Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo, Putra Korban Bantah Pelaku Siap Biayai Sekolah Adiknya

Harry Setiawan, putra Retnoning Tri, korban tewas tabrak lari di Overpass Manahan Solo menjawab kabar seputar kelanjutan kasus yang tewaskan ibunya


zoom-inlihat foto
retnoning-tri-korban-tewas-tabrak-lari-di-overpass-manahan-solo.jpg
Instagram harrysetiawanj
Retnoning Tri, korban tewas tabrak lari di Overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari lalu


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Harry Setiawan, putra Retnoning Tri, korban tewas tabrak lari di Overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari lalu, mengklarifikasi kabar seputar kelanjutan kasus yang merenggut nyawa ibundanya itu.

Muncul kabar bahwa pelaku penabrak ibundanya sudah menuai keluarga korban.

Kemudian, beredar pula informasi bahwa sang pelaku akan membiayai pendidikan adik Harry.

Namun, hal tersebut dibantah tegas oleh Harry.

Lewat unggahan di Insta Story, Harry menegaskan dirinya belum ditemui oleh pelaku.

"Selamat siang

"Mau menginfokan kalau ada berita yang bilang kalau penabrak ibu saya udah menemui keluarga dan berjanji akan membiayai sekolah adik saya, itu adalah HOAX/berita bohong," tegasnya, dilihat Tribunnewswiki.com, Kamis (11/7/2019).

Harry mengaku belum menerima kabar terbaru soal perkembangan kasus tersebut.

"Sampai sekarang aja saya belum dapat kabar apapun dari polisi mengenai perkembangan kasus ini," lanjutnya.

Unggahan Harry Setiawan, putra Retnoning Tri (2)
Unggahan Harry Setiawan, putra Retnoning Tri, korban tewas tabrak lari di Overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari lalu

Lantas, Harry mengunggah tangkap layar berita yang menyebutkan polisi telah mengantongi identitas pelaku.

Namun, ia menegaskan dirinya belum menerima laporan apapun.

"Dan kalau ada yang penasaran tentang berita ini benar atau nggak, saya juga nggak tau

karena belum ada laporan yang pasti ke saya selaku keluarga korban," tulisnya.

Unggahan Harry Setiawan, putra Retnoning Tri
Unggahan Harry Setiawan, putra Retnoning Tri, korban tewas tabrak lari di Overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari lalu

Polisi Sebut Kantongi Identitas

Polisi telah mengantongi identitas pelaku tabrak lari di Overpass Manahan Solo.

Identitas pelaku tabrak lari tersebut terungkap dari pemeriksaan 12 CCTV.

Pelaku diminta untuk segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Sebelumnya, Polresta Solo membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk mengungkap pelaku tabrak lari.

Timsus akhirnya mengungkap setelah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman 12 kamera pengintai atau CCTV.

Kamera pengintai tersebut tersusun dari Gendengan Jalan Slamet Riyadi, Overpass Manahan Solo hingga Gapura Makutha Solo di Jalan Adi Sucipto.

Melalui rekaman 12 CCTV tersebut, pelaku datang dari arah Gendengan menuju kawasan Garupa Makutha Solo melewati Overpass Manahan Solo tersebut pada 1 Juli 2019 dini hari.

Polisi juga menyebut, pelaku melakukan banyak kesalahan.

"Ya kalau di junto bisa banyak kesalahannya, makanya menyerahkan dirilah agar ada itikad baik dari pada sanksi maksimal," kata Kasatlantas Polresta Solo Kompol Busroni, Kamis (11/7/2019) dikutip dari Tribun Solo.

Masih mengutip dari sumber yang sama, pelaku tabrak lari melaju di atas kecepatan yakni 80 km/jam.

Pelaku juga mendahului kendaraan lain dalam kondisi yang tidak aman.

Selain itu, pelaku melewati marka jalan yang tidak terputus.

Terkait ancaman hukuman, pelaku terancam maksimal enam tahun penjara.

Ancaman ini sesuai dengan pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Maksimal 6 tahun penjara," katanya.

Untuk diketahui, seorang wanita bernama Retnoning Tri (54) menjadi korban tabrak lari di overpass Manahan.

Retnoning merupakan warga Jalan Yudhistira 5 Nomor 5 Kampung Selembaran RT 3 RW 3, Kelurahan/Kecamatan Serengan, Solo.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Retnoning meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS Kasih Ibu.

Sebuah video pengendara mobil yang menabrak motor yang kemudian ditinggalkan viral di media sosial pada Rabu (10/7/2019).

Lokasi dalam video tersebut yakni di overpass Manahan Solo.

Dalam video yang beredar viral, pengendara mobil melaju cukup kencang dari arah lapangan Kota Barat atau arah selatan menuju ke arah barat menuju ke Plasa Manahan.

Saat melaju, ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang ditumpangi oleh Retnoning Tri.

Tabrakan pun tak terhindarkan.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (1/7/2019).

"Itu kejadian 1 Juli 2019 kemarin dan pelaku sampai saat ini masih dalam pencarian," kata Kanit Laka Satlantas Iptu Bambang Subekti, pada Rabu (10/7/2019).

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved