Maverick Vinales

Secara berturut-turut, Maverick Vinales meraih rookie of the year pada Moto2 2014 dan MotoGp 2015.


zoom-inlihat foto
vianlles.jpg
instagram @maverick12official
Maverick Vinales

Secara berturut-turut, Maverick Vinales meraih rookie of the year pada Moto2 2014 dan MotoGp 2015.




  • Kehidupan Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Maverick Vinales Ruiz atau Maverick Vinales adalah seorang pembalap motor asal Spanyol.

Maverick Vinales saat ini memperkuat tim Yamaha di ajang MotoGP.

Maverick Vinales lahir di Figueres, Spanyol pada 12 Januari 1995. (1)

Angel Vinales dan Ruiz adalah orangtua dari Maverick Vinales.

Dia memiliki sepupu bernama Isaac Vinales, yang juga merupakan pembalap motor.

Maverick Vinales mulai bersentuhan dengan balapan sejak sangat muda.

Pada usia tiga tahun dia sudah mengendarai motor mini dan pada usia ketujuh sudah beradu di sirkuit balap.

Kala itu, Maverick Vinales ikut turnamen kejuaraan balap 50cc Catalan. 

Progres karier yang baik membuat Maverick Vinales memenangi kejuaraan balap Catalan 125cc pada 2007 dan 2008.

Lalu, berturut-turut Maverick Vinales mengikuti German IDM 125GP Championship 2008 dengan tim Aprilia dan CEV Buckler 125GP series 2009 dengan Blusens-BQR team.

  • Awal Karier


Maverick Vinales memiliki mimpi besar yakni menjadji juara dunia kelas MotoGP.

Untuk membuka jalan ke impian tersebut, Maverick Vinales lalu mengikuti kejuaraan dunia kelas 125cc atau sekarang Moto3.

Waktu itu, Maverick Vinales dan pembalap veteran, Sergio Gadea tergabung dalam SuperMartxe VIP yang merupakan tim gabungan yang didanai dan didukung antara tim balap Bluesens-BQR dan aktris papan atas dunia, Paris Hilton, dengan motor dari Aprilia. (2)

Dengan nomor 25 andalannya, karier Maverick Vinales melesat dengan menempati peringkat ketiga pada debutnya di kelas 125CC pada 2011.

Musim berikutnya, Maverick Vinales masih di Bluesens tim, namun Paris Hilton tak lagi terlibat.

Setelah memeroleh hasil yang sama, lalu Maverick Vinales pindah ke KTM dan menjadi juara dunia kelas Moto3 pada 2013.

Di ajang level ketiga ini, selain Maverick Vinales juga terdapat beberapa pembalap potensial Spanyol lain seperti Alex Rins, Luis Salom, Isaac Vinales dan Alex Marquez yang merupakan adik dari juara dunia MotoGp, Marc Marquez.

  • Moto2


Setelah juara dikelas Moto3, Maverick Vinales lalu naik ke kelas Moto2 pada 2014.

Pembalap dengan tinggi 171 cm itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan tim (Paginas Amarillas HP 40) Pons Racing, asal Inggris. (3)

Kala itu, Maverick satu tim dengan Luis Salom, yang merupakan rivalnya di Moto3.

Dengan bermesinkan motor dari Kalex, Maverick Vinales sukses meraih gelar “rookie of the year” berkat menempati tempat ketiga di klasemen akhir musim 2014. (4)

Gaya balap yang mahir di tikungan membuat Maverick Vinales dengan cepat melesat meraih perhatian penggemar MotoGP.

Maverick Vinales pun naik ke MotoGP pada 2015.

  • Suzuki dan Yamaha


Dalam debutnya di MotoGP, Maverick Vinales bergabung dengan tim Suzuki. (5)

Kala itu, pabrikan asal Jepang baru saja memutuskan kembali berpartisipasi di MotoGP setelah serangkaian perbaikan dan perbuahan kualitas mesin kendaraan.

Meski hanya berada di tim menengah seperti Suzuki, Maverick Vinales langsung tancap gas.

Musim 2015 ditandai dengan raihan 97 poin dan posisi ke-12 di akhir musim.

Maverick Vinales pun kembali meraih gelar “rookie of the year” atau pendatang baru terbaik tahun itu.

Syahdan, kualitas motor Suzuki pun ikut beranjak naik pada musim balap 2016 dan begitu juga kapasita Maverick Vinales.

Setelah meraih podium pertama (peringkat 3) pada GP Prancis, akhirnya Maverick Vinales memenangi seri MotoGP pertamanya pada GP Inggris.

Kemenangan itu adalah catatan pertama pembalap Suzuki di MotoGP pasca kemenangan sang raja air, Chris Vermeulen di GP Prancis pada 2007.

Vinales pun selesai di peringkat empat pada akhir musim 2016.

Atas kegemilannya, Maverick Vinales pun direkrut oleh Yamaha demi obsesi menumbangkan dominasi Honda dan Marquez di MotoGP.

Ditambah kepergian Jorge Lorenzo ke Ducati dan usia Valentino Rossi yang semakin uzur, maka pada musim 2017 adalah saat yang tepat bagi Yamaha memiliki pembalap muda potensial dan Maverick Vinales adalah jawabannya.

Maverick Vinales pun berpasangan dengan idolanya yakni Valentino Rossi pada musim 2017.

Harapan Yamaha memang tidak sia-sia.

Maverick Vinales mampu finis di posisi ketiga dan keempat pada musim balap 2017 dan 2018.

Namun, sebenarnya itu bukan prestasi bagus karena memang kualitas Yamaha YZR-M1 yang sedang terpuruk dan kalah jauh dari RC213V milik Honda dan bahkan Desmocedisi-nya Ducati,

Tak heran, Maverick Vinales dan bahkan pembalap kelas kakap seperti Rossi pun sulit untuk melambungkan nama besar Yamaha belakangan ini.

Saati ini, Maverick Vinales masih berada di tim Yamaha pada gelaran balap musim 2019 dan terkini memakai nomor 12, bukan lagi 25.

  • Catatan Rekor


Selain pembalap pendatang baru terbaik pada Moto2 2014 dan MotoGP 2015, rekor lain yang digapai Vinales adalah peraih pole position termuda nomor sepuluh dengan usia 22 tahun 72 hari dalam balapan GP Qatar 2017.

Selain itu, Maverick Vinales sudah memenangi enam seri balapan MotoGP sejak debutnya pada 2015, naik podium 19 kali, dan tujuh kali pole positions.

(TribunnewsWiki.com/Haris Chaebar)



Nama Lengkap Maverick Vinales Ruiz
Nama Sebutan Maverick Vinales
Lahir Figueres, Spanyol 12 Januari 1995
Profesi Pembalap MotoGp
Tim Yamaha
Orang tua Angel Vinales dan Ruiz
Saudara Isaac Vinales
Instagram @maverick12official


Sumber :


1. www.motorganteng.com
2. www.motogp.com
3. www.crash.net
4. www.motogpstar.com
5. www.motogp.com


Penulis: Haris Chaebar






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved