TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Hutan Baluran KM 253, Banyuputih, Situbondo pada Kamis, 4 Juli 2019.
Kecelakaan di kawasan Pantura, Sitobondo ini menimbulkan korban jiwa dan juga luka.
Seorang guru PAUD yang ikut dalam rombongan bis yang akan berkaryawisata dinyatakan meninggal dunia.
Baca: Dikorek Hotman Paris, Gisel Akhirnya Ungkap Alasan Cerai, Sebut Wijaya Saputra Pengobat Galau
Baca: Jadwal Perebutan Juara 3 dan Final Copa America 2019, Dibayangi Deja Vu Brasil 1949
Baca: Kriss Hatta Divonis Bebas, Presenter Cantik Ini Ungkap Rasa Rindu dan Ucap Kebahagiaan
Korban tewas tersebut bernama Masruka (55), warga Jl Usman Sadar, Karangturi, Gresik.
Dari insiden kecelakaan beruntun ini, dua orang mengalami luka berat dan 8 lainnya mengalami luka ringan.
Kecelakaan beruntun yang memakan korban ini bermula saat truk dengan nopol DR 8806 AZ melaju dari arah Situbondo.
Diduga, truk yang melaju dari arah Situbondo ini dalam kondisi rem blong.
Sehingga kendaraan tak bisa dikendalikan dan terjadilah tabrakan.
Terlebih saat itu lokasi kejadian tengah dilakukan perbaikan jalan, beberapa kendaraan harus berhenti untuk mengantri melewati jalan tersebut.
Kerasnya benturan yang terjadi membuat lima kendaraan yang berada didepannya saling bertabrakan.
Yakni truk dengan Nopol DR 8806 AZ mengalami pecah kaca depan dan ringsek pada kabin, Minibus Ertiga Nopol Bp 1096 P ringsek bagian depan juga belakang.
Kendaraan L 300 juga mengalami kerusakan pada box, lalu bus Nopol W 7638 UN ringsek pada body, dan sebuah truk dengan Nopol S 8861 UQ.
Belasan korban luka kecelakaan beruntun ini langsung dievakuasi ke Puskesmas Wonoreja, Wongsorejo, dan RS Asembagus. (TribunnewsWiki.com/Melia Istighfaroh)