Begini Kronologi Polisi Tembak Polisi sebanyak 7 Kali hingga Korban Tewas di Tempat

Penembakan yang dilakukan oleh polisi kepada rekannya di SKP Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, korban tewas di tempat.


zoom-inlihat foto
penembakan-polisi.jpg
Kompas.com/Toto Sihono
Ilustrasi penembakan terhadap anggota atau institusi polisi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terjadi penembakan yang dilakukan oleh polisi kepada rekannya di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis (25/07/2019) pukul 20.50 WIB.

Dikutip oleh Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono memberikan keterangannya terkait kejadian penembakan tersebut.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 26 Juli 1847 Kemerdekaan Liberia

Kejadian bermula ketika satu dari anggota samsat Polda Metro Jaya, Bripka Rahmat Efendy (korban) mengamankan seorang pelaku tawuran berinisial FZ beserta barang bukti clurit ke Polsek Cimanggis.

Kemudian orangtua FZ mendatangi Polsek Cimanggis ditemani Brigadir Rangga Tianto(pelaku), meminta FZ dibebaskan agar dapat dilakukan pembinaan sendiri oleh orangtua.

Namun permintaan tersebut ditolak tegas oleh Bripka Rahmat Efendy.

Nada penolakan yang dianggap keras menyulut emosi Brigadir Rangga Tianto.

Kemudian Brigadir Rangga Tianto mengambil senjata api berjenis HS-9 di sebuah ruangan yang bersebelahan dengan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis.

Baca: Jamu Mantan Klub, Andres Iniesta Reuni di Laga Vissel Kobe vs Barcelona

Senjata api tersebut digunakan untuk menembak Bripka Rahmat Efendy sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha, dan perut.

Bripka Rahmat Efendy meninggal seketika dalam peristiwa tersebut.

Jenazah Bripka Rahmat Efendy dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan autopsi.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra memberikan keterangan terkait senjata api HS-9 pada Jumat, (26/7/2019).

rfreg
Kabagpenum Polri, Kombes Asep Adi Saputra di gedung Humas Mabes Polri, jakarta Selatan, Jumat, (26/7/2019) (Kompas.com/Devina Halim)

Baca: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 27 Juli 2019, Pisces Jangan Kabur dari Masalah, Virgo Buka Pikiranmu

Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa senjata api yang digunakan Brigadir Rangga Tianto adalah senjata organik milik Polri.

Senjata api tersebut merupakan senjata yang memang menjadi 'pegangan' Brigadir Rangga Tianto.

Saat ini Brigadir Rangga Tianto tengah masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan urin dan psikologi juga akan dilakukan untuk mendalami motif penembakan lebih dalam.

(KOMPAS/TRIBUNNEWSWIKI.COM/MAGI)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved