FSTVLST

FSTVLST (dibaca Festivalist) merupakan grup musik beraliran Almost Rock Barely Art asal Yogyakarta. Almost Rock Barely Art adalah genre yang merupakan hasil penemuan dari proses cukup panjang sebuah band bernama FSTVLST.


zoom-inlihat foto
fstvlst.jpg
lorongmusik.com
FSTVLST

FSTVLST (dibaca Festivalist) merupakan grup musik beraliran Almost Rock Barely Art asal Yogyakarta. Almost Rock Barely Art adalah genre yang merupakan hasil penemuan dari proses cukup panjang sebuah band bernama FSTVLST.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – FSTVLST merupakan grup musik beraliran Almost Rock Barely Art asal Yogyakarta.

Almost Rock Barely Art adalah genre yang merupakan hasil penemuan dari proses cukup panjang sebuah band bernama FSTVLST.

Istilah ini adalah sebuah kesimpulan terhadap apapun yang mereka karyakan dalam FSTVLST.

Farid Stevy Asta sang frontman mejelaskan bahwa istilah yang kurang lebih diartikan dengan ‘Hampir Rock Nyaris Seni’, memang ‘abu-abu’, namun begitulah bentuk kecurigaan mereka, yang entah beralasan atau tidak, mengalir hampir deras dan berdenyut nyaris kencang pada nadi FSTVLST.

FSTVLST merupakan kelanjutan dari sebuah band bernama Jenny yang dibentuk 2003 di kampus seni rupa ISI Yogyakarta.

Setelah melewati berbagai fase, mereka kemudian resmi mengganti namanya menjadi FSTVLST pada 2011.

Saat ini, FSTVLST digawangi oleh Roby Setiawan sebagai gitaris, Human Movid Arifin bassis, Danish Wisnu Nugraha sebagai drummer, dan Farid Stevy Asta sebagai vokalis.

FSTVLST juga dibantu oleh Rio Faridino yang berposisi sebagai keyboardis.

FSTVLST sendiri menyimpulkan bahwa album mereka ‘Hits dan Kitsch’ adalah anak haram dari perkawinan antara selera dan kepentingan-kepentingan.

Hasil perkawinan ini bisa berwujud sangat indah dan menularkan kebahagiaan, namun juga bisa menjadi kebusukan tak tertolong yang menyebar menggerogoti menebar ketidakbaikan. (1)

FSTVLST dikenal sering memadukan musik dengan seni visual dalam pertunjukannya.

Dalam hubungan dengan penggemarnya, FSTVLST menggunakan konsep kesetaraan dengan menyebut penggemarnya sebagai "Festivalist", sama dengan nama band itu sendiri yang hanya dibedakan dalam penulisan. (2)

  • Sejarah dan Perjalanan Karier #


FSTVLST awalnya bernama Jenny, sebuah band beraliran garage rock ala The Strokes yang sempat didukung massa solid di Yogyakarta dengan nomor andalan “Mati Muda”.

Lagu ini pernah digubah secara instrumental oleh Frau.

Kehilangan dua personel tak lantas menumbangkan karier anggota FSTVLST.

Nama Jenny kemudian diistirahatkan, personel baru didatangkan, lalu lahirlah FSTVLST dengan jumlah penggemar yang lebih banyak.

Masih berakar dari semangat Jenny, FSTVLST semakin tangguh dengan konsep lirik, aransemen, visual, aksi panggung dan ideologi yang kuat, yang kemudian kini mereka definisikan menjadi “Almost Rock Barely Art”.

Tak ada sejarah FSTVLST tanpa nama Jenny yang didirikan di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) pada tahun 2003.

Jenny sempat merilis sebuah album penuh berjudul“Manifesto”

Namun pada 2010, pemain bass mereka mengundurkan diri karena masalah pekerjaan dan keluarga, disusul sang drummer setahun kemudian dengan alasan serupa.

Walhasil hanya tersisa setengah dari jumlah personel awal, Jenny memutuskan untuk berganti nama menjadi FSTVLST.

Tepatnya pada tahun 2011 nama FSTVLST resmi mereka gunakan.

Titik pergantian nama itu adalah sebuah acara musik yang digelar di Yogyakarta dengan tema “Mendengar Jenny Melihat FSTVLST” lewat konsep memainkan lagu-lagu Jenny di belakang cadar bertuliskan nama FSTVLST.

Pada 2012 mereka menggarap album perdana FSTVLST dengan formasi tetap Farid Stevy Asta (vokal), Roby Setiawan (gitar), Humam Mufid Arifin (gitar bas), Danish Wisnu Nugraha (drum) dan Rio Faradino (keyboard).

Meski tak mau melupakan Jenny sebagai sejarah, nama FSTVLST sendiri dimaknai sebagai “orang-orang yang merayakan apa saja dalam hidup”.

Hal itu berarti semua pihak yang merayakan musik, baik itu musisi atau penikmatnya.

“Almost rock barely art” FSTVLST canangkan sebagai genre, elemen garage warisan Jenny terdengar mulai direcoki sentuhan post punk dan art rock ala Velvet Underground.

Genre FSTVLST idak terlalu spesifik, bisa ke arah rock atau garage.

Mengenai pendewasaan dan perbandingan warna musik antara Jenny dan FSTVLST yaitu terlihat karena pada saat nama band mereka masih menggunakan nama Jenny sangat apa adanya.

Sebab waktu itu bisa dikatakan sebagai DIY (Do It Yourself).

Hal ini karena adamya kendala dalam dana serta fasilitas yang memenuhi untuk membuat rekaman.

Saat ke FSTVLST, mereka mengakui bahwa aransemen musiknya dibuat sedikit lebih tenang dan lebih terkonsep dengan baik.

Selain aransemen, yang juga mencuri perhatian saat mendengar lagu-lagu FSTVLST adalah lirik puitis ciptaan sang vokalis.

Tentang inspirasinya, Farid Stevy Asta mengemukakan, bahwa inspirasi lirik-lirik yang ia buat merupakan hal-hal yang tidak jauh-jauh dari dirinya.

Bisa dikatakan Farid Stevy tidak pernah membahasakan yang ia tidak tahu.

Baca: Barasuara

Baca: The Trees and The Wild

Latar belakang pendidikan seni rupa juga membuat kuartet itu tak bisa mengindahkan unsur visual.

Bagi FSTVLST, visual tidak hanya untuk dinikmati, namun juga sebagai metode penyampaian pesan dari band kepada penyimaknya.

Karena itu, para penggemar setia FSTVLST tak akan asing lagi dengan celana bercorak tulang tengkorak yang kerap dikenakan Farid dalam aksi panggungnya yang eksentrik dan cenderung artistik.

Dalam warna merah-putih-hitam yang diusung menjadi ciri khas band pun bersemayam pesan kesederhanaan dan kesetaraan.

FASTVLST juga telah meraih beberapa penghargaan.

Penghargaan yang FSTVLST dapatkan antara lain album “Hits Kitsch”dinobatkan sebagai salah satu dari 20 Album Terbaik Indonesia tahun 2014 oleh Majalah Rolling Stone Indonesia edisi Januari 2015.

Mengenai konsep yang diangkat dalam album “Hits Kitsch”, vokalis mengibaratkan bahwa mereka mungkin menjadi orang -orang di kerumunan yang kemudian bisa merasakan apa yang terjadi disekelilingnya.

Ingin mengetahui apa yang terjadi pada orang-orang terdekat mereka dan apa yang sedang terjadi di dunia sana.

Sang vokalis yang merupakan pencipta lirik –lirik lagu FSTVLST kemudian meluapkan pendapatnya terhadap hal-hal yang terjadi, tapi dengan konsekuensi bahwa mereka juga menjadi bagian dari hal tersebut.

Sehingga hal itu bukan merupakan sebuah justifikasi, konsepsinya sebenarnya seperti rekaman atas hal-hal yang terjadi di sekitar.

Dengan kita sadari bahwa kami ada di sana juga.

Istilahnya, mereka mencoba mendefinisikan musik kembali setelah menjadi FSTVLST. (3)

fstvlst1
FSTVLST

  • Diskografi #


Album

Manifesto (2009) (Jenny)

Hits Kitsch (2014)

Singel

Hujan Mata Pisau (2011) (Jenny)

Hari Terakhir Peradaban (2011) (Jenny)

The Only Way

Menantang Rasi Bintang

Ayun Buai Zaman

Telan Cakrawalanya

  • Penghargaan #


Album HITS KITSCH dinobatkan sebagai salah satu dari 20 Album Terbaik Indonesia tahun 2014 oleh Majalah Rolling Stone Indonesia edisi Januari 2015.

*Update terakhir pada 23 Juli 2019

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official



Nama FSTVLST
Dibaca Festivalist
Kategori Grup Musik
Aliran Almost Rock Barely Art
Asal Yogyakarta
Berdiri 2003
Situs dan Media Sosial
Situs https://fstvlst.id/
Akun Instagram @fstvlst
Akun Twitter @FSTVLST
Email fstvlstmngmnt@gmail.com


Sumber :


1. article.erixsoekamti.com
2. www.lorongmusik.com
3. repository.umy.ac.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved