Ikan Asin

Ikan asin merupakan olahan makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ikan asin memiliki sejarah panjang di Indonesia.


Ikan Asin
iStockphoto/wirachai moontha/sajian sedap
Ilustrasi ikan asin. 

Ikan asin merupakan olahan makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ikan asin memiliki sejarah panjang di Indonesia.




  • Sejarah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ikan asin merupakan olahan makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia.

Ternyata ikan asin memiliki sejarah panjang di Indonesia.

Sejak abad ke VIII masehi, masyarakat Indonesia yang tinggal di Jawa telah gemar mengonsumsi ikan asin. (1)

Menurut seorang arkeolog Indonesia, Tuti Surti Nastiti, ikan asin memiliki kaitan dengan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Mataram Kuno.

Pada saat itu masyarakat Mataram Kuno menjadikan ikan asin menjadi salah satu komuditi di pasar Jawa sejak 13 abad lalu.

Ilustrasi ikan asin.
Ilustrasi ikan asin. (Intisari)

Sejarah ikan asin tercantum dalam dua prasasti.

Prasasti pertama ialah Prasasti Pangumulan A yang berangka tahun 824 saka atau 902 Masehi.

Prasasti kedua ialah Prasasti Rukam yang berangka tahun 829 saka atau 907 Masehi.

Dalam prasasti itu menjelaskan tentang jenis-jenis ikan yang dijadikan ikan asin pada saat itu.

Prasasti Pangumulan A menjelaskan bahwa jenis ikan yang dijadikan ikan asin adalah ikan kembung, ikan kakap, dan ikan tengiri.

Kedua prasasti tersebut menjelaskan istilah yang disebut grih dan dendain untuk ikan asin yang dikeringkan.

Bahkan dalam bahasa Jawa, ikan asin disebut gereh.

Sedangkan ikan yang dikeringkan disebut dendeng.

Pada dahulu kala, ikan asin digunakan sebagai hidangan upacara.

Dalam Prasasti Rukam, grih atau dendain digunakan sebagai hidangan yang disajikan dalam upacara penetapan sima (tanah suci).

Ikan asin tak hanya menjadi santapan untuk konsumsi sehari-hari, namun juga dihidangkan dalam upacara besar.

  • Proses


Ikan asin dibuat melalui beberapa proses, yaitu pembersihan ikan, pemotongan ikan, pengasinan, penjemuran, dan pengemasan. (2)

Pengeringan Ikan Asin.
Pengeringan Ikan Asin. (Kompas.com/Dahlia Irawati)
  • Pembersihan Ikan

Dalam tahapan pembersihan ikan, dimulai dengan pengelupasan kulit ikan agar saat proses pengasinan dapat mudah masuk ke dalam daging.

Selain membersihkan bagian kulit ikan, pembersihan perut ikan juga dilakukan agar tidak terjadi pembusukan.

  • Pemotongan Ikan

Setelah melalui proses pembersihan ikan, tahap selanjutnya ialah pemotongan ikan.

Cara membelah ikan mulai dari kepala hingga ekor.

  • Pengasinan Ikan

Ikan yang telah dipotong lebar dan telah dibersihkan kemudian akan melalui tahapan proses pengasinan.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengawetan yang lebih alami dan membuat ikan memiliki cita rasa asin.

Dalam proses pengasinan ikan dilakukan dengan cara membuat kandungan air dan garam dengan presentase 50% air tawar dan 50% air garam.

Selanjutnya ikan direndam selama satu hingga dua hari tergantung keinginan tingkat rasa asin yang diinginkan.

Pengasinan ikan terdapat dua jenis yaitu basah dan kering.

Untuk pengasinan ikan kering, ikan yang telah bersih dan telah dibelah, kemudian melalui proses dijemur.

Kemudian ikan diolesi garam kering secara merata di seluruh bagian tubuh ikan.

  • Penjemuran Ikan

Untuk penjemuran ikan, diperlukan tempat penjemuran yang berbahan kayu atau anyaman bambu.

Dalam menjemur ikan, keringkan ikan satu per satu dan sebaiknya tidak ditumpuk.

Beri jarak yang secukupnya agar daging ikan dapat terkena sinar matahari.

Ikan yang dijemur sesekali dibalik untuk mendapatkan kering yang merata.

  • Kandungan Gizi


Berikut informasi rinci mengenai komposisi kandungan gizi pada ikan asin kering dalam 100 gram ikan asin (3) :

-Energi = 193 kkal

-Protein = 42 gram

-Lemak = 1,5 gram

-Karbohidrat = 0 gram

-Kalsium = 200 mg

-Fosfor = 300 mg

-Zat Besi = 3 mg

-Vitamin A = 0 IU

-Vitamin B1 = 0,01 mg

-Vitamin C = 0 mg

ikann
Kandungan ikan asin.

  • Manfaat Ikan Asin


Ikan asin memiliki banyak manfaat bagi tubuh. (4)

Ikan asin memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang tergolong tinggi.

Hal tersebut baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Di antaranya menambah tinggi badan pada masa pertumbuhan, mencegah osteoporosis, mencegah kelainan pada tulang dan memperkuat struktur tulang.

Ikan asin juga dpat mempercepat penyembuhan luka.

Beragam jenis ikan asin.
Beragam jenis ikan asin. (Intisari)

Hal ini disebabkan ikan asin memiliki kandungan zat besi.

Zat besi yang terkandung pada ikan asin juga memiliki manfaat untuk mencegah gejala anemia atau kekurangan darah.

Zat besi akan membantu tubuh dalam memproduksi sel darah dan dapat mencegah anemia.

Selain zat besi, ikan asin ternyata memiliki kandungan omega 3 yang dapat mencegah penyakit jantung dan gangguan jantung.

Manfaat lain dari ikan asin yaitu mampu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi faktor risiko kanker kulit.

  • Resep Olahan Ikan Asin


Tumis Ikan Asin

Bahan:

2 bawang merah

2 bawang putih

2 cabai hijau

2 cabai merah besar

10 cabai rawit

4 buah tomat

Gula dan garam secukupnya

Kecap

Cara Pembuatan:

  1. Cuci semua bahan irisan seperti cabai, tomat, bawang merah, dan bawang putih.
  2. Kemudian iris kecil-kecil semua bahan.
  3. Panaskan minyak, goreng bahan tumisan hingga harum.
  4. Masukkan air ke delam tempat penggorengan dan tunggu selama 2 menit.
  5. Kemudian ikan asin dipotong kecil dan cuci hingga bersih.
  6. Masukkan ikan asin ke wadah penggorengan yang telah dicampur bumbu tumis.
  7. Masukkan kecap secukupnya, garam, dan gula.
  8. Tumis ikan asin hingga matang.
  9. Tumis ikan asin siap disajikan.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWiki Official



Nama Ikan Asin
Spesifikasi Makanan
   


Sumber :


1. travel.kompas.com
2. www.cintalaut.com
3. dkpp.jabarprov.go.id
4. www.grid.id
5. www.idntimes.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved