17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Shodanco Supriyadi

Shodanco Supriyadi merupakan pahlawan nasional Indonesia dan anggota PETA.


zoom-inlihat foto
shodanco-supriyadi.jpg
bobo.grid.id/Perpusnas
Shodanco Supriyadi

Shodanco Supriyadi merupakan pahlawan nasional Indonesia dan anggota PETA.




  • Tentang Shodanco Supriyadi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Shodanco Supriyadi (ejaan lama: Soeprijadi) merupakan pahlawan nasional Indonesia yang sampai saat ini keberadaannya masih menjadi misteri.

  • Awal Kehidupan #


Supriyadi lahir pada tanggal 13 April 1923 di Jawa Timur, dengan nama kecil Priyambodo. (1)

Merupakan putra pertama pasangan Raden Darmadi dan Raden Roro Rahayu.

Raden Darmadi merupakan Bupati Blitar saat Indonesia merdeka sedangkan Roro Rahayu merupakan bangsawan yang wafat saat Supriyadi masih kecil.

Supriyadi menamatkan pendidikan dasarnya di Europeesche Lagere School (ELS).

Selanjutnya, Supriyadi masuk sekolah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Tamat pendidikan menengah, Supriyadi melanjutkan pendidikan ke Middelbare Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren (MOSVIA).

Sekolah tersebut merupakan sekolah bagi kaum bangsawan untuk dididik menjadi pamong pemerintahan.

Sayang, Jepang menduduki Indonesia sebelum Supriyadi lulus dari sekolah tersebut.

Supriyadi kemudian bersekolah di SMT (Sekolah Menengah Tinggi) dan juga ikut dalam latihan militer yang diadakan oleh Jepang dikenal dengan nama Seinindojo di wilayah Tangerang. (2)

  • Keanggotaan Supriyadi di PETA #


Supriyadi bergabung dengan PETA pada tahun 1943.

Berkat latihan keras dan latar belakang pendidikan yang dimiliki, Supriyadi mendapat pangkat komandan pleton atau shodanco.

Karena pangkat tersebutla, Supriyadi dikenal dengan nama Shodanco Supriyadi.

Supriyadi ditugaskan Jepang di Blitar dan membawahi pasukan peleton I dan kompi III.

Tugas Supriyadi adalah memberi bantuan senjata berat dan mengawasi para pekerja romusha. (2)

  • Merencanakan Pemberontakan #


Supriyadi mulai merencanakan pemberontakan tahun 1944 dan sempat memberitahukan rencana tersebut kepada Ir. Soekarno.

Soekarno saat itu menasihati Supriyadi untuk mempertimbangkan baik-baik rencana pemberontakan tersebut sebab berisiko besar.

Suatu siang, Shodanco Supriyadi mengadakan pertemuan rahasia yang dihadiri oleh Shodanco Muradi, Budanco Sumanto dan Budanco Halir Mangkudijaya.

Pertemuan itu membahas mengenai persipaan pemberontakan yang akan dilakukan.

Setelah pertemuan tersebut, para pemimpin PETA dan tokoh masyarakat dihubungi untuk dimintai bantuan.

Pertemuan rahasia yang kedua dilakukan pada bulan Juni tahun 1944.

Pada pertemuan itu, Supriyadi mengatakan bahwa pemuda tidak bisa membiarkan Jepang terus menindas Bangsa Indonesia.

Supriyadi bertekad bahwa perlawanan adalah harga yang harus dibayar demi sebuah kemerdekaan.

Meski demikian, Supriyadi tahu risiko dari pemberontakan adalah penangkapan bahkan hukuman mati.

Pada bulan Agustus 1944, pertemuan ketiga dilaksanakan.

Semakin banyak orang yang hadir dan rencana pemberontakan kian matang. (3)

Hasil penting pertemuan-pertemuan tersebut adalah ditetapkanlah waktu dan tempat pemberontakan yaitu Tuban, Jawa Timur. (2)

  • Rencana yang Berubah #


Pada 2 februari 1945, sebagian daidan sudah berangkat menuju Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur.

Pasukan lainnya diberangkatkan tanggal 5 Ferbuari 1945.

Ketika sampai di Kertosono, rombongan diperintahkan kembali ke Blitar, alasannya karena daidanco di Bojonegoro meninggal dunia.

Tiba-tiba Jepang juga memperketat aturan.

Prajurit tidak boleh bergerombol lebih dari lima orang dan tidak boleh melancong.

Merasa Jepang sudah mencium rencana pemberontakan, Supriyadi kembali mengadakan pertemuan rahasia.

Mereka bersiap melakukan pemberontakan 13 Februari 1945 malam. (3)

  • Pemberontakan #


Pukul 03.00 tanggal 14 Februari 1945, pasukan PETA Blitar bersiap.

Shodanco Supriyadi kemudian memberi komando dengan meneriakkan 'Hajime!' yang dalam bahasa Jepang artinya mulai.

Pemberontakan PETA yang dipimpin oleh Supriyadi meletus di Blitar.

Tembakan pertama dilakukan dengan menembakkan mortir ke Hotel Sakura tempat di mana banyak terdapat Perwira Jepang.

Pasukan PETA yang ikut memberontak lalu menembaki tentara Jepang yang mereka jumpai di Blitar.

Markas kenpetai yang berisi perwira juga ditembaki, namun ternyata sudah dikosongkan.

Jepang sudah mengetahui jika Supriyadi akan memberontak dan mengirim pesawat untuk mengintai.

Melihat pasukan Supriyadi yang kian terdesak hingga ke Hutan Ngancar, Jepang memerintahkan Kolonel Katagiri untuk menemui pemimpin pemberontakan.

Katagiri kemudian menemui Muradi, pimpinan PETA selain Supriyadi di Sumberlumbu, Kediri.

Katagiri meminta Muradi agar menghentikan pemberontakan dan kembali ke markas.

Katagiri memberikan samurainya kepada Muradi.

Hal tersebut sebagai persetujuan bahwa Jepang akan memberikan pengampunan dan tidak akan melucuti tentara PETA.

Pemberontakan Supriyadi berhasil dipadamkan, namun Jepang tidak menepati janjinya.

Sebanyak 78 perwira PETA yang terlibat pemberontakan dilucuti oleh Jepang.

Mereka diadili secara militer dan beberapa pimpinannya dihukum mati.

Beberapa di antaranya adalah Muradi, Sunanto, Sudarmo, Suparyono, dan Halir Mangkudijaya yang dieksekusi oleh Jepang di Pantai Ancol, Jakarta. (2)

  • Supriyadi setelah Pemberontakan #


Setelah pemberontakan PETA dihentikan Jepang, tidak ada yang tahu keberadaan Supriyadi.

Ada yang meyakini bahwa Supriyadi masih hidup dan bersembunyi, namun ada pula yang percaya bahwa Supriyadi tewas dalam pemberontakan.

Setelah kemerdekaan, Presiden Soekarno mengangkat Supriyadi sebagai Menteri Keamanan Rakyat pada 6 Oktober 1945.

Usia Supriyadi yang kala itu masih 23 tahun menjadikan Supriyadi sebagai menteri paling muda sepanjang sejarah Indonesia. (1)

Namun sayang, Supriyadi tidak pernah muncul dan keberadaannya masih menjadi misteri hingga saat ini.

(Tribunnewswiki.com/Ahmad Nur Rosikin)



Nama Supriyadi
Nama Kecil Priyambodo
Pangkat Shodanco
Tempat, Tanggal Lahir Jawa Timur, 13 April 1923
Ayah Raden Darmadi
Ibu Raden Roro Rahayu


Sumber :


1. www.sulselsatu.com
2. www.biografiku.com
3. bobo.grid.id


Editor: Fathul Amanah
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved