Notre-Dame de Paris

Notre-Dame de Paris merupakan monumen simbolis yang ada di Paris, Prancis.


zoom-inlihat foto
notre-dame-de-paris.jpg
dezeen.com
Notre-Dame de Paris

Notre-Dame de Paris merupakan monumen simbolis yang ada di Paris, Prancis.




  • Tentang Notre-Dame de Paris #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Notre-Dame de Paris merupakan monumen simbolis yang ada di Paris, Prancis.

Bagi warga Paris, landmark berusia 850 tahun ini adalah jantung kota mereka.

Dua menara persegi gotiknya menjulang di atas bangunan di sepanjang Sungai Seine.

Notre-Dame de Paris adalah katedral Prancis yang memiliki sejarah terpanjang dan terkaya.

Notre-Dame de Paris pernah menjadi situs pernikahan kerajaan, konsekrasi Napoleon Bonaparte sebagai kaisar dan beatifikasi Joan of Arc.

Notre-Dame de Paris berarti Our Lady of Paris (Wanita Kami dari Paris).

Katedral Notre-Dame de Paris terletak di Île de la Cité, sebuah pulau di pusat Seine.

Kota itu ditempatkan untuk mengontrol jalannya barang di sepanjang jalur air dan sekarang menjadi kota yang kaya.

Pada abad ke-10, Paris adalah pusat kekuatan Eropa. (1)

Antara abad ke-11 dan ke-12, Paris muncul sebagai pusat kekuasaan di Prancis, secara politik, ekonomi dan intelektual.

Pulau terbesar di Seine adalah jantung kota Paris.

Baca: Gedung Opera Sydney

Baca: Big Ben

  • Sejarah #


Pada tanggal 12 Oktober 1160, Maurice de Sully menjabat di kantor Uskup Paris dan menyatakan niatnya untuk menghancurkan Gereja Saint-Étienne.

Maurice de Sully ingin mendirikan sebuah monumen untuk Virgin Mary yang mencerminkan status baru Ibukota Paris.

Batu pertama diletakkan tiga tahun kemudian di hadapan Raja Louis VII le Jeune dan Paus Alexander III.

Periode pertama konstruksi dalam sejarah bangunan Notre-Dame de Paris berlangsung selama hampir 200 tahun.

Sejumlah arsitek, termasuk Jean de Chelles, Pierre de Montreuil, Pierre de Chelles, Jean Ravy dan Jean le Bouteiller, berkontribusi pada gaya gotik baru.

Akhirnya Notre-Dame de Paris selesai pada 1345.

Salah satu peristiwa penting pertama dalam kisah Notre-Dame terjadi pada 1431 ketika Henry VI, Raja Inggris juga dimahkotai sebagai Raja Prancis pada 16 Desember di tengah perang seratus tahun.

Awal tahun itu, konflik telah merenggut nyawa salah satu tokoh yang paling banyak dibahas dalam sejarah Prancis, Joan of Arc yang berusia 19 tahun.

Joan of Arc dibakar di tiang pancang sebagai bidat.

Pada tanggal 7 Juli 1456, penyelidikan membuktikan bahwa Joan of Arc tidak bersalah dari semua kejahatan dan menyatakannya sebagai martir.

Pada tahun 1909, Joan of Arc dibeatifikasi di Notre-Dame oleh Paus Pius X dan diangkat menjadi saint 11 tahun kemudian.

Selama abad ke-16, kondisi katedral memburuk secara signifikan.

Makam dan jendela kaca patri dihancurkan atas nama modernisasi dan fitur eksternal dihapus atau dirusak karena klaim penyembahan berhala.

Namun, Robert de Cotte memimpin pekerjaan renovasi pada 1600-an di bawah kehendak Louis XIII.

Pada periode inilah Notre-Dame de Paris menjadi terkenal karena memiliki 8.000 pipa.

Katedral itu makin memburuk selama Revolusi Prancis.

Gereja diubah menjadi toko makanan dan gudang penyimpanan anggur hingga menjadi rusak.

Banyak dari patung-patungnya juga kehilangan kepala.

Kepala yang terputus tersebut hilang sampai ditemukan lagi pada tahun 1977 dan dapat dilihat hari ini di Musée de Cluny.

Pada pergantian abad ke-19, Notre-Dame de Paris hampir hancur.

Tetapi Napoleon menyelamatkannya dari kehancuran dan dimahkotai kaisar di sana pada Desember 1804.

Pemulihan lebih lanjut yang sangat dibutuhkan terjadi antara tahun 1845 dan 1870 di bawah pemerintahan Raja Louis Philippe I.

Renovasi besar-besaran dilakukan karena kenaikan popularitas katedral setelah novel Victor Hugo berjudul 'Notre-Dame de Paris' dirilis pada tahun 1829.

Arsitek Eugène Viollet-le-Duc dan Jean-Baptiste Lassus mengawasi pekerjaan renovasi tersebut.

Untungnya, tak satu pun dari perang dunia membawa bahaya yang signifikan bagi Notre-Dame.

Berbagai karya seni diambil untuk menghindari vandalisme atau penjarahan Nazi.

Modernisasi yang lebih hati-hati menyusul pada abad ke-20, termasuk mekanisasi lonceng Emmanuel seberat 13 ton dan pembersihan fasad dan pahatan yang ekstensif.

Pada tanggal 15 April 2019, dunia menyaksikan api membakar puncak menara dan atap abad pertengahan.

Untungnya, menara lonceng Notre-Dame selamat dari nyala api bersama dengan tiga jendela mawar yang ikonik.

Saat ini Notre-Dame de Paris tengah ditutup karena dalam pemulihan dan segera kembali dibuka. (2)

  • Arsitektur #


Katedral memiliki panjang sekitar 128 meter (420 kaki) dan lebar 12 meter (39 kaki) di bagian tengah.

Rancangan salibnya, nave yang ditinggikan, transept dan menara dipinjam dari arsitektur Romawi abad ke-11, tetapi lengkungan dan rusuknya yang runcing bergaya gotik.

Notre-Dame de Paris adalah salah satu katedral gotik pertama yang memiliki dukungan eksterior melengkung yang dikenal sebagai 'penopang terbang'.

Notre-Dame juga terkenal dengan patung luar dan gargoyle yang berfungsi sebagai penopang kolom tambahan dan pipa drainase.

Penguatan tambahan yang disediakan oleh penopang, dermaga dan penyangga batu lainnya memungkinkan dinding utama katedral menjadi non-struktural.

Area dinding yang lebih besar tersedia untuk kaca patri, mengilhami para penyembah dan menerangi bagian dalam katedral.

Fasad keras Notre-Dame dihiasi dengan banyak patung batu, terutama di sekitar portal pusat yang diapit oleh patung-patung yang menggambarkan The Last Judgment.

Desain fasad menyeimbangkan vertikalitas menara kembar (setinggi 69 meter) dengan garis horizontal galeri yang didekorasi.

Portal transept katedral juga kaya dihiasi dengan patung relief arsitektur.

Di pintu selatan terdapat relief yang menampilkan adegan-adegan dari kehidupan Santo Stefanus bersama dengan orang-orang kudus setempat lainnya.

Di pintu utara, tergambar masa kanak-kanak Kristus dan kisah Teofilus. (3)

  • Lokasi dan Rute #


Notre-Dame de Paris terletak di distrik keempat Paris.

Katedral ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari lingkungan Marais.

Jika ingin menggunakan metro, pilih jalur 4 dan turun di Stasiun Metro Saint Michel atau Stasiun Metro Cité.

Jika mengambil rute Stasiun Metro Saint Michel, pergilah ke Sungai Seine dan belok ke kanan.

Namun jika mengambil rute Stasiun Metro Cité, hanya perlu melewati beberapa jalan untuk mencapai katedral. (4)

(TribunnewsWiki/Indah)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWIKI Official



Nama Tempat Notre-Dame de Paris
Posisi Tempat
Utara Maison d'Héloïse et Abélard
Selatan Square René Viviani
Barat Hôpital Hôtel-Dieu AP-HP
Timur Square Jean XXIII
Titik Koordinat 48.853032, 2.349905
Google Map https://goo.gl/maps/aem1uEdbwmEFrhcWA
Alamat 6 Parvis Notre-Dame - Pl. Jean-Paul II, 75004 Paris, Prancis
Situs notredamedeparis.fr


Sumber :


1. www.theguardian.com
2. theculturetrip.com
3. www.visual-arts-cork.com
4. www.discoverwalks.com


Editor: Fathul Amanah
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved