Peledakan Bom JW Marriot & Ritz-Carlton (2009)

Peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton tahun 2009 setidaknya merenggut nyawa 9 korban tewas dan 53 korban luka-luka. Pelaku yang berasal dari jaringan teroris teroganisir di berbagai lini dan tugas masing-masing. Duka yang mendalam bagi Indonesia atas peristiwa ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


zoom-inlihat foto
ledakan-bom-marriot-2009.jpg
kapanlagi.com
Ledakan Bom di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton tahun 2009

Peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton tahun 2009 setidaknya merenggut nyawa 9 korban tewas dan 53 korban luka-luka. Pelaku yang berasal dari jaringan teroris teroganisir di berbagai lini dan tugas masing-masing. Duka yang mendalam bagi Indonesia atas peristiwa ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peristiwa peledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton terjadi pada hari Jumat, 17 Juli 2009.

Peledakan tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.47 sampai 07.57 WIB.

Peristiwa peledakan karena bom bunuh diri tersebut menewaskan sembilan orang dan melukai setidaknya lebih dari 50 orang lainnya.

Korban yang tewas dan luka-luka adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).

Pelaku peledakan diidentifikasi atas nama Dani Dwi Permana yang berasal dari Bogor dan Nana Ikhwan Maulana yang berasal dari Pandeglang.

Kedua pelaku peledakan merupakan bagian dari jaringan teroris dengan otak pelaku utama, Nurdin M. Top.

Peristiwa peledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton terjadi sembilan hari setelah dilaksanakannya Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

Selain itu, peledakan bom ini juga terjadi dua hari sebelum kedatangan tim sepak bola Manchester United di Hotel Ritz-Carlton yang akan melaksanakan pertandingan dengan tim Indonesian All Star pada 20 Juli 2009.

Total korban adalah 62 orang dengan rincian 9 orang meninggal dan 53 orang luka-luka. [1]

ledakan bom marriot
Ledakan Bom JW Marriot dan Ritz-Carlton tahun 2009 (TEMPO/Dinul Mubarok)

  • Korban #


Setidaknya terdapat total 62 korban ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Berikut adalah rincian korban:

  • Luka-luka: 53 orang
  • Meninggal dunia: 9 orang
  • Total korban: 62 orang

Rincian Korban Meninggal:

Warga Negara Indonesia (WNI): 3 orang

  • Evert Mokodompis – Korban - Chef Banquet JW Marriot
  • Dani Dwi Permana – Pelaku
  • Nana Ikhwan Maulana – Pelaku

Warga Negara Asing (WNA): 6 orang

  • Selandia Baru: 1 orang

Timothy David Mackay – Presiden Direktur PT. Holcim Indonesia

  • Australia: 3 orang

1. Natha Verithy – Pemilik Verity Human Resources and Recruitment

2. Craig Sanger – Atase Perdagangan Australia

3. John Garth Rufer McEvoy – Commercial Manager PT. Thiess Contractors Indonesia [2]

  • Belanda: 2 orang

1. EJC Keaning

2. Pieter Burer

Rincian Warga Negara Asing (WNA)

  • WN Amerika: 6 Orang
  • WN Australia: 1 atau 3 orang (?)
  • WN Belanda: 2 Orang
  • WN Kanada: 2 Orang
  • WN India: 1 Orang
  • WN Korea Selatan: 2 Orang
  • WN Selandia Baru: 1 Orang
  • WN Norwegia : 1 Orang
  • Total Warga Negara Asing (WNA): 16 orang [2]

  • Pelaku #


Kepolisian mendeteksi setidaknya 11 orang yang terlibat dalam peristiwa peledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton.

Dalam pengejaran, kepolisian berhasil menangkap atau menembak mati beberapa orang tersangka pelaku. Sebagian lagi dinyatakan polisi masih buron.

Pelaku & Tugas

  • Eksekutor

Eksekutor JW Marriot:

Dani Dwi Permana (19 tahun) – asal Bogor – Meninggal

Eksekutor Ritz Carlton:

Nana Ikhwan Maulana (28 tahun) - asal Pandeglang - Meninggal

  • Otak Peledakan:

Nurdin M. Top – Pemimpin jaringan - otak peledakan - Meninggal di Solo

Amir Ibrohim alias Amir Abdillah alias Ibrohim alias Aang alias Boim – Perencana, Pengatur Pelaksanaan, Surveyor, Mediator, Pencari Eksekutor, Menerima bom dan memasukkannya dalam kardus bunga melalui loading dock JW Marriot dan dikirim ke kamar 1808 - Florist Hotel - Meninggal di Temanggung

Yayan – Ditangkap di Jakarta Utara

  • Pemberi arah

Syaifuddin Zuhri bin Djaelani Irsyad alias Syaifuddin Jaelani –  Penyewa Rumah untuk Nurdin M. Top - ?

Muhammad Syahrir alias Aing - Meninggal

  • Perakit Bom:

Eko Joko Santoso / Eko Joko Sarjono alias Eko Peyang – Meninggal di Bekasi

  • Lainnya:

Air Setiawan alias Aher alias Wawan - Meninggal

Aris Sutanto – Ditembak – Dihukum 10 tahun penjara

Indra – Ditembak - ?

Bagus Budi Pranoto alias Urwah - Meninggal

Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Mistam Husamudin alias Aji – Meninggal

Hadi Susilo alias Adib – Meninggal [3] [4] [5]

  • Pembukaan Kembali Hotel #


Pasca peristiwa peledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, keduanya ditutup selama 2 minggu untuk dilakukan renovasi.

Kedua hotel dibuka kembali 2 (dua) minggu setelah peledakan yaitu pada Jumat, 31 Juli 2009 yang secara resmi dibuka oleh Duta Besar Amerika Serikat, Cameron Hume.

Baca: Mengkudu (Morinda Citrifolia L)

Baca: Game of Thrones (Season 2)

Baca: Kota Bandung

  • Tanggapan Pemerintah #


Melalui Kementerian Sekretariat Negara, Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut mengatakan bahwa aksi peledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton merusak kerja keras seluruh bangsa Indonesia selama lima tahun terakhir.

“Dengan aksi-aksi teror yang keji dan tidak bertanggungjawab ini, apa yang telah kita bangun hampir lima tahun terakhir ini oleh kerja keras dan tetesan keringat seluruh rakyat Indonesia, lagi-lagi harus mengalami goncangan dan kemunduran. Lagi-lagi dampak buruknya harus dipikul oleh seluruh rakyat Indonesia, minus mereka-mereka yang melakukan tindakan yang tidak bertanggungjawab itu. Oleh karena itu kebenaran dan keadilan serta tegaknya hukum harus diwujudkan”,

“Saya bersumpah, demi rakyat Indonesia yang sangat saya cintai, negara dan pemerintah akan melaksanakan tindakan yang tegas, tepat, dan benar terhadap pelaku pemboman ini, berikut otak dan penggeraknya, ataupun kejahatan-kejahatan lain yang mungkin atau dapat terjadi di negeri kita sekarang ini.” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat siang, (17/7/2009). [6]

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!



   


Sumber :


1. megapolitan.kompas.com
2. www.liputan6.com
3. nasional.kontan.co.id
4. news.detik.com
5. nasional.tempo.co
6. www.setneg.go.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved