Kehidupan Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nelson Rolihlahla Mandela, atau yang biasa dikenal dengan nama Nelson Mandela, lahir di Mvezo, pada 18 Juli 1918.
Nelson Mandela lahir dari pasnagan Gadla Henry Mphakanyiswa (ayah), Noqaphi Nosekeni (ibu).
Masa kecil Nelson Mandela dihabiskan di Thembu, dan akhirnya pindah ke Qunu sampai berumur 9 tahun. (1)
Nelson Mandela merupakan orang pertama di keluarganya yang bisa merasakan bangku sekolah.
Kala itu, guru Nelson Mandela meminta agar nama "Rolihlahla" diganti menjadi "Nelson".
Hal itu menjadi awal Rolihlahla Mandela dikenal dengan nama Nelson Mandela.
Ayahnya meninggal saat Nelson Mandela berusia berusia 9 tahun.
Kematian ayah yang disebabkan penyakit paru-paru ini merubah kehidupan Nelson Mandela.
Setelah kepergian ayahnya, Nelson Mandela diadopsi oleh Chief Jongintaba Dalindyebo, seorang bupati dari Thembu.
Jongintaba mengadopsi Nelson Mandela sebagai bentuk terimakasih atas jasa sang ayah.
Ayah Nelson Mandela turut berperan dalam pengangkatan Jongintaba sebagai pemimpin.
Sejak saat itu, Ia pindah ke Mqhekezweni, ibukota provinsi dari Thembuland.
Di sana, Nelson Mandela mendapat perlakuan setara dengan anak kandung Jongintaba.
Nelson mandela mendapat akses pendidikan dan berkesempatan belajar belajar bahasa Inggris, Xhosa, sejarah, serta geografi.
Dalam masa pendidikan ini, Nelson Mandela antusias untuk mempelajari Sejarah Afrika.
Ia mempelajari bahwa orang Afrika sempat mengalami masa damai.
Masa tersebut berubah setelah kedatangan orang berkulit putih.
Padahal, dulunya orang berkulit hitam dan putih di Afrika dapat hidup berdampingan.
Ketika berusia 16 tahun, Nelson Mandela mengikuti sebuah ritual tradisional.
Kala itu, Ia bersama 25 anak lelaki lain.
Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk bahwa Nelson Mandela telah memasuki masa dewasa. (2)
Pendidikan #
Pada usia 16 tahun Nelson Mandela bersekolah di Clarkebury Boarding Institute, sebuah sekolah menengah bergaya barat.
Di sana, Ia mempelajari kebudayaan barat.
Setelah menyelesaikan sekolah menengah selama dua tahun, Nelson Mandela pindah ke Healdtown, perguruan Methodis di Fort Beaufort pada 1937.
Di sana, diajarkan tentang superioritas budaya dan pemerintahan barat.
Akan tetapi, Nelson Mandela justru semakin tertarik dengan budaya Afrika.
Kemudian Nelson Mandela mengambil program BA (Bachelor of Arts) di Universitas Fort Hare.
Di universitas tersebut, Nelson Mandela belajar bahasa Inggris, antropologi, politik, pemerintahan pribumi, dan hukum Belanda Romawi.
Namun di akhir tahun pertamanya, Nelson Mandela terlibat aksi boikot SRC (Students' Representative Council) terhadap kualitas makanan.
Karena hal tersebut ia dihukum sementara dari universitas.
Akan tetapi, Nelson Mandela meninggalkan kuliahnya tanpa gelar.
Nelson Mandela kemudian pindah ke Johannesburg, melanjutkan studinya di University of the Witswatersrand, jurusan hukum.
Selanjutnya, Nelson Mandela melanjutkan studi di University of South Africa. (3)
Pergerakan #
Rupanya, Nelson Mandela belajar hukum di University of the Witswatersrand bukan tanpa alasan.
Ia terinspirasi dari kondisi kulit hitam dan kulit putih di Afrika.
Menurut Nelson Mandela, hal tersebut tidak mencerminkan keadilan.
Dengan tekad dan pengetahuan yang dimiliki, Nelson Mandela aktif dalam pergerakan sosial anti aparheid.
Pada tahun 1949, Ia bergabung dalam Kongres Nasional Afrika.
Selain itu, Nelson Mandela bersama pemuda lain mendirikan African National Congress Youth League (ANC Youth League).
ANC Youth League ditujukan untuk menghimpun kekuatan dari pekerja yang merasa tertekan oleh pemerintah saat itu.
Pada tahun 1949, ANC Youth League sudah melakukan berbagai pergerakan yang matang.
Cara yang dilakukan adalah boikot, pemogokan, serta tidak bekerja sama dengan segala bentuk kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan.
ANC Youth League juga aktif menolak retribusi tanah yang terlalu tinggi.
Mereka memperjuangkan hak perdagangan, serta kebebasan dalam menikmati pendidikan bagi seluruh anak di Afrika.
Selama melakukan pergerakan, Nelson Mandela melakukan semua tuntutannya dengan jalan damai.
Ia tidak melakukan provokasi ataupun aksi kekerasan.
Bahkan, Nelson Mandela tidak menyeru kulit hitam untuk melawan pemerintah atas dasar rasisme.
Prinsip antikekerasan ini konsisten dipegang Nelson Mandela.
Pada kampenya pertentangan tahun 1952 dan Kongres Rakyat tahun 1995, Nelson Mandela dna kelompoknya tetap memegang prinsip antikekerasan.
Karena prinsip tersebut, Nelson Mandela mulai dikenal di kalangan kulit hitam.
Ia dikenal sebagai sosok pahlawan yang memeperjuangkan keadilan bagi masyarakat kulit hitam.
Selain pergerakan, Nelson Mandela juga mendirikan firma hukum bersama Oliver Tambo.
Oliver Tambo merupakan akwan yang ia jumpai saat kuliah di Fort Hare.
Firma hukum tersebut memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat kulit hitam.
Selanjutnya, Mandela harus menghadapi tantangan dari kawan sebangsanya sendiri, yaitu Kelompok ‘Africanist’.
Kelompok tersebut terdiri dari para aktivitas kulit hitam yang bertujuan untuk kemerdekaan Afrika Selatan.
Akan tetapi, Africanist yakin bahwa metode pasif yang dilakukan ANC tidak efektif.
Bagi Africanist, pergerakan aktif harus dilakukan, meski dengan kekerasan.
Africanist benar-benar melakukan pemberontakan dan mengacaukan jalannya Kongres Pan-Africanist.
Pergerakan Africanist tersebut memiliki dampak buruk bagi ANC.
Pada tahun 1959, ANC kehilangan banyak pendukung militannya.
Banyak anggota ANC yang sependapat dengan Africanist serta memilih meninggalkan perjuangan dengan prinsip tanpa kekerasan.
Pada tahun 1961, Mandela yang senantiasa memegang teguh prinsip antikekerasan, juga mulai meyakini bahwa perjuangan senjata sepertinya memang diperlukan untuk perubahan.
Nelson Mandela membentuk ‘Umkhonto we Sizwe’, dikenal juga sebagai MK.
MK adalah kelompok bersenjata cabang ANC, bertugas melakukan sabotase menggunakan taktik perang gerilya. (2)
27 Tahun di Penjara #
Pada tahun 1956, Nelson Mandela ditangkap.
Bersama 150 orang lain, Ia dituduh melakukan pemberontakan.
Namun, selang beberapa waktu Nelson Mandela dibebaskan lagi.
Pada tahun 1961, Nelson Mandela melakukan gerakan mogok pekerja nasional selama tiga hari.
Karena aksi tersebut, ia dihukum 5 tahun.
Pada tahun 1963, Nelson Mandela kembali disidang bersama 10 pemimpin ANC yang lain.
Nelson Mandela dihukum seumur hidup atas pembangkangan politik dan sabotase.
Total, Nelson Mandela menghabiskan 27 tahun waktunya di penjara.
18 tahun di antaranya, ia dipenjara di Pulau Robben.
Di sana ia dikurung dalam sel kecil tanpa tempat tidur dan pipa air.
Ketika dipenjara ia juga menderita tuberkulosis.
Meski dipenjara, Nelson Mandela tetap menjadi simbol perjuangan kulit hitam.
Bahkan, muncul gerakan internasional untuk membebaskan Nelson Mandela.
Pada tahun 1982, Mandela dan pemimpin ANC lain dipindahkan penjara Pollsmoor.
Kemudian Presiden Afrika Selatan, P.W. Botha, menawarkan Nelson Mandela kebebasan pada 1985.
Syaratnya, Mandela harus menghentikan perjuangan melawan pemerintah.
Perundingan serupa beberapa kali dilakukan, akan tetapi tidak menghasilkan kesepakatan apapun.
Suatu ketika, Presiden Botha terkena stroke.
Ia digantikan Frederik Willem de Klerk sebagai presiden yang baru.
Pada masa pemerintahan ini, Nelson Mandela dinyatakan bebas pada 11 Februari 1990.
Presiden de Klerk juga membuat kebijakan yang berbeda dari pemerintahan sebelumnya.
Ia tidak melarang pergerakan ANC, dan menghapuskan pembatasan gerak politik terhadap kelompok tertentu.
Pasca dibebaskan, Nelson Mandela meminta agar pihak internasional mengurangi tekanan terhadap pemerintahan Afrika Selatan.
Ia menyatakan bahwa dirinya akan tetap menempuh jalur dalai.
Meski demikian, kekuatan bersenjata ANC akan tetap bertahan, kecuali bila kaum kulit hitam mendapatkan hak untuk memilih.
Nobel Perdamaian #
Nelson Mandela dan Presiden de Klerk berupaya menghapuskan apartheid di Afrika Selatan.
Atas Perjuangan ini, keduanya mendapat hadiah nobel perdamaian di tahun 1993.
Menjadi Presiden Afrika Selatan #
Pada 27 April 1994, Afrika Selatan mengadakan pemilihan umum pertama yang melibatkan kulit putih dan kulit hitam.
Dalam pemilihan tersebut, Nelson Mandela terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan.
Nelson Mandela dilantik sebagai presiden di usia yang ke-77, pada tanggal 10 Mei 1994.
Kala itu, de Klerk menjabat sebagai wakil presiden. (2)
Wafat #
Nelson Mandela wafat di usia 95 tahun.
Tepatnya, ia meninggal pada 5 Desember 2013.
Jacob Zumba, presiden Afrika Selatan saat itu, mengumumkan secara resmi meninggalnya Nelson Mandela. (1)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)
Untuk terus update informasi tribunnewswiki.com, ikuti kami di:
Instagram @tribunnewswiki
Fanpage Facebook Tribunnews Wiki
Youtube TribunnewsWiki Official
| Nama | Nelson Mandela |
|---|
| Nama Asli | Nelson Rolihlahla Mandela |
|---|
| Tempat, Tanggal Lahir | Mvezo, Afrika Selatan, 18 Juli 1918 |
|---|
| Wafat | Johannesburg, Afrika Selatan, 5 Desember 2013 |
|---|
| Jabatan | Presiden Afrika Selatan (1994-1999) |
|---|
| Ayah | Gadla Henry Mphakanyiswa |
|---|
| Ibu | Noqaphi Nosekeni |
|---|
| Istri | Evelyn Mase (1944–1958) |
|---|
| Winnie Mandela (1958–1996) |
| Graça Machel (1998–2013) |
| Anak | Makaziwe Mandela |
|---|
| Zenani Mandela-Dlamini |
| Zindzi Mandela |
| Makgatho Mandela |
| Madiba Thembekile Mandela |
Sumber :
1. www.biografiku.com
2. portal-ilmu.com
3. www.biografipedia.com