Sejarah #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pura Goa Gajah merupakan tempat bersejarah di Bali yang diakui UNESCO dan diperkirakan dibangun pada abad ke-11.
Pura Hindu Goa Gajah telah dikenal sejak masa pemerintahan beberapa raja pulau Bali.
Nama Goa Gajah berasal dari kata "Lwa Gajah', yang ditulis Mpu Prapanca pada tahun 1365 dalam Nagarakertagama.
Situs ini diperkirakan dibangun pada abad ke-11, ketika masa pemerintahan Raja Sri Bedahulu.
Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, di Majapahit tertulis 'Lwa Gajah' terletak di Desa Bedulu sebagai tempat pertapaan Sang Bodadyaksa.
Pandangan lain menyebutkan nama tersebut berasal dari istilah kunjarakunjapada yang berarti Asrama Kunjara.
Asrama Kunjara adalah asramanya Rsi Agastya yang terletak di Mysore (India Selatan) yang banyak terdapat gajah liar hidup.
Hal tersebut mengartikan bahwa Goa Gajah dibangun untuk mengingatkan tentang Asrama Kunjarakunjapada di India.
Penemuan Goa Gajah dimulai dari laporan LC Heyting pada tahun 1923.
LC Heyting melaporkan adanya Arca Ganesha, Patung Tri Lingga, dan Patung Hariti kepada pemerintahan Hindia Belanda.
Dr. W.F. Stutterhiem mulai melakukan penelitian lanjutan pada tahun 1925.
Pada tahun 1950, Pemerintah Indonesia melakukan penelitian.
Lalu penggalian dilakukan pada tahun 1954 hingga 1979.
J.L. Krijgman memimpin proses tersebut.
Dari penelitian itu, mereka menemukan sebuah kolam air suci kuno yang terdapat enam patung perempuan dilengkapi dengan pancuran dada.
Keberadaan patung tersebut diyakini dapat memberikan pembersihan getaran aura bagi pengunjung.
Di situs tersebut juga ditemukan bangunan yang menyimpan patung Ratu Brayut atau Dewi Hariti.
Di sebelah kanan dari dinding gua, terdapat tulisan 'kumon' dan 'shy wangsa'.
Tulisan tersebut ditulis dalam huruf kwadrat Kediri.
Hingga sekarang, sejarawan belum mengetahui apa arti dari kata tersebut.
Gambaran #
Kompleks kawasan Goa Gajah terdiri dari dua bagian utama.
Kompleks utara merupakan warisan Hindu.
Di sini terdapat beberapa shivaism dan artefak sebagai berikut:
- Arca Ganesha
- Patung Tri Lingga
- Patung air mancur Widyara-Widyari
- Arca Men Brayut, atau Ratu Brayut
- Arca Buddha
Kompleks selatan, merupakan kompleks warisan Buddhism.
Bagian ini ditemukan oleh Mr Concrat Spies pada tahun 1931.
Beberapa temuan di kompleks ini adalah sebagai berikut.
- 13 Stupa Buddha Berjenjang
- Kuil Pertapan Ratu Buddha (1)
Lokasi #
Pura Goa Gajah terletak di Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali.
Goa Gajah merupakan pusat kerajaan zaman kuno yang belum mendapat pengaruh dari Jawa Dwipa atau Majapahit.
Goa Gajah lebih tepat disebut pura, namun karena berbentuk gua, maka dinamai Goa Gajah.
Jaraknya dari Denpasar Kurang lebih 26 Km. (2)
Jika menggunakan Jalan By Pass Ngurah Rai, jarak Goa Gajah dengan Bandara Ngurah Rai sekitar 42 km.
Dari kawasan Wisata Seminyak, jarak Goa Gajah sekitar 31 km.
Apabila dari Badung, Goa Gajah memiliki jarak sekitar 19 Km.
Tarif #
Untuk memasuki kawasan Goa Gajah, pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp 15000 per orang.
Tarif parkir mobil sebesar Rp 5000, dan Rp 5000 untuk sepeda motor.
Jam Operasional #
Kawasan Goa Gajah dibuka mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA. (3)
Tarif dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/A Nur Rosikin)
Untuk terus update informasi tribunnewswiki.com, ikuti kami di:
Instagram @tribunnewswiki
Fanpage Facebook Tribunnews Wiki
Youtube TribunnewsWiki Official
| Alamat | Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali |
|---|
| koordinat | 8°31'20.3 |
|---|
| Google Map | https://goo.gl/maps/keUZoDznby1xYnXw7 |
|---|
Sumber :
1. www.id.sorgabalitours.com
2. www.balitoursclub.com
3. tempatwisatadibali.info