Latar Belakang #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ilyas Ya'kub atau Ilyas Yakoeb merupakan pahlawan nasional yang lahir di Asam Kumbang, Bayang, Pesisir Selatan, Hindia Belanda pada 14 Juni 1903.
Lahir dari pasangan Ya'kub dan Siti Hajir.
Pahlawan nasional yang berasal dari Sumatera Barat ini merupakan ulama, wartawan dan politisi. (1)
Masa Muda #
Ilyas Ya'kub merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang lahir dari pasangan Ya'kub dan Siti Hajir.
Mempelajari ilmu agama sejak kecil bersama sang kakek yang bernama Syeikh Abdurrahman dan lahir di Bayang yang merupakan sentra pendidikan Islam.
Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Radin Inten II
Baca: FILM - 47 Meters Down: Uncaged (2019)
Bayang merupakan tempat pengembangan Islam di Pantai Barat Sumatera yang didirikan pada 1666 oleh Syeikh Buyung Muda Puluikpuluik.
Syeikh Buyung Muda Puluikpuluik merupakan satu di antara enam ulama yang mengembangkan Islam di Indonesia.
Ayah Ilyas Ya'kub merupakan seorang pedagang kain yang tumbuh di lingkungan ulama sehingga memiliki cukup pengetahuan untuk memberikan pendidikan yang baik untuk anak-anaknya.
Ilyas Ya'kub mengenyam pendidikan di Gouvernements Inlandsche School dan kemudian bekerja sebagai juru tulis di perusahaan tambang batu bara Ombilin Sawahlunto Sijunjung selama dua tahun (1917-1919).
Namun Ilyas Ya'kub memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut karena tidak menyukai pimpinan perusahaan yang dianggapnya menganut paham imperialisme, kolonialisme serta kasar terhadap kaum buruh pribumi.
Ilyas Ya'kub kemudian mempelajari ilmu agama dan belajar kepada Syekh Haji Abdul Wahab yang kemudian membawanya ke Mekkah.
Setelah menyelesaikan ibadah haji di tanah suci, Ilyas Ya'kub memutuskan tinggal di Mekkah untuk memperdalam agama.
Pada 1923, Ilyas Ya'kub berkesempatan pergi ke Mesir.
Pada 1930 Ilyas Ya'kub mendirikan sebuah partai bernama Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) bersama sahabatnya yang bernama Mukhtar Luthfi.
Aktivitas Ilyas Ya'kub di dunia politik membuat Belanda ketakutan terlebih ketika partai tersebut bekerja sama dengan Partai Pertindo yang dibidani langsung oleh Ir. Soekarno. (2)
Perjuangan #
Ketika berada di Mesir, Ilyas Ya'kub aktif dalam beberapa organisasi dan partai politik Hizb al-Wathan (partai tanah air) yang didirikan oleh Mustafa Kamal.
Partai tersebut mengobarkan semangat anti penjajah.
Ilyas Ya'kub juga pernah menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Mahasiswa Indonesia dan Malaysia (PMIM) di Mesir.
Selain aktif di dunia politik, Ilyas Ya'kub juga aktif menulis dan menerbitkan tulisan di Surat Kabar Hanan di Kairo.
Ilyas Ya'kub bersama Muchtar Luthfi mendirikan majalah Seruan Al-Azhar dan majalah Pilihan Timur.
Majalah tersebut hanya dibaca oleh mahasiswa Malaysia dan Indonesia yang berada di Mesir pada saat itu.
Pada saat itu, gerakan Ilyas Ya'kub tercium oleh Belanda.
Belanda melalui perwakilannya di Mesir mencoba untuk melunakkan sikap Ilyas Ya'kub namun tidak berhasil.
Sejak saat itu, Ilyas Ya'kub menjadi ancaman untuk Belanda.
Ilyas Ya'kub kemudian memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan transit di Singapura.
Setelah menemui temannya, Ilyas Ya'kub berpikir jika jiwa yang dimiliki oleh dua partai yakni islam dan kebangsaan penting dikombinasikan dalam sebuah wadah.
Ilyas Ya'kub kemudian berpikir mengenai islam dan kebangsaan.
Ilyas Ya'kub lalu bertemu dengan temannya yang bergerak dalam PNI dan PSI.
Pada 1930an, Ilyas Ya'kub memunculkan ide untuk mewujudkan Islam dan kebangsaan yang dimasukkan dalam dua bidang yakni jurnalistik dan politik.
Bidang jurnalistik di wadahi dengan penerbitan pers yakni Tabloid Medan Rakyat.
Dalam bidang politik Ilyas Ya'kub bersama Mukhtar Luthfi mendirikan PERMI (Persatuan Muslimin Indonesia) dengan asas Islam dan kebangsaan.
Tujuannya untuk memperluas Islam dan wawasan kebangsaan yang dapat mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
PERMI mulanya bernama PMI (Partai Muslimin Indonesia) yang didirikan pada 1930 dan berbasis lembaga pendidikan Islam.
Kemudian pada 1932, Permi mengadakan konsolidasi dengan Pertindo milik Soekarno.
Bentuk konsolidasinya dengan memperkuat perjuangan kebangsaan yakni ketika ada cabang Pertindo di suatu daerah maka tidak perlu ada Permi dan begitu sebaliknya.
Namun karena dianggap membahayakan Belanda, Ilyas Ya'kub kemudian ditangkap dan dipenjarakan.
Ilyas Ya'kub dipenjara selama sembilan tahun dan kemudian diasingkan selama 10 tahun dari 1934-1944 ke Bouven Digul Irian Jaya bersama pejuang kemerdekaan Indonesia. (3)
Karier
- Juru tulis di perusahaan tambang batu bara Ombilin Sawahlunto Sijunjung (1917-1919)
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Tengah (DPRST)
- Koordinator partai politik se-Sumatera Tengah
- Pendiri partai Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) (1930) (4)
Wafat #
Ilyas Ya'kub meninggal pada 2 Agustus 1958 pada 18.00 WIB.
Pada 2012 Ilyas Ya'kub dipindahkan dari Masjid Al-Munawarah Nagari Kapelgam Bayang kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ke lokasi seluas 2000 meter dengan jarak sekitar 100 meter. (2)
Penghargaan #
Ilyas Ya'kub diberi penghargaan kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia melalui Surat Keputusan Presiden No. 074/TK/1999 tertanggal 13 Agustus 1999. (4)
(TribunnewsWiki/Sekar)
Jangan lupa Subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!
| Nama lengkap | Ilyas Yakoeb |
|---|
| Nama lain | Ilyas Ya'kub |
|---|
| Tanggal lahir | Asam Kumbang, Bayang, Pesisir Selatan, Hindia Belanda 2 Agustus 1958 |
|---|
| Meninggal | 2 Agustus 1958 |
|---|
| Orang tua | Ya'kub |
|---|
| Siti Hajir |
| Pekerjaan | Ulama, wartawan, dan politisi |
|---|
| Penghargaan | Pahlawan Nasional |
|---|
Sumber :
1. lubukgambir.wordpress.com
2. biografi-tokoh-ternama.blogspot.com
3. ilyas-yakoub.doktor.web.id
4. m.merdeka.com