini (Jack O'Connell) atau dipanggil Louie yaitu seorang anak imigran Italia yang tinggal bersama keluarganya di Amerika Serikat.
Berbeda dengan kakaknya Pete Zamperini (C.J. Valleroy) yang membanggakan, Louie terkenal sangat nakal.
Namun kakaknya percaya bahwa Louie memiliki potensi yang luar biasa yaitu dengan kemampuan lari Louie yang sangat cepat saat sedang kabur ketika membuat masalah.
Maka Pete melatih Louie untuk menjadi pelari profesional dan di sinilah Pete mengajarkan Louie sebuah filsafah hidup yang selalu dipegangnya hingga akhir cerita “If you can take it, you can make it” (Kalau kau mau, kau pasti bisa).
Kalimat itu diajarkan saat Louie hampir menyerah dalam latihan.
Film Unbroken (2014). (IMDb)
Louie kemudian dengan sangat cepat berhasil merangkak dari pelari di tingkat sekolah, negara bagian hingga mewakili Amerika Serikat dalam Olimpiade Berlin pada tahun 1936.
Meskipun tidak keluar sebagai pemenang, Louie berhasil mengalahkan rekor pelari utama AS Don Lash, suara komentator yang mengudara ke seluruh radio membuat keluarga Louie di AS menangis haru saat Louie keluar sebagai pencetak rekor lari tercepat di AS.
Namun sayang, saat itu Perang Dunia II pecah dan Louie seperti kebanyakan pemuda AS pada saat itu akhirnya memutuskan untuk wajib militer dan disinilah awal mula penderitaan Louie yang sesungguhnya.
Pesawat tempur yang digunakannya meledak dan semua awak di dalam pesawat tersebut meninggal kecuali Louie, Mac (Finn Wittrock) dan Phil (Domhnall Gleeson).
Mereka dapat bertahan di atas perahu karet dan terombang-ambing selama puluhan hari di tengah Samudera Pasifik.
Film Unbroken (2014). (IMDb)
Di atas perahu karet tersebut, kekuatan bertahan hidup Louie diuji, kelaparan dan kekeringan membuat mereka benar-benar sekarat.
Ia harus membunuh burung pelikan yang hinggap di atas perahu karet tersebut kemudian memakannya mentah-mentah untuk bertahan hidup.
Mac, salah satu temannya yang sudah pesimis sejak awal akhirnya meninggal pada hari ke-46 di atas perahu karet tersebut.
Akhirnya Louie ditemukan oleh sebuah kapal, sayangnya kapal tersebut milik tentara Jepang.
Alih-alih mendapatkan perawatan, Louie justru dipisahkan oleh Phil dan dimasukkan ke dalam kamp tahanan Jepang.
Film Unbroken (2014). (IMDb)
Di sanalah ia bertemu dengan Mutsuhiro Watanabe, para tahanan menjulukinya “Bird” yaitu seorang komandan kamp yang sangat sadis dan gila hormat serta ia memukuli tahanan yang berani menatap matanya.
Ia mengetahui bahwa Louie adalah salah seorang atlet Olimpiade maka ia menyiksa Louie melebihi tahanan yang lain.
Ia masih senang mengadakan pertunjukan teater yang diperankan oleh para tahanan.
Ia pun diam-diam merasa kagum dengan karakter Louie yang selalu bangkit lagi ketika dipukul bahkan hingga ia sendiri keheranan.
Daya juang Louie yang selalu bertahan dalam kerasnya siksaan kepadanya menginspirasi teman tahanan yang lain.
Film Unbroker (2014). (IMDb)
Kejadian semakin menarik ketika Louie diminta untuk menyiarkan beritanya melalui radio propaganda milik Jepang bahwa dia masih hidup.
Namun ternyata setelah itu, ia diminta menyiarkan bahwa dirinya anti-Amerika dengan jaminan hidup yang sangat mewah jika dibandingkan di kamp tahanan.
Ia melihat beberapa angkatan darat yang ikut bergabung untuk radio propaganda Jepang agar tidak dikembalikan kembali ke kamp tahanan. Dengan mengikuti kata hatinya, Louie akhirnya memilih untuk kembali lagi ke kamp tahanan.
Sesampainya di kamp sontak membuat Bird terkejut dan kembali memberi pelajaran kepada Louie karena merasa ‘sok berani’.
Film Unbroken (2014). (IMDb)
Tak lama setelah itu Komandan Watanabe alias Bird dipindahtugaskan, namun tak lama setelah itu kamp tahanan pun terpaksa dibubarkan karena kawasan itu telah dikuasai pasukan Amerika.
Louie kembali bertemu dengan Bird dalam kamp kerja paksa dan mereka dipaksa mengangkut barang tambang.
Puncaknya saat Louie ditantang oleh Bird dalam keadaan sangat lemah mengangkat balok kayu raksasa.
Tak lama setelah itu para tahanan dibariskan karena adanya pengumuman bahwa tentara AS menang datang keadaan pun berubah seketika. (4)