Sejarah #
Hammersonic Festival merupakan pagelaran festival musik rock dan metal yang mulai diadakan pada tahun 2012.
Sejarah terbentuknya Hammersonic dimulai dari pertemuan antara promotor Ravel Junardy dan Stevie Morley atau Stevie Item, gitaris dari band Deadsquad dan Andra & the Backbone.
Perbincangan singkat mereka menghasilkan ide berupa pendirian sebuah pagelaran atau event musik metal tingkat internasional, Hammersonic. (1)
Lalu, mereka berdua mengajak basis Suckerhead, Krisna Sadrach untuk melengkapi trio yang mengukuhkan Hammersonic berada di bawah naungan Revision Live Entertaintment.
Di Revision Live Entertaintment, Ravel Junardy berposisi sebagai chairman dan Krisna Sadrach selaku Chief Operating Officer.
Hammersonic pertama kali menggetarkan tanah Indonesia pada 2012 lalu.
Pasang surut dalam menyelenggarakan pegelaran musik berpengaruh besar pada kelangsungan Hammersonic dalam beberapa tahun terakhir.
Ravel Junardy, selaku chairman Revision Live Entertainment mengutarakan sisi bisnis dari Hammersonic mengalami penurunan dari penjualan merchandise.
Baca: Solo International Performing Arts (SIPA)
Berbagai cara pernah dilakukan oleh Revision Live Entertainment agar keseimbangan roda ekonomi dan kepentingan festival music Hammersonic tetap terjaga.
Hammersonic awal mula hanya mengkhususkan diri pada genre musik metal dari dalam dan luar negeri.
Namun lambat laun, Hammersonic melebarkan genre dan tidak hanya mengisi dengan band-band metal agar jangkauan pasar semakin luas. (1)
Misalnya, Hammersonic 2016 pernah menghadirkan band posthardocore asal Inggris, Asking Alexandria.
Setelah berlangsung hingga 2018, pagelaran yang selalu mendatangkan band-band besar baik itu dari Indonesia dan mancanegara itu belum juga kunjung diadakan pada 2019 ini.
Meski mampu menghadirkan rata-rata 30.000 penonton setiap tahun, Hammersonic mengalami paceklik.
Selain kendala ekonomi, faktor belum lengkapnya peralatan musik nomor satu di Indonesia membuat promotor penyelenggara Hammersonic acapkali kesulitan.
Untuk menyediakan alat dan perlengkapan musik di Hammersonic, penyelenggara harus mendatangkan dari negeri tetangga seperti Australia atau Singapura karena di Indonesia tidak memadai. (1)
Sejak digelar di berbagai tempat di Indonesia dari tahun 2012 hingga 2018, Hammersonic mampu menghadirikan bermacam band-band cadas fenomenal baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Baca: Marissa Anita
Lain daripada itu, keberadaan festival musik skala internasional seperti Hammersonic mampu meningkatkan gerak roda perekonomian di beberapa titik yang terkena imbas.
Selain dari Indonesia, penonton Hammersonic selama ini pun berdatangan dari berbagai negara misalnya Malaysia dan Singapura.
Hingga artikel ini terbit Jumat (28/6/2019), belum ada informasi tentang perhelatan Hammersonic pada 2019.
Konser dari Tahun ke Tahun #
Hammersonic pertamakali digelar pada 28 April 2012 di Lapangan Senayan D, Jakarta.
Debut Hammersonic pada 2012 diisi oleh kombinasi band-band nasional maupun mancanegara.
Beberapa nama tenar di jagad musik dan metal Indonesia seperti Koil dan Suckerhead mengisi line-up Hammersonic 2012.
Belum lagi dedengkot deathmetal Indonesia seperti Deadsquad yang juga ikut berpartisipasi.
Band dari luar negeri yang hadir kala itu adalah Nile, Suffocation dan Dirty Rotten Imbiciles. (2)
Hammersonic pertama mampu menyedot para penikmat metalhead sebanyak 15.000 orang.
Hammersonic juga mencatatkan hal menarik selama digelar selama ini.
Baca: Prambanan Jazz Festival
Hammersonic 2017 mampu mendatangkan kembali band death metal asal Amerika Serikat, The Black Dahlia Murder yang terakhir kali ke Indonesia paa tahun 2012.
Pada Hammersonic 2017 itu juga Earth Crisis, band metalcore dari Amerika Serikat tampil di Indonesia.
Selain itu, band-band metal ternama bermacam aliran dari Indonesia ataupun mancanegara seperti Nile, Megadeth, Obituary, Lamb of God, Cannibal Corpse, Asking Alexandria, The Black Dahlia Murder, Kreator, Bullet For My Valentine dan masih banyak lagi pernah memekikan telinga para metalheads yang setia menikmati Hammersonic sejak 2012 hingga 2018.
Berikut ini line-up ternama Hammersonic dari tahun ke tahun:
2012 (28 April 2012, tempat Lapangan D Senayan, Jakarta): Suffocation, Nile , D.R.I, Sucker Head, Chithonic, Dead Squad, Dreamer, Psycroptic, Impiety, Cyanide Serenity, Divine Codex, Nothnegal, Burgerkill, Massacre Conspiracy, Koil, The Arson Project, Dawn Heist, Funeral Inception, Noxa, Seringai, Death Vomit, Down For Life, Dead Vertical, Human Like Monster, Straight Out
2013 (27 dan 28 April 2013, Ecopark Ancol, Jakarta): Lock Up, Epica, Dying Fetus, Gorod, Dyscarnate, Advent Sorrow, Ouroboros, Whoretopsy, Sensory Amusia, Cradle of Filth, As I Lay Dying, Hour of Penance, Putrid Pile, Saturnian, The Amenta, Voyager dan Inanimacy.
2014 (24 April 2014, Lapangan D Senayan, Jakarta): Kreator, Bullet For My Valentine, Hatebreed, Morbid Angel, Fleshgod Apocalypse, Belphegor, Origin, Impiety, Xeper, King Parrot, Burgerkill, Siksakubur, Jasad, Koil, Maligant Monster, Disentomb, Claim The Thorne, Down For Life, Revenge, Forstora, Cromok, Final Attack, Belligerent Intent, Rajasinga, Alice, Suri, Parau, Funeral Inception, Devadata, Djin, Gigantor, Paper Gangster, Deadly Weapon.
2015 (8 Maret 2015, Lapangan D Senayan, Jakarta): Lamb Of God, Mayhem, dan Ignite. Tak ketinggalan, Vader, Unearth, Deathstar, Terrorizer, Avulsed, The Faceless, Warbringer, Silent Knight, Anthelion, Colossvs, Cassandra, Nails of Imposition, Overthrown, Animistic, Heaven The Axe, Roxx, Death Vomit, Necture, Inlander, Beside, Thrasline, Revenge The Fate, Mesin Tempur, Straightout, Prosatanica, Malvomed, Demented Heart, Fraud, Warkvlt, Salahudin Al Ayubi, dan Moses Bandwith.
2016 (16 dan 17 April 2016, Ecopark Ancol Jakarta): Asking Alexandria, Suffocation, Obsura, Internal Bleeding, ANGRA, Drowning Pool, Rotns,, Darkest Hour, Bocgocoth, Burgerkill, Hellcrust, Humiliation, Oracle, Fingerprint, Umbra Mortis, Social Blackyelling, NOXA, Jasad, Edane, Koil, Revenge, The Fate, Dead Vertical.
2017 (7 May 2017, Ecopark Ancol); Megadeth, The Black Dahlia Murder, Whitechapel, Northlane, Earth Crisis Seringai, Burgerkill, Revenge The Fate, Trojan, From Hell to Heaven
2018 (2018, 22 Juli 2018, Carnaval Beach Ancol, Jakarta); In Flames, Dead Kennedys, H20, Vital Remains, Brujeria, IHSAHN of Emperor, Winds of Plague, Visceral Disgorge, Vital Remains, Revocation dan Escape The Fate. Deadsquad Koil, Hellcrust, Forgotten, Revenge The Fate, Saint Loco
(Tribunnewswiki.com/Haris Chaebar)
| Infomasi |
|---|
| Nama Acara | Hammersonic Festival |
|---|
| Lokasi | Jakarta |
|---|
| Penyelenggara | Revision |
|---|
| Genre | Punk, Rock, Metal |
|---|
| Tiket | Rp 100.000 - Rp 250.000 |
|---|
Sumber :
1. tirto.id
2. seleb.tempo.co