Asal Mula #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Siti Aisyah diresmikan pada Sabtu, 29 Desember 2018.
Masjid ini berasal dari wakaf Setiyo Joko Santosa beserta keluarga kepada Yayasan Siti Aisyah.
Pemberian nama Masjid Siti Aisyah berasal dari nama ibu kandung Setiyo Joko Santosa.
Di mana nama tersebut memiliki kesamaan dengan nama istri dari Nabi Muhammad SAW.
Arsitektur dan Luas Bangunan #
Masjid Siti Aisyah sering dikenal dengan sebutan Masjid Kotak.
Hal itu terlihat dari bentuk bangunannya yang berbentuk kotak dan tak memiliki kubah seperti masjid pada umumnya.
Arsitektur berbentuk kotak ini terinspirasi dari masjid-masjid di Timur Tengah, seperti Maroko.
Masjid Siti Aisyah ingin memunculkan konsep desain modern minimalis pada arsitekturnya.
Interior di lantai satu terbuat dari batu marmer yang dipadukan dengan ukiran kayu yang menambah kesan mewah.
Bangunan ini memiliki luas 925 meter persegi dan mampu menampung 600 jamaah.
Acara Rutin #
Selain kegiatan salat berjamaah, Masjid Siti Aisyah juga memiliki kegiatan lain seperti, TPA, kajian dan bakti sosial.
Kegiatan kajian rutin berlangsung setiap hari Minggu, Senin, dan Jumat.
Kajian rutin untuk laki-laki dan wanita dilakukan setiap hari Minggu dan Jumat pukul 07.30 WIB sedangkan kajian rutin khusus perempuan atau ibu-ibu diadakan setiap Senin pukul 07.30 WIB.
Kajian rutin yang dilakukan biasanya mendatangkan ustaz yang terkenal di kalangan masyarakat.
Selain kajian rutin, ada juga kegiatan TPA yang dilakukan setiap sore hari.
Denah Lokasi #
Masjid Siti Aisyah memiliki tiga lantai, terdiri dari lantai dasar, lantai satu, dan lantai dua.
Pada lantai dasar terdapat beberapa ruangan seperti toilet pria, tempat salat jamaah pria, dan mimbar khotbah.
Di Masjid Siti Aisyah juga terdapat tempat wudhu untuk kaum difabel yang berada di lantai dasar.
Lalu ada juga ruangan rapat, ruang TPA, dan toilet umum berada di lantai satu.
Untuk lantai dua, diisi dengan tempat wudu, toilet dan tempat salat jamaah wanita.
Fasilitas #
Tak hanya terlihat mewah, Masjid Siti Aisyah juga memberikan fasilitas yang lengkap.
Dari segi keamanan, Masjid Siti Aisyah dilengkapi CCTV di setiap lantai dan ruangan.
Hal ini membuat jamaah merasa aman ketika beribadah di Masjid Siti Aisyah.
Selain CCTV, Masjid Siti Aisyah juga dilengkapi AC agar jamaah tidak merasa kepanasan saat beribadah di dalam masjid.
Pengunjung juga dapat menyimpan barang di loker yang telah disediakan.
Di sana tersedia rak sandal untuk pengunjung agar lebih terlihat rapi.
Masjid Siti Aisyah juga menyediakan mukena bersih untuk digunakan oleh para jamaah.
Area parkir motor tidak terlalu luas dan hanya dapat menampung 10 motor saja.
Sedangkan untuk pengunjung yang membawa mobil, dapat memarkir kendaraan di seberang Masjid Siti Aisyah.
Tata Tertib #
Pengurus Masjid Siti Aisyah menerapkan beberapa tata tertib di lingkungan masjid.
Berikut ini tata tertib di lingkungan Masjid Siti Aisyah:
- Datang hadir tepat pada waktu yang telah ditentukan
- Mengenakan identitas tanda pengenal atau seragam sesuai jadwal yang ditetapkan
- Dilarang merokok di lingkungan masjid
- Dilarang masuk masjid dalam keadaan mabuk, atau membawa minuman keras, narkoba dan berjudi di dalam lingkungan masjid
- Dilarang bicara atau berbuat yang tidak sopan serta pelanggaran kesusilaan yang dapat menyinggung perasaan (pelecehan) serta merusak nama baik pihak lain atau melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan
- Tidak diperkenankan membawa, memindahkan dan meminjam dokumen, investaris masjid termasuk kendaraan bermotor dan alat-alat perlengkapan masjid tanpa ijin yang berwenang
- Wajib mengutamakan keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja
- Dilarang merusak fasilitas masjid
- Dilarang tidur di dalam masjid
- Budayakan senyum, sapa, dan salam
(Tribunnewswiki.com/Cika)
| Posisi Tempat | Utara berbatasan dengan Jalan Kaswari III |
|---|
| Selatan berbatasan dengan Stadion Manahan |
| Timur berbatasan dengan PLN Manahan |
| Barat berbatasan dengan Sekretariat PERBASI UNS |
| Titik Koordinat | 7°33'11.5 |
|---|
| Julukan (nickname) | Masjid Kotak |
|---|
| Alamat | Jalan Menteri Supeno No 17, Manahan, Surakarta |
|---|
| Google Map | https://goo.gl/maps/vwiurn9U4cpvBtiZ8 |
|---|
Sumber :
1. Wawancara dengan Pengurus Masjid Siti Aisyah, Adhyaksa Nugroho
2. Buku Saku Masjid Siti Aisyah