Mochammad Ridwan Kamil

Mochammad Ridwan Kamil lahir di Bandung, Jawa Barat pada 4 Oktober 1971 dari pasangan suami istri Atje Misbach dan Tjutju Sukaesih.


zoom-inlihat foto
walikota-bandung-ridwan-kamil.jpg
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil didampingi istrinya Atalia Praratya Kamil memberikan keterangan kepada wartawan terkait pencalonan gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (29/2/2016). Orang nomor satu Kota Bandung tersebut memutuskan untuk tidak maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017, Emil akan tetap memimpin Kota Bandung hingga masa jabatannya berakhir.

Mochammad Ridwan Kamil lahir di Bandung, Jawa Barat pada 4 Oktober 1971 dari pasangan suami istri Atje Misbach dan Tjutju Sukaesih.




  • Profil


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mochammad Ridwan Kamil lahir di Bandung, Jawa Barat pada 4 Oktober 1971 dari pasangan suami istri Atje Misbach dan Tjutju Sukaesih.

Sejak kecil, Ridwan Kamil sudah memiliki daya imajinasi yang tinggi. Dia sangat menyukai membaca komik dan melihat foto dari berbagai kota di luar negeri.

Sejak kecil, Ridwan Kamil juga sudah memiliki jiwa berwirausaha. Hal ini terlihat ketika duduk di SDN Banjarsari III, Bandung, ia sudah menjual es mambo buatannya sendiri.

Lulus dari sekolah dasar, Ridwan Kamil kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Bandung dan SMA Negeri 3 Bandung.

Ridwan Kamil terkenal sebagai siswa yang cerdas dan aktif berorganisasi.

Ridwan Kamil aktif di beberapa organisasi seperti OSIS, Paskibra, dan klub sepak bola ketika masih sekolah.

Meski aktif di berbagai kegiatan, namun Ridwan Kamil selalu asuk dalam rangking lima besar di kelasnya.

Lulus dari SMA pada 1990, Ridwan Kamil kemudian melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Di sana Ridwan Kamil mengambil jurusan Tekni Arsitektur dan berhasil menyelesaikan studi S1-nya pada tahun 1995.

Selama kuliah di ITB, Ridwan Kamil juga akif di berbagai organisasi mahasiswa dan unit kegiatan seni.

Semangat kewirausahaannya juga tidak memudar meski sudah duduk di bangku kuliah. Untuk menambah uang kuliahnya, Ridwan Kamil membuat ilustrasi cat air atau maket untuk dosennya.

Lulus dari ITB, Ridwan Kamil mendapat beasiswa sehingga bisa melanjutkan S2 di University of California, Berkeley mengambil Master of Urban Design, College of Environmental Design pada tahun 1999 sampai 2001. (1)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan paparannya saat sosialisasi Bandung Teknopolis di hadapan sejumlah perwakilan warga, ormas dan OKP Kecamatan Gedebage di D'palem Jalan Lombok, Selasa (24/3). Ridwan Kamil mengatakan pembangunan teknopolis di Gedebage untuk menjadikan kawasan Bandung Timur menjadi kota terdepan di Kota Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan paparannya saat sosialisasi Bandung Teknopolis di hadapan sejumlah perwakilan warga, ormas dan OKP Kecamatan Gedebage di D'palem Jalan Lombok, Selasa (24/3). Ridwan Kamil mengatakan pembangunan teknopolis di Gedebage untuk menjadikan kawasan Bandung Timur menjadi kota terdepan di Kota Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

  • Riwayat Karier


Setelah lulus dari ITB, Ridwan Kamil tidak langsung melanjutkan kuliah S2-nya di University of California.

Ridwan Kamil bekerja lebih dulu di Amerika Serikat. Namun hal ini hanya bertahan selama empat bulan, dampak krisis moneter membuat kliennya tidak mampu membayar pekerjaan Ridwan Kamil.

Namun Ridwan Kamil tidak langsung pulang ke Indonesia, ia bertahan di Amerika sampai akhirnya mendapat beasiswa S2 di sana.

Baca: TRIBUNNEWSWIKI: Reza Rahadian Matulessy

Baca: TRIBUNNEWSWIKI: Benteng Vastenburg

Sambil melanjutkan kuliah S2, Ridwan Kamil juga bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley.

Konon untuk bisa bertahan hidup di Negeri Paman Sam itu, Ridwan Kamil harus makan sehari sekali.

Ujian makin berat ketika sang istri, Attalia Praratya hendak melahirkan anak pertama mereka.

Karena tidak memiliki uang untuk biaya persalinan sang istri, Ridwan Kamil harus mengaku miskin pada pemerintah kota setempat supaya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Pada 2002, Ridwan Kamil pulang ke Indonesia, tentunya setelah pendidikan S2-nya selesai.

Dua tahun berselang, pada 2004, Ridwan Kamil mendirikan Urbane, sebuah firma yang bergerak di bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur, dan desain.

Selain fokus menjalankan firmanya tersebut, Ridwan Kamil juga menjadi dosen tidak tetap di Teknik Arsitektur ITB.

Ia juga menjabat sebagai Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW di Hong Kong dan San Fransisco, serta SAA di Singapura.

Urbane semakin dilirik dunia internasional setelah berhasil mengerjakan berbagai proyek di luar negeri seperti Syria Al-Noor Ecopolis di Syria dan Suzhou Financial District di China.

Urbane juga berhasil meraih beberapa penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Award tiga tahun berturut-turut pada 2008, 2009, dan 2010.

Mereka juga mendapat penghargaan dari BCI Green Award pada tahun 2009 karena proyek desain Rumah Botol.

Ridwan Kamil mulai terjun ke dunia pemerintahan ketika pada 2013 ia diusung sbagai calon Walikota Bandung oleh PKS dan Gerindra berpasangan dengan Oded Muhammad Danial sebagai wakilnya.

Hasilnya, Ridwan Kamil dan Oded berhasil memenangkan kontestasi Pilkada Kota Bandung tersebut dan dilantik pada 16 September 2013.

Wali kota Bandung terpilih Ridwan Kamil (kiri)
Wali kota Bandung terpilih Ridwan Kamil (kiri) membetulkan emblim yang menempel di baju wakilnya Oded M Danial sebelum berangkat menuju Gedung DPRD Kota Bandung di Hotel Hyatt, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (16/8/2013). Ridwan Kamil dan Oded M Danial resmi menjadi wali kota dan wakil wali kota Bandung periode 2013-2018 setelah dilantik Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Kota Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Selama menjabat sebagai walikota, Ridwan Kamil banyak melakukan gebrakan baik dalam hal sistem pemerintahan maupun tata kota.

Hasilnya ia meraih banyak penghargaan, salah satunya sebagai Walikota terbaik di Indonesia.

Karena prestasinya itu, Ridwan Kamil dilirik oleh beberapa partai politik untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018. Beberapa partai yang mengusung Ridwan Kamil diantaranya PPP, PKB, dan NasDem.

Berpasangan dengan UU Ruzhanul Ulum, Ridwan Kamil lagi-lagi berhasil memenangkan perebutan kursi nomor satu di Jawa Barat mengalahkan tiga pasangan calon lainnya.

Ridwan Kamil memperoleh 32,88% suara, unggul dari Sudrajat dan Ahmad Syaikhu dengan 28,74 suara, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi dengan 25,77% suara, serta unggul dari pasangan Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan dengan 12,62% suara.

Secara resmi, Ridwan Kamil dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada 5 September 2018. (2)

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil salam komando dengan Ketua DPP Partai Nasdem, Surya Paloh2
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil salam komando dengan Ketua DPP Partai Nasdem, Surya Paloh pada acara Deklarasi Partai Nasdem, di Monumen Bandung Lautan Api, Tegallega, Kota Bandung, Minggu (19/3/2017). Dalam acara tersebut Partai Nasdem mendeklarasikan mengusung Ridwan Kamil menjadi calon gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

  • Karya Arsitektur Bersama Urbane


1.       Universitas Tarumanegara Kampus 1, Jakarta (2005)

2.       Mesjid Agung Sumatra Barat, Mahligai Minang (2006)

3.       Paramount Lakes Gading Serpong, (2006)

4.       Gramedia Expo Surabaya (2006)

5.       Masjid Cibubur, Bogor (2007)

6.       Bintaro X-Change, Tangerang (2007)

7.       Kota Jababeka Remasterplan, Cikarang (2007)

8.       Kampus UMN, Serpong (2007)

9.       Area 24, Jakarta (2007)

10.   Hotel Santika Premiere, Medan (2007)

11.   Jembatan Westdrain Ancol, Jakarta (2007)

12.   Kuningan City, Jakarta (2007)

13.   Bottle House (Rumah Botol), Bandung (2008)

14.   Paramount Gateaway, Serpong (2008)

15.   Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat (2008)

16.   Springhill Royal Residences, Jakarta (2008)

17.   Kantor BUMN, Jakarta (2008)

18.   The Convergence, Jakarta (2008)

19.   Rusunami Sentra Timur, Cakung (2008)

20.   Pusat Kesenian dan Kebudayaan Universitas Indonesia, Depok (2009)

21.   The Magix Box, Fakultas Seni Budaya Universitas Indonesia (2009)

22.   Medan Focal Point, Medan (2009)

23.   Museum Taufik Hidayat, Jakarta (2009)

24.   Masjid Semarang, Semarang (2010)

25.   Masjid Suramadu, Madura (2010)

26.   Masjid Gegerkalong, Bandung (2010)

27.   Museum Tsunami Aceh-Rumoh Aceh, NAD (2010)

28.   Harris Hotel Bogor, Bogor (2011)

29.   Masjid Antapani, Bandung (2011)

30.   Heteropia Office Tower, Jakarta (2011)

31.   Kantor Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Jakarta (2012)

32.   Allium Tangerang Hotel, Banten (2011)

33.   Hotel Horison Ultima, Purwokerto (2011)

34.   Hotel Tijili Seminyak, Bali (2011)

35.   18 Office Park, Jakarta (2011)

36.   Discovery World Taman Mini Indonesia Indah, Cibubur, Bogor (2011)

37.   United Tractors office, Bekasi (2012)

38.   LKPP Office, Jakarta (2012)

39.   Bank Saudara Office, Bandung (2012)

40.   Essence Apartment, Jakarta (2012)

41.   Kirana Two, Jakarta (2012)

42.   Senayan Aquatic Stadium, Jakarta (2012)

43.   Masjid Al-Azhar, Summarecon, Bekasi (2013)

44.   Masjid Emerald Bintaro, Tangerang (2013)

  • Kegiatan Sosial dan Komunitas


1. Taman Bermain Babakan Asih Kopo Bandung. Ini adalah program perbaikan kampung dengan cara membeli sepetak tanah untuk menjadi taman bermain anak dan kegiatan lomba mewarnai dinding kampung dengan gambar-gambar kreatif.

2. Komunitas Bandung Berkebun. Kegiatan ini adalah cara warga Bandung memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dihijaukan oleh tanaman pertanian seperti sayur-sayuran. Lokasi kebun-kebun ini juga menjadi ruang sosial sebagai alternatif akhir pekan bagi anak-anak. Hasil panen sebagian di jual untuk penghasilan tambahan anggota komunitas.

3. Gerakan indonesia Bersepeda (Bike Bdg). Kegiatan ini memberikan pilihan kepada warga kota bandung untuk beraktivitas sehari-hari dengan sepeda sewa (Bike Sharing).

4. Deklarasi Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia PBB.

Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan pidato politik di depan pendukungnya saat merayakan kemenangan pada Pilgub Jabar 2018, di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (27/6/2018). Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) berhasil unggul dari tiga pasang calon lainnya berdasarkan versi hitung cepat (quick count) dari seluruh lembaga survei. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

  • Arsitektur


1.       Bandung Creative Park Project : Taman Cikapayang Dago

2.       Masjid Merapi, merupakan proyek sosial yang menggunakan abu letusan gunung merapi dikonversi menjadi batako.

3.       Rumah Gempa Padang, Proyek sosial ini merupakan pembangunan rumah-rumah tahan gempa dengan material kayu dan bambu lokal.

4.       Lampu Botol (Walking Brain).

5.       Bottle House, rumah yang dirancang dengan konsep ‘courtyard house’ dibangun dengan lebih dari 30000 botol bekas.

6.       Museum Tsunami Aceh. Museum ini merupakan hasil desain karya sayembara pada tahun 2007 untuk memperingati musibah Tsunami. (3)

Baca: TRIBUNNEWSWIKI: Adinia Wirasti

Baca: TRIBUNNEWSWIKI: Raden Dewi Sartika

  • Penghargaan


2004

Winner first prize : International Design competition - Islamic Center, Beijing, RRC,

Winner second prize : Design competition Senen District Revitalization

Urban Architecture di Universitas Tarumanegara, Rasuna Epicentrum, dan Area Expo Surabaya.

JSX Tower.

Gan and Oil Tower, Jakarta.

Sahid Twin Tower, Jakarta.

Beijing Finance Street superblock.

Masjid Al Irsyad Kota Baru parahyangan, Jawa barat.

Urban Design di Jedah Town, dan Al Noor Ecopolis di Syria.

2005

Winner first prize: International Design competition Waterfront Retail Masterplan, Suzhou, RRT

Winner first prize: International Design competition Kunming Tech Park, Kunming, RRC

Winner first prize: Kunming, RRC, IT-Center Pupuk Kaltim, Balikpapan

Winner first prize: National design competition, University of Tarumanagara

Winner second prize: National design competition, Agung Sedayu Club House, Jakarta

Winner third prize: National design competition Jatinegara District Revitalization

2006

Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia

Winner Best Commercial/Superblock Project for Rasuna Epicentrum by Property&Bank Magazine

Winner Mowilex Design Awards (Al-Azhar International School)

Winner first prize: Design competition Kemayoran Urban Gateway

Winner second prize: National design competition - Penabur International School, Jakarta

2007

Winner first prize: International Design competition for Aceh Tsunami Museum

Winner first prize: Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta

Winner first prize: Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2008

Winner first prize: Design competition for Tangerang Gateway, 2008

BCI Asia Top Ten Architecture Business Award 2007

Winner first prize: International Design competition for Aceh Tsunami Museum

Winner first prize: Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta

Winner first prize: Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta

2009

Architect of the Year from Elle Décor Magazine.

BCI Asia Top Ten Architecture Business Award

Winner first prize: Design Competition University of Indonesia Cultural Center

2010

BCI Asia Top Ten Architecture Business Award

Winner third prize: Design Competition Suramadu Mosque

The 6th Winner of The Best Design Architecture Consultant, Citradata Award

2011

Green Leadership Award for Al-Irsyad Mosque from BCI Asia

Top 5, Best Building of The Year 2010 from ArchDaily for Al-Irsyad Mosque

2012

Pikiran Rakyat Award 2012 untuk Tokoh Muda Kreatif

Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia

Google Chrome l Web Heroes for Indonesia Berkebun

Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Penggagas Indonesia Berkebun

Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Green Building Rasuna Epicentrum

2013

Urban Leadership Award dari Univ Pensylvania, AS

(TribunnewsWIKI/Widi)

Jangan lupa subscribe channel Youtube TribunnewsWIKI Official



Info Pribadi
Nama H. Mochammad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D.
Nama Panggilan Kang Emil
Lahir Bandung, 4 Oktober 1971
Alamat Kantor Kantor Gubernur Jawa Barat, Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
Rumah Kawasan Cigadung, Bandung, Jawa Barat
Keluarga
Ayah Atje Misbach Muhjiddin
Ibu Tjutju Sukaesih
Pasangan Atalia Praratya
Anak Camillia Laetitia Azzahra
Emmiril Khan Mumtadz
Pendidikan SDN Banjarsari III Bandung, 1978-1984
SMP Negeri 2 Bandung, 1984-1987
SMA Negeri 3 Bandung, 1987-1990
S1, Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, 1990-1995
S2, Master of Urban Design University of California, Berkeley, AS, 1999-2001
Karier Arsitek
Dosen Institut Teknologi Bandung
Walikota Bandung, 2013-2018
Gubernur Jawa Barat, 2018-2023
Situs dan Media Sosial
Situs Kantor https://jabarprov.go.id/
Situs Perusahaan www.urbane.co.id
Blog Pribadi https://ridwankamil.wordpress.com/
Akun Facebook @mochamadridwankamil
Akun Instagram @ridwankamil
Akun Twitter @ridwankamil


Sumber :


1. www.biografiku.com
2. www.biografiku.com
3. makassar.tribunnews.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved