TRIBUNNEWSWIKI.COM - Listrik di wilayah Jawa terutama Jakarta dan sekitarnya padam sejak pukul 11.50 WIB, Minggu (4/8/2018).
Akibat dari pemadaman listrik ini, banyak warganet yang mengeluhkannya di media sosial.
Hingga tanda pagar (tagar) Mati Lampu pun menjadi trending topic di Twitter.
Tak hanya mengeluhkan pemadaman listrik, warganet juga meramaikan tagar tersebut dengan meme-meme yang berkaitan dengan kejadian ini.
Baca: Pemadaman Listrik Jakarta-Banten : KRL Macet, Jaringan Seluler Tersendat, Muncul Tagar Mati Lampu
Baca: Turut Bernyanyi Sewu Kuto Milik Didi Kempot, Jokowi Teringat Perjalanan Sebagai Presiden
Bahkan ada sebagian besar warganet yang mengunggah foto-foto zaman prasejarah.
Hal tersebut seperti menggambarkan keadaan Jakarta seperti zaman dulu.
Dampak listrik mati ini sangat dirasakan oleh warga Jakarta terlebih jaringan seluler pun juga terganggu.
Tak hanya itu, kejadian ini pun juga berdampak pada MRT Jakarta.
Berdasarkan rilis yang diterima Tribunnewswiki.com, MRT Jakarta mendeteksi pasokan listrik dari PLN terhenti sejak pukul 15.10 WIB.
Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi ada empat kereta ratangga terhenti di antara stasiun bawah tanah.
"Saat ini sedang dalam proses evakuasi," tulis Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaludin.
Untuk proses evakuasi pintu Platform Screen Door (PSD) dibuka secara manual.
Melihat kejadian ini, Excecutive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka memberikan tanggapannya.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com pada Minggu (4/8/2019), Made menjelaskan telah terjadi gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.
Hal ini membuat transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.
"Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," ujar I Made Suprateka dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (4/8/2019).
Selain itu, juga ada gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV yang mengakibatkan listrik padam di sejumlah Area Jawa Barat.
Baca: Terjadi Pemadaman Listrik di Wilayah Jawa, Begini Penjelasan dari Pihak PLN
Baca: Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Agustus 2019, Aries Tampak Tertutup, Gemini akan Bersukacita
"Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal," tutup dia.
Sementara di Jawa Barat terjadi gangguang pada Transmisi Sutet 500 kV yang juga mengakibatkan pemadaman di sejumlah daerah seperti Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.
Saat berita ini ditulis PLN sudah melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi padamnya aliran listrik seperti mengamankan ground steel wire (GSW) yang putus di gardu traksi (GT) di Suralaya.
PLN juga segera melaksanakan scanning assesment kondisi GSW setipe.
Selain itu, unit pelayanan pengaturan beban (UP2B) PLN melakukan pengaturan beban untuk meminimalisir pemadaman.
Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)