Puan Maharani Nakshatra Kusyala

Puan Maharani Nakshatra Kusyala atau yang lebih sering disapa Puan Maharani merupakan politikus perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P).


zoom-inlihat foto
puan-maharani.jpg
(TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

Puan Maharani Nakshatra Kusyala atau yang lebih sering disapa Puan Maharani merupakan politikus perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P).




  • Kehidupan Pribadi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Puan Maharani Nakshatra Kusyala atau yang lebih sering disapa Puan Maharani merupakan politikus perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P).

Puan Maharani lahir di Jakarta pada 6 September 1973.

Puan Maharani adalah anak dari pasangan Megawati Soekarnoputri dan Taufiq Kiemas.

Megawati Soekarnoputri sendiri merupakan Presiden Indonesia kelima sekaligus putri dari presiden pertama, Ir Soekrno.

Puan Maharani menikah dengan seorang pengusaha ternama, Hapsoro Sukmonohadi atau akrab dengan nama Happy Hapsoro.

Dari pernikahan itu, Puan Maharani dan Happy Hapsoro dikaruniai dua orang anak, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma dan Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari. (1)

Puan Maharani1
Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersama putrinya Puan Maharani, memberikan keterangan kepada wartawan, seusai melakukan syukuran ulang tahun partainya, di Kantor PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/1/2012). PDIP melangsungkan syukuran ulang tahunnya yang ke 39 dengan perayaan yang sederhana di Kantor DPP PDIP Jakarta. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

  • Riwayat Pendidikan #


Puan Maharani mengenyam pendidikan pertamanya di SD Perguruan Cikini.

Puan Maharani lulus dari SD Perguruan Cikini ketika usianya 12 tahun pada 1985.

Lulus dari SD, Puan Maharani kemudian melanjutkan ke SMP Perguruan Cikini dan SMA Perguruan Cikini.

Setelah lulus dari SMA pada 1991, Puan Maharani kemudian melanjutkan ke Universitas Indonesia (UI) mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi Massa, FISIP.

Puan Maharani berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1997. (2)

Puan Maharani2
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat memberikan kata sambutan usai menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Utama di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018). Penghargaan tersebut diberikan karena banyak kerja sama yang dilakukan Polri dengan Kementerian PMK dalam rangka menghadapi kelompok-kelompok ideologi terorisme dan revolusi mental. Tribunnews/Jeprima

  • Riwayat Karier #


Lahir di tengah keluarga politik mendorong Puan Maharani untuk terjun ke dunia politik.

Ibunya, Megawati Soekarnoputri adalah presiden keliam RI sekaligus Ketua Umum PDIP, sementara sang ayah, Taufiq Kiemas adalah Ketua MPR ke-12.

Sejak kecil, Puan Maharani tidak pernah lepas dari suasana politik.

Simbol negara, lambang dan bendera partai adalah pemandangan sehari-hari bagi Puan Maharani.

Secara resmi Puan Maharani terjun ke dunia politik pada usia 33 tahun.

Meski begitu, sejak masih SD, SMP, SMA, atau kuliah Puan Maharani sudah terbiasa menyaksikan kerasnya dunia perpolitikan yang tengah dihadapi keluarganya.

Puan Maharani3
Ketua Harian DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani berorasi pada kampanye terbuka di Lapangan Kopral I Wayan Surem di Kabupaten Badung Bali, Sabtu (22/3/2014). (Tribun Bali/Andriansyah)

Tidak hanya menyaksikan, Puan Maharani juga ikut berkeliling dan mendampingi Megawati saat melawan kekuasaan Soeharto.

Pendidikan politiknya terus diasah ketika ia bergabung dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di bidang luar negeri sebelum akhirnya bergabung dengan partai ibunya di PDIP.

Setelah pendidikan politiknya dirasa cukup, Puan Maharani kemudian mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI unuk Dapil Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali pada Pemilu Legislatif 2009.

Hasilnya, Puan Maharani memperoleh suara terbanyak dan lolos ke Senayan untuk masa periode 2009 – 2014. (3)

Tidak hanya itu, Puan Maharani juga didaulat menjadi Ketua Fraksi PDIP menggantikan Tjahjo Kumolo yang sudah menjabat selama Sembilan tahun. (4)

Puan Maharani5
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani memberikan sambutan seusai menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan ATM Siswa Panti Asuhan, di Perguruan Sultan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (27/1/2018). KIP dan ATM Siswa Panti Asuhan tersebut dibagikan kepada seluruh siswa tingkat SD, SMP, SMA/SMK di Kota Medan. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR

Selanjutnya, Puan Maharani kembali terpilih dalam Pemilihan Legislatif periode selanjutnya.

Kemampuan di bidang politik yang sudah dinilai matang kemudian membuat Puan Maharani ditunjuk sebagai Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga DPP PDIP.

Pada Pemilu 2014, Puan Maharani ditunjuk sebagai panglima perang PDIP, hasilnya PDIP berhasil memenangi Pemilu 2014 dengan perolehan suara terbanyak.

Kariernya kemudian berlanjut ketika presiden terpilih pada Pemilu 2014, Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Puan Maharani menjadi Menko termuda pada usia 41 tahun sekaligus menjadi orang pertama yang mengisi kementerian baru itu. (5)

Puan Maharani6
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani memimpin rapat koordinasi (rakor) mengenai rancangan pemberatan hukuman, kepada pelaku kekerasan seksual kepada anak di kantornya, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN

  • Kontroversi #


Ketika menjabat sebagai Menko PMK, Puan Maharani sempat menjadi perbincangan publik karena rencananya untuk mendatangkan guru dari luar negeri.

Hal ini dianggap oleh publik bahwa Puan Maharani hendak mengimpor guru asing.

Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.

Muhadjir Effendy mengatakan bahwa maksud Puan Maharani bukanlah mengimpor guru asing, melainkan mendatangkan guru dari luar negeri untuk melatih guru-guru maupun instruktur yang ada di dalam negeri.

Menurutnya, hal itu bertujuan untuk meningkatkan kemahiran instruktur atau guru Indonesia, hal itu dinilai lebih efisien daripada harus mengirim guru atau instruktur Indonesia ke luar negeri.

Muhadjir Effendy juga membantah kabar bahwa Puan Maharani hendak mengimpor guru, melainkan mengundang guru atau instruktur luar negeri untuk program Training of Trainers. (6)

Puan Maharani juga sempat menjadi sorotan publik karena pernyataannya yang meminta agar rakyat miskin diet dan melarang mereka banyak makan. (7)

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani melakukan inspeksi beberapa venue olah raga di komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani melakukan inspeksi beberapa venue olah raga di komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

  • Penghargaan #


Bintang Bhayangkara Utama, Polri (2018)

Eminent Women of the Year 2019, Majalah Her Times (2019)

E-Transparency Award 2014, Paramadina Public Policy Institute (2014)

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official



Info Pribadi
Nama Puan Maharani Nakshatra Kusyala SKom
Nama Panggilan Puan Maharani
Lahir Jakarta, 6 September 1973
Alamat
Kantor Kantor Kemenko PMK Jalan Medan Merdeka Barat No.3, RT.2/RW.3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
Rumah Jalan Indramayu Nomor 26, Menteng, Jakarta  
Riwayat Pendidikan SD Perguruan Cikini, 1985
SMP Perguruan Cikini, 1988
SMA Perguruan Cikini, 1991
Jurusan Komunikasi Massa, FISIP UI, Jakarta, 1997  
Riwayat Karier Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 2014-2019
Ketua DPP PDI Perjuangan Politik dan Hubungan Antarlembaga, 2010-2015
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRRI, 2009-2014
Anggota DPR RI, Anggota Komisi VI, 2009-2014
Anggota BKSAP/Badan Kerjasama Antarparlemen, 2009-2014
Anggota Panja Komisi VI Bidang Investasi dan UKM, 2009
Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak, 2005 – 2010
KNPI di Bidang Luar Negeri  
Keluarga
Ayah M Taufiq Kiemas
Ibu Megawati Soekarnoputri
Pasangan Hapsoro Sukmonohadi
Anak Praba Diwangkara Caraka Putra Soma
Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari  
Situs dan media Sosial
Situs Kantor http://www.kemenkopmk.go.id/
Akun Facebook @puan.maharani
Akun Instagram @puanmaharaniri
Akun Twitter @puan_maharani


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved