Kabupaten Gowa

Kabupaten Gowa merupakan salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.


zoom-inlihat foto
lambang-kabupaten-gowa.jpg
INFO MAKASSAR
Kabupaten Gowa

Kabupaten Gowa merupakan salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabupaten Gowa merupakan salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Ibu kota kabupaten Gowa terletak di kota Sungguminasa.

Kabupaten Gowa memiliki luas wilayah 1.883,32 km² dan berpenduduk sebanyak 652.941 jiwa (per 2010).

  • Sejarah #


Keberadaan Kabupaten Gowa tak dapat dilepaskan dari Kerajaan Gowa.

Sejak abad ke-15, Kerajaan Gowa merupakan kerajaan maritim yang memiliki pengaruh besar di perairan Nusantara.

Bahkan dari kerajaan ini juga muncul nama pahlawan nasional yang bergelar Ayam Jantan dari Timur.

Yakni Sultan Hasanuddin, Raja Gowa XVI yang menunjukkan keberaniannya melawan VOC Belanda pada tahun-tahun awal kolonialisasinya di Indonesia.

Kerajaan Gowa memang pada akhirnya takluk kepada Belanda lewat Perjanjian Bungaya.

Namun, kerajaan ini mampu memberi warisan terbesarnya, yaitu Pelabuhan Makassar.

Pelabuhan yang kemudian berkembang menjadi Kota Makassar ini dapat disebut anak kandungnya.

Sementara, Kerajaan Gowa sendiri merupakan cikal bakal Kabupaten Gowa sekarang.

  • Geografis #


Kabupaten Gowaberada pada 12°38.16' Bujur Timur dari Jakarta dan 5°33.6' Bujur Timur dari Kutub Utara.

Sedangkan letak wilayah administrasinya antara 12°33.19' hingga 13°15.17' Bujur Timur dan 5°5' hingga 5°34.7' Lintang Selatan dari Jakarta.

Kabupaten yang berada pada bagian selatan Provinsi Sulawesi Selatan ini berbatasan dengan 7 kabupaten/kota lain, yaitu di sebelah Utara berbatasan dengan Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng.

Di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Takalar dan Jeneponto sedangkan di bagian Barat berbatasan dengan Kota Makassar dan Takalar.

Wilayah Kabupaten Gowa terbagi dalam 18 Kecamatan dengan jumlah Desa/Kelurahan definitif sebanyak 169 dan 726 Dusun/Lingkungan.

Wilayah Kabupaten Gowa sebagian besar berupa dataran tinggi berbukit-bukit, yaitu sekitar 72,26% yang meliputi 9 kecamatan yakni Kecamatan Parangloe, Manuju, Tinggimoncong, Tombolo Pao, Parigi, Bungaya, Bontolempangan, Tompobulu dan Biringbulu.

Selebihnya 27,74% berupa dataran rendah dengan topografi tanah yang datar meliputi 9 Kecamatan yakni Kecamatan Somba Opu, Bontomarannu, Pattallassang, Pallangga, Barombong, Bajeng, Bajeng Barat, Bontonompo dan Bontonompo Selatan.

Dari total luas Kabupaten Gowa, 35,30% mempunyai kemiringan tanah di atas 40 derajat, yaitu pada wilayah Kecamatan Parangloe, Tinggimoncong, Bungaya, Bontolempangan dan Tompobulu.

Dengan bentuk topografi wilayah yang sebahagian besar berupa dataran tinggi.

Wilayah Kabupaten Gowa dilalui oleh 15 sungai besar dan kecil yang sangat potensial sebagai sumber tenaga listrik dan untuk pengairan.

Salah satu diantaranya sungai terbesar di Sulawesi Selatan adalah sungai Jeneberang dengan luas 881 Km2 dan panjang 90 Km.

Kabupaten Gowa 1
Kabupaten Gowa

Di atas aliran sungai Jeneberang oleh Pemerintah Kabupaten Gowa yang bekerja sama dengan Pemerintah Jepang, telah membangun proyek multifungsi DAM Bili-Bili dengan luas + 2.415 Km2 yang dapat menyediakan air irigasi seluas + 24.600 Ha, konsumsi air bersih (PAM) untuk masyarakat Kabupaten Gowa dan Makassar sebanyak 35.000.000 m3 dan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air yang berkekuatan 16,30 Mega Watt.

Seperti halnya dengan daerah lain di Indonesia, di Kabupaten Gowa hanya dikenal dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Biasanya musim kemarau dimulai pada Bulan Juni hingga September, sedangkan musim hujan dimulai pada Bulan Desember hingga Maret.

Keadaan seperti itu berganti setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan, yaitu Bulan April-Mei dan Oktober-November.

Curah hujan di Kabupaten Gowa yaitu 237,75 mm dengan suhu 27,125°C.

Curah hujan tertinggi yang dipantau oleh beberapa stasiun/pos pengamatan terjadi pada Bulan Desember yang mencapai rata-rata 676 mm, sedangkan curah hujan terendah pada Bulan Juli - September yang bisa dikatakan hampir tidak ada hujan.

  • Visi dan Misi #


Visi :

Terwujudnya Gowa sebagai Daerah Tujuan Wisata, Sejarah dan Alam yang handal dan berdaya saing tinggi di Sulawesi Selatan.   

Misi :  

Melestarikan nilai, keragaman dan kekayaan budaya dalam rangka memperkuat jati diri dan karakter bangsa.

Mengembangkan Ekonomi kreatif dan industri pariwisata yang handal dan berdaya saing serta destinasi yang berkelanjutan.

Mengembangkan sumber daya kebudayaan dan pariwisata.

Mengembangkan jaringan hubungan kemitraan yang berbasis kerakyatan.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang kebudayaan dan pariwisata yang profesional dan berkemampuan tinggi.

Meningkatkan koordinasi dan keterpaduan program antar stakechorder maupun sektor terkat.

Mengembangkan program pemasaran dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah.

  • Wisata #


Malino merupakan kawasan wisata yang memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan.

Di kawasan yang berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ini terdapat Hutan Wisata Malino atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hutan Pinus yang terdiri dari deretan pohon pinus yang tumbuh sumbur, kokoh dan rindang.

Pengunjung dapat menyaksikan pesona alam yang sangat memukau, yaitu hamparan hutan pinus yang tumbuh subur, hijau dan rindang.

Selain hamparan hutan pinus, di kawasan ini juga terdapat tumbuhan peninggalan Belanda yang terbilang langka, yaitu tumbuhan edelweis dan pohon turi yang bunganya berwarna orange, serta jenis bunga masamba yang dapat berubah warnanya tiap bulan dari hijau, kuning hingga menjadi putih.

Air terjun Depa Gowa
Air terjun Depa Gowa

Di puncak pegunungan Malino juga terhampar luas kebun sayur-mayur yang hijau. 

Jika pengunjung ingin mencari suasana yang berbeda, di sekitar kawasan wisata Hutan Malino ini terdapat beberapa tempat wisata yang tidak kalah menariknya, yaitu Air Terjun Takapala yang terletak di Bulutana, Air Terjun Lembanna yang berada kira-kira 8 km dari Kota Malino, Pemandian Lembah Biru, Perkebunan Teh milik Nittoh dari Jepang di daerah Pattapan, Tanaman Hortikultura di daerah Karenpia, dan kekayaan flora dan fauna yang beraneka ragam. 

  • Akses #


Kawasan wisata Hutan Malino berada di sebelah selatan Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tingimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Akses Kawasan wisata Malino terletak sekitar 70 km dari Kota Sungguminasa (Gowa) atau 90 km dari Kota Makassar.

Dari Kota Sungguminasa, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum dalam waktu sekitar 2-3 jam.

  • Akomodasi dan Fasilitas #


Bagi pengunjung yang ingin lebih lama menikmati keindahan alam Malino tidak perlu merasa khawatir, karena di kawasan ini tersedia hotel dan vila untuk menginap.

Di lokasi wisata air terjun, tersedia penginapan dengan tarif Rp. 50.000,- per malam.

Tersedia pula kuda sewaan untuk mencapai air terjun Takapala yang berada sekitar 4 km di sebelah timur kota Malino.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Nama Daerah Kabupaten Gowa
Provinsi Sulawesi Selatan
Ibu Kota Kota Sungguminasa
Bupati Adnan Purichta Ichsan
Luas 1.883,32 km2
Populasi 652.941 jiwa (per 2010)
Maps https://goo.gl/maps/wejX8jA3Ri1ggzWy8


Sumber :


1. sulselprov.go.id


Ikuti kami di

ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved