Definisi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi.
Kadar gula (glukosa) yang menumpuk akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. (1)
Glukosa merupakan sumber energi bagi sel tubuh manusia.
Kadar gula tersebut dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas.
Diabetes yang tidak dikontrol akan menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.
Pankreas pada penderita diabetes, tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh.
Jika memproduksi insulin maka sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.
Jenis #
Diabetes terdiri atas dua jenis yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. (2)
Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menghancurkan sel pankreas yang memproduksi insulin.
Diabetes tipe 1 dikenal dengan diabetes autoimun.
Diduga diabetes autoimun ini disebabkan karena faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
Diabetes tipe 2 disebabkan oleh sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin.
Sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan dengan baik.
Dari kedua jenis diabetes tersebut, diabetes tipe 2 ini yang sering diderita.
Selain itu terdapat diabetes jenis lain yang umumnya diderita oleh ibu hamil yaitu diabetes gestasional.
Hal itu disebabkan oleh perubahan hormon dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan.
Penderita diabetes tipe 1 memerlukan terapi insulin.
Insulin biasanya diberikan melalui jarum suntik, pena insulin, dan pompa insulin. (3)
Terdapat jenis diabetes labil, diabetes ini cukup parah.
Tipe diabetes ini terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh tidak menentu.
Seseorang yang memiliki riwayat memiliki penyakit diabetes tipe 1 akan berisiko mengalami diabetes labil.
Diagnosis #
Untuk mendiagnosis penyakit diabetes, dilakukan beberapa metode tertentu, antara lain (4) :
- Tes gula darah sewaktu
Tes ini untuk mengukur kadar glukosa darah pada jam tertentu secara acak.
Dalam menjalani tes ini, pasien tidak harus berpuasa terlebih dahulu.
Apabila hasil tes menunjukkan kadar gula 200 mg/dL atau lebih, maka pasien dapat didiagnosis menderita diabetes.
- Tes gula darah puasa
Untuk mengukur kadar glukosa darah saat pasien berpuasa.
Dalam melakukan tes ini pasien diminta untuk berpuasa terlebih dahulu selama delapan jam.
Kemudian pasien akan mengambil sample darah untuk diukur kadar gula darahnya.
Hasil tes gula darah yang kurang dari 100 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal.
Hasil tes gula darah puasa di antara 100-125 mg/dL pasien dapat didiagnosisi menderita prediabetes.
Apabila hasil tes gula darah puasa menunjukkan angka 126 mg/dL atau lebih maka pasien menderita diabetes.
- Tes toleransi glukosa
Sebelum menjalankan tes ini, pasien harus berpuasa selama semalam.
Setelah melakukan tes gula darah, pasien akan diminta untuk meminum larutan gula khusus.
Kemudian pasien akan melakukan tes gula darah kembali setelah 2 jam minum larutan gula.
Hasil toleransi glukosa dengan kadar gula antara 140-199 mg/dL menunjukkan kondisi preidiabetes.
Apabila hasil tes toleransi glukoasa lebih dari 200 mg/dL atau tepat 200 mg/dL makan pasien menderita diabetes.
- Tes HbA1C
Untuk mengukur kadar glukosa rata-rata pasien selama 2-3 bulan ke belakang.
Pasien tidak perlu menjalani puasa terlebih dahulu.
Hasil tes apabila di bawah 5,7% maka pasien dalam kondisi normal.
Selanjutnya, jika hasil tes di antara 5,7%-6,4% menunjukkan pasien mengalami kondisi prediabetes.
Apabila hasil tes menunjukkan di atas 6,5% menunjukkan pasien menderita diabetes.
Gejala #
Berikut ini gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 antara lain (5) :
- Sering merasa haus.
- Sering buang air kecil di malam hari.
- Rasa lapar yang terus menerus.
- Penurunan berat badan yang tiba-tiba.
- Badan terasa lemas dan merasa lemah.
- Pandangan kabur.
- Massa otot berkurang.
- Luka yang tidak kunjung sembuh.
- Sering mengalami infeksi pada bagian tubuh tertentu seperti gusi, kulit, atau saluran kemih.
- Mulut terasa kering.
- Gatal-gatal.
- Munculnya bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan.
Faktor #
Faktor seseorang terkena diabetes tipe 1 adalah memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1. (6)
Selain itu penderita terkena infeksi virus.
Sedangkan faktor terkena diabetes tipe 2 yaitu kelebihan berat badan, keluarga memiliki riwayat diabetes tipe 2.
Kurangnya berolahraga termasuk dalam faktor seseorang berisiko terkena diabetes tipe 2.
Selain itu faktor usia dan tekanan darah tinggi mampu membuat seseorang terkena diabetes tipe 2.
Seseorang yang memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Pengobatan #
Pengobatan yang dapat dilakukan untuk penderita diabetes tipe 1 yaitu (7) :
- Memberikan insulin dengan cara disuntikkan pada lapisan bawah kulit sekitar 3-4 kali sehari sesuai dosis.
- Mengatur pola makan sehat dan olahraga teratur untuk membantu mengontrol tingkat glukosa darah.
- Merawat kaki dan memeriksakan mata secara berkala untuk mencegah komplikasi.
Selain itu untuk pengobatan diabetes tipe 2 yaitu :
- Menghindari makanan yang memiliki glukosa tinggi atau lemak tinggi.
- Perbanyak serat.
- Melakukan olahraga.
- Menjaga berat badan tetap ideal.
- Berhenti merokok dan menghindari rokok.
- Tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
- Menjaga kesehatan kaki.
- Memeriksa kondisi kesehatan mata secara rutin.
- Memberikan obat-obatan diabates yang berada di bawah pengawasan dokter.
Komplikasi #
Penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menimbulkan penyakit komplikasi lain seperti (8) :
- Penyakit jantung
- Stroke
- Gagal ginjal kronis
- Neuropati diabetik
- Gangguan penglihatan
- Depresi
- Demensia
- Gangguan pendengaran
- Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh
- Kerusakan kulit karena infeksi bakteri dan jamur
Pencegahan #
Untuk mencegah terkena penyakit diabetes, pada diabetes tipe 1 dapat dilakukan pencegahan dengan menjalani pengobatan intensif. (8)
Hal tersebut dilakukan apabila dalam satu keluarga terdapat riwayat menderita diabetes tipe 1.
Kemudian menjalani tes DNA untuk mengetahui adanya gen pembawa penyakit diabetes tipe 1.
Untuk mencegah terkena diabetes tipe 2, dapat dilakukan beberapa hal berikut :
- Mempertahankan berat badan ideal.
- Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur.
- Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis.
- Melakukan olahraga rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik.
- Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama.
- Hindari merokok dan berhenti merokok.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)
Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWiki Official
| Nama | Diabetes |
|---|
| Spesifikasi | Penyakit/Kesehatan |
|---|
Sumber :
1. www.alodokter.com
2. hellosehat.com
3. www.halodoc.com