Iwan Fals

Penyanyi legendaris ini memiliki nama asli Virgiawan Listanto. Iwan Fals pernah menjadi pengamen saat memulai kariernya.


zoom-inlihat foto
iwan-fals.jpg
Kompas.com/Andika Aditia
Iwan Fals, penyanyi legendaris.

Penyanyi legendaris ini memiliki nama asli Virgiawan Listanto. Iwan Fals pernah menjadi pengamen saat memulai kariernya.




  • Kehidupan Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyanyi solo legendaris, Iwan Fals, karyanya dikenal sebagai kritik sosial di Indonesia.

Iwan Fals kerap menyuarakan kritik mengenai isu politik di negara Indonesia.

Penyanyi legendaris ini memiliki nama asli Virgiawan Listanto.

Iwan Fals lahir di Jakarta pada 3 September 1961 dari pasangan Harsoyo (almarhum) dan Lies Suudijah. (1)

Semasa kecil Iwan Fals pernah sekolah di Jeddah, Arab Saudi, Iwan Fals bersekolah di KBRI selama delapan bulan.

Sejak kecil, Iwan Fals memiliki kegemaran dalam bidang olahraga.

Iwan Fals sempat aktif di bidang beladiri seperti karate, silat, judo, dan jenis olahraga lain.

Bahkan Iwan Fals pernah menjuarai Karate Tingkat Nasional di tahun 1989.

Namun, Iwan Fals memilih musik sebagai olah rasa.

Iwan Fals menghabiskan masa kecilnya di Bandung dan bersekolah di Bandung hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pada usia 13 tahun, bakat bermusik Iwan Fals mulai terasah.

Iwan Fals pernah menjadi seorang pengamen ketika menghabiskan masa muda di Bandung.

Hal itu Iwan Fals lakukan untuk mengasah kemampuan bermusik.

  • Perjalanan Karier


Awal karier Iwan Fals dimulai ketika Iwan Fals mengamen saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.

Iwan Fals menjadi gitaris dalam paduan suara di sekolah.

Setelah itu Iwan Fals mendapatkan tawaran untuk berkarier musik di Jakarta.

Rekamanan album pertamanya dijalani Iwan Fals bersama rekan-rekannya, yaitu Toto Gunarto, Helmi Bahfen, dan Bambang Bule. (2)

Pada saat itu rekamanan dilakukan di Istana Music Records Jakarta.

Debut album pertama Iwan Fals berjudul 'Perjalanan' pada tahun 1979.

Namun, debut album pertama Iwan Fals tak laku di pasaran.

Iwan Fals memutuskan untuk menjadi pengamen jalanan untuk mengasah kemampuan musiknya.

Di tahun 1980-an, Iwan Fals sempat mengikuti beberapa ajang festival musik.

Iwan Fals pun berhasil menjadi juara di festival musik 'country' dan kembali mengikuti festival musik lain yang diselenggarakan oleh Lembaga Humor Indonesia.

Sempat rekaman bersama ABC Records dan membuat album, Iwan Fals gagal lagi dalam memasarkan album tersebut.

Album tersebut hanya dinikmati beberapa kalangan tertentu.

Iwan Fals tetap mengamen hingga album 'Sarjana Muda' mulai dinikmati.

Iwan Fals berhenti mengamen ketika anak keduanya Annisa Cikal Rambu Basae lahir pada tahun 1985.

Karier penyanyi legendaris ini semakin meningkat saat Iwan Fals bergabung dengan kelompok musik bernama SWAMI. (3)

Kelompok musik SWAMI memiliki personil Sawung Jabo, Naniel, Nanoe, Inisisri, Jockie Suryoprayogo, dan Toto Tewel.

Iwan Fals bersama SWAMI merilis album dengan single andalan 'Bento' dan 'Bongkar'di tahun 1989.

Alumni SMAK BPK Bandung ini juga bergabung bersama kelompok 'Kantata Takwa' dan berhasil mengadakan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tahun 1990.

Saat kariernya sedang melejit, Iwan Fals dirundung kabar duka, anak pertamanya yang bernama Galang Rambu Anarki meninggal pada tahun 1997.

Iwan Fals sempat berhenti dari dunia musik.

Pada tahun 2002, Iwan Fals kembali di dunia musik dengan merilis album 'Suara Hati'.

Iwan Fals terus menghasilkan karya di dunia musik dengan merilis beberapa album berjudul 'Manusia Setengah Dewa' pada tahun 2004.

Pada tahun 2005, Iwan Fals juga merilis album 'Iwan Fals in Love'.

Dan album Iwan Fals berjudul 'Untukmu Terkasih' dirilis pada tahun 2009.

Hingga saat ini Iwan Fals terus memberikan karya terbaiknya di dunia musik.

Pada April 2019, Iwan Fals mengeluarkan album baru yang berjudul 'Rosana'.

  • Keluarga


Iwan Fals menikah dengan Rosana. (4)

Dari pernikahan tersebut Iwan Fals dikaruniai tiga orang anak yang bernama Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Raya Rambu Rabbani.

Nama ketiga anak Iwan Fals memiliki nama Rambu yang memiliki arti sebagai petunjuk.

Anak pertama Iwan Fals, Galang Rambu Anarki lahir pada 1 Januari 1981.

Pada April 1997, Galang Rambu Anarki meninggal dunia.

Iwan Fals dikarunai anak kedua yang bernama Annisa Cikal Rambu Basae, Cikal lahir pada tahun 1985.

Kemudian di tahun 2003 lahir anak ketiga Iwan Fals, Raya Rambu Rabbani.

Rosana, istri Iwan Fals, selalu mendukung Iwan Fals dalam setiap perjalanan kariernya.

Bahkan istri Iwan Fals juga menjadi manajer pribadi Iwan Fals semenjak anak pertamanya meninggal.

Kemudian Rosana mendirikan Iwan Fals Manajemen untuk kemajuan karier Iwan Fals.

Pada tahun 2007, anak kedua Iwan Fals, Annisa Cikal Rambu Basae, mengelola manajemen Iwan Fals sebagai Direktur PT Tiga Rambu.

  • Kontroversi


Saat Orde Baru, Iwan Fals sempat mendapatkan banyak cekalan dari pemerintah. (5)

Bahkan konser Iwan Fals sempat dilarang dan dibatalkan.

Pencekalan itu dilakukan karena lagu-lagu Iwan Fals dinilai terlalu kritis dan keras pada saat itu.

Iwan Fals juga dituduh menghina Ibu Negara Tien Soeharto dan Presiden Soeharto melalui lagu 'Mbak Tini'. (6)

  • Penggemar


Karier yang semakin melejit membuat Iwan Fals memiliki banyak penggemar.

Pada 16 Agustus 1999, penggemar Iwan Fals mendirikan sebuah yayasan yang bernama Yayasan Orang Indonesia. (7)

Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan sebuatan Oi ini merupakan nama panggilan untuk penggemar Iwan Fals.

Yayasan Orang Indonesia ini memberi wadah bagi penggemar Iwan Fals.

Selain Oi, Iwan Fals juga memiliki fans keluarga besar Iwan Fals yaitu Fals Mania FC-SI (Fama) dan Komunitas Tiga Rambu (K3R).

  • Album


Album-album yang telah dirilis oleh Iwan Fals memiliki arti di baliknya.

Iwan Fals selalu membuat album untuk orang-orang terkasih.

Seperti di album 'Opini' yang dirilis pada tahun 1982. (8)

Album 'Opini' itu dirilis untuk anak pertamanya, Galang Rambu Anarki.

Nama Galang, juga menjadi judul lagu dalam album 'Opini' itu.

Selanjutnya, Iwan Fals juga membuat album 'Cikal' pada tahun 1991.

Tentunya, album itu untuk anak keduanya yang bernama Annisa Cikal Rambu Basae.

Pada tahun 2013, Iwan Fals kembali merilis album bertajuk 'Raya'.

Seperti pada album sebelumnya, album ini Iwan Fals buat untuk anak ketiganya, Raya Rambu Rabbani.

Saat ini, Iwan Fals telah mengeluarkan album baru yang bertajuk 'Rosana'.

Album yang didedikasikan untuk istrinya itu dirilis pada April 2019.

Hingga saat ini Iwan Fals telah merilis sebanyak 39 album.

Berikut daftar album Iwan Fals :

Amburadul (1975)

Yang Muda Yang Bercanda I (1978)

Yang Muda Yang Bercanda II (1978)

Canda Dalam Nada (1978)

Canda Dalam Ronda (1979)

Perjalanan (1979)

3 Bulan (1980)

Sarjana Muda (1981)

Opini (1982)

Sumbang (1983)

Barang Antik (1984)

Sugali (1984)

KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985)

Sore Tugu Pancoran (1985)

Aku Sayang Kamu (1986)

Ethiopia (1986)

Lancar (1987)

Wakil Rakyat (1987)

1910 (1988)

Mata Dewa (1989)

Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu (1989)

Swami I (1989)

Kantata Takwa (1990)

Cikal (1991)

Swami II (1991)

Belum Ada Judul (1992)

Hijau (1992)

Dalbo (1993)

Anak Wayang (1994)

Orang Gila (1994)

Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996)

Kantata Samsara (1998)

Best of the Best Iwan Fals (2000)

Suara Hati (2002)

In Collaboration with (2003)

Manusia Setengah Dewa (2004)

Iwan Fals in Love (2005)

50:50 (2007)

Untukmu Terkasih (2009)

Keseimbangan - Iwan Fals (2010)

Tergila-gila (2011)

Kantata Barock (2012)

Raya (2013)

Palestina (2014)

SATU (album Iwan Fals) (2015)

Rosana (2019)

  • Penghargaan


Juara I Festival Musik Country (1980)

Penghargaan prestasi artis HDX (1987 - 1988)

Penyanyi Pujaan, BASF, (1989)

The best selling album Mata Dewa (1988 - 1989)

Konser Dengan Penonton Terbesar Sepanjang Masa Tahun (1991)

Penyanyi rekaman pria terbaik (1996)

Penyanyi solo terbaik Country/Balada, Anugrah Musik Indonesia (1999)

Presents This Certificate To Iwan Fals In Recognition Of The Contribution To Cultural Exchange Between Korea and Indonesia (1999)

Penyanyi solo terbaik Country/Balada AMI Sharp Award (2000)

Video klip terbaik lagu Entah, Video Musik Indonesia periode VIII (2000/2001)

Triple Platinum Award, Album Best Of The Best Iwan Fals, PT Musica Studio's (2002)

Asian Heroes yaitu Sebagai Salah Satu “Pahlawan Besar Asia (2002)

6th AMI Sharp Award, album terbaik Country/Balada

6th AMI Sharp Award, artis solo/duo/grup terbaik Country/Balada

Penghargaan album In Collaboration with, angka penjualan di atas 150.000 unit, PT Musica Studio's (2003)

Triple Platinum Award, album In Collaboration with, angka penjualan di atas 450.000 unit, PT Musica Studio's (2003)

7th AMI Award 2003, Legend Awards

7th AMI Award 2003, Penyanyi Solo Pria Pop Terbaik

Most Favourite Male (2003)

Album Ngetop! (2004)

Penyanyi Pop Ngetop (2004)

Anugrah Planet Muzik (2004)

Generasi Biang Extra Joss (2004)

8th AMI Samsung Award, Karya Produksi Balada Terbaik.

Album pop solo ngetop Iwan Fals In Love (2005)

Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa (2007)

Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010)

LIFETIME ACHIEVEMENT AWARDS The Legend Iwan Fals di Indonesian Choice Awards (2014)

Iwan Fals Didaulat Menjadi Duta Desa Indonesia oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2015)

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)



Nama Virgiawan Listanto
Lahir Jakarta, 3 September 1961
Pendidikan SMP N 5 Bandung
SMAK BPK Bandung
STP Jakarta
Institut Kesenian Jakarta
Ayah (Alm) Harsoyo
Ibu Lies Suudijah
Istri Rosana
Anak (Alm) Galang Rambu Anarki
Annisa Cikal Rambu Basae
Raya Rambu Rabbani
Instagram iwanfals
Twitter @iwanfals
Situs www.iwanfals.co.id
Facebook Iwan Fals








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved