Viral, Anak Kecil Minta Kentut Satu Plastik dan Telur Puyuh saat Ruwatan di Dieng

Dinda Syifa Ramadhani, salah satu peserta yang mengikuti ruwatan, memiliki permintaan yaitu kentut satu plastik dan telur puyuh satu biji.


zoom-inlihat foto
ruwatan-dieng-2019.jpg
humas.jatengprov.go.id/Fivi (humas Jateng)
Tradisi Ruwatan yang dilakukan pada Minggu, (4/8/2019). Prosesi ruwatan atau pemotongan rambut gimbal tersebut dilakukan di komplek Candi Arjuna Dieng.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Tradisi ruwatan atau pemotongan rambut gimbal telah menjadi tradisi turun temurun di Dieng.

Rambut gimbal pada seorang anak akan muncul dengan ditandai oleh panas tubuh yang tinggi selama beberapa hari, sakit-sakitan atau beberapa kejanggalan tertentu.

Tetapi rambut gimbal ini tidak boleh asal dipotong, teteapi harus melalui prosesi khusus yaitu Ruwatan.

Baca: Dieng Culture Festival

Ruwatan yang dilakukan juga harus mempertimbangkan beberapa hal yang diinginkan oleh sang anak.

Sebelum prosesi ruwatan dilakukan, anak yang akan mengikuti ruwatan tersebut biasanya akan mengajukan permintaan.

Permintaan tersebut haruslah dituruti oleh orangtuanya.

Prosesi ruwatan cukur rambut gimbal di Dieng, Jawa Tengah. (foto: Tribunnews.com)
Prosesi ruwatan cukur rambut gimbal di Dieng, Jawa Tengah. (foto: Tribunnews.com) (Tribunnews.com)

Dikutip dari humas.jatengprov.go.id, sebagian besar permintaan anak-anak yang mengikuti ruwatan kemarin Minggu (4/8/2019) sangat unik.

Seperti permintaan Nayang Ayuningtyas Nugroho yang meminta es krim warna coklat.

Anak Desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara Banjarnegara yang kebetulan rambut gimbalnya dipotong Bupati Banjarnegara itu, mendapatkan keinginannya.

Baca: Telaga Warna (Dieng)

Baca: Vivo Z1 Pro

Tidak cuma satu atau dua buah es krim coklat, tapi satu termos dari sang bupati.

Lalu ada juga Dinda Syifa Ramadhani, anak perempuan berusia empat tahun ini memiliki permintaan yang unik.

Hal tersebut diketahui dari cuitan Festival Budaya Dieng melalui akun twitternya @FestivalDieng, permintaan tersebut adalah kentut satu plastik dan telur puyuh satu biji diikuti dengan foto Dinda dan orang tuanya.

“Namanya Dinda Syifa Ramadhani usianya 4 Tahun, Anak dari Bapak Sugianto dan Ibu Mursinah.

Asal Clapar Kulon, Jlamprang, Leksono kabupaten Wonosobo.

Permintaan : Kentut Satu Plastik dan Telur puyuh Satu Biji.

Gimana kak?” cuit akun @FestivalDieng, Minggu (4/8/2019).

Baca: Jihyo TWICE

Dinda Syifa Ramadhani merupakan anak dari pasangan Sugianto dan Mursinah yang berasal dari Clapar Kulon, Jlamprang, Leksono, Kabupaten Wonosobo.

Baca: 6 Zodiak yang Tak Peduli soal Fesyen, Mereka Berpenampilan Apa Adanya

Sang ibu mengatakan sejak awal keinginan Dinda hanya meminta kentutnya satu plastik dan sebutir telur puyuh.

Saat sang kakak meminta Dinda untuk mengganti permintaannya, Dinda tetap tidak mau.

“Dari awal minta kentut saya dikasihkan di plastik sama sebutir telor puyuh,” kata ibunya, Mursinah dikutip dari humas.jatengprov.go.id.

Tradisi ruwatan telah diikuti sebanyak 11 anak perempuan berambut gimbal pada Minggu, (4/8/2019).

Prosesi ruwatan atau pemotongan rambut gimbal tersebut dilakukan di komplek Candi Arjuna Dieng.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved