Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2019 (Bagian I)

Dilansir dari diy.kpu.go.id, Pemilihan umum yang disingkat Pemilu merupakan salah satu pilar utama dari sebuah proses akumulasi kehendak masyarakat. Pemilu digunakan sebagai prosedur untuk memilih pemimpin.


zoom-inlihat foto
pemilu-2019.jpg
http://makassar.tribunnews.com
Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2019

Dilansir dari diy.kpu.go.id, Pemilihan umum yang disingkat Pemilu merupakan salah satu pilar utama dari sebuah proses akumulasi kehendak masyarakat. Pemilu digunakan sebagai prosedur untuk memilih pemimpin.




  • Tentang Pemilu #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dilansir dari diy.kpu.go.id, Pemilihan umum yang disingkat Pemilu merupakan salah satu pilar utama dari sebuah proses akumulasi kehendak masyarakat. Pemilu digunakan sebagai prosedur untuk memilih pemimpin.

Menurut Adam Pzeworski (1988) dalam diy.kpu.go.id, ada dua alas an Pemilu menjadi unsur yang sangat penting dalam suatu negara.

Pertama, pemilu merupakan suatu mekanisme transfer kekuasaan politik secara damai. Pengertiannya adalah, legitimasi kekuasaan seseorang atau partai politik tertentu tidak diperoleh dengan menggunakan cara-cara kekerasan, tetapi karena yang bersangkutan memenangkan suara mayoritas rakyat melalui pemilu yang fair.

Kedua, demokrasi yang memberikan ruang kebebasan bagi individu, meniscayakan terjadinya konflik-konflik. Pemilu dalam konteks ini, hendaknya melembagakannya, khususnya berkenaan dengan merebut dan mempertahankan kekuasaan agar konflik-konflik tersebut diselesaikan melalui lembaga-lembaga demokrasi yang ada.

Fungsi utama Pemilu menurut Arbi Sanat dalam diy.kpu.go.id ada empat yaitu, pembentukan legitimasi penguasa dan pemerintah, pembentukan perwakilan politik rakyat, sirkulasi elite penguasa, dan pendidikan politik.

Dari fungsi utamanya tersebut, maka tujuan diselenggarakannya pemilu yaitu sebagai peralihan pemerintahan secara aman dan tertib. Selain itu juga untuk melaksanakan kedaulatan rakyat dan melaksanakan hak asasi warga negara.

  • Tahapan Pemilu 2019 (berdasarkan data dari infopemilu.kpu.go.id) #


Tahapan pada Pileg 2019:

- 17 Agustus 2017-31 Maret 2019: Perencanaan Program dan Anggaran

- 1 Agustus 2017-28 Februari 2019: Penyusunan Peraturan KPU

- 17 Agustus 2017 - 14 April 2019: Sosialisasi

- 3 September 2017 - 20 Februari 2018: Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu

- 19 Februari 2018 - 17 April 2018: Penyelesaian Sengketa Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu

- 9 Januari - 21 Agustus 2019: Pembentukan Badan Penyelenggara

- 17 Desember 2018 - 18 Maret 2019: Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih

- 17 April 2018 - 17 April 2019: Penyusunan Daftar Pemilih Di Luar Negeri

- 17 Desember 2017 - 6 April 2018: Penataan dan Penetapan Daerah Pemilihan (Dapil)

- 26 Maret 2018 - 21 September 2018: Pencalonan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota Serta Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden

- 20 September 2018 - 16 November 2018: Penyelesaian Sengketa Penetapan Pencalonan Anggota DPR, DPD dan DPRD Serta Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden

- 24 September - 16 April 2019: Logistik

- 23 September 2018 - 13 April 2019: Kampanye Calon Angota DPR, DPD dan DPRD Serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden

- 22 September 2018 - 2 Mei 2019: Laporan dan Audit Dana Kampanye

- 14 April 2019 - 16 April 2019: Masa Tenang

- 8 April 2019 - 17 April 2019: Pemungutan dan Perhitungan Suara

- 18 April 2019 - 22 Mei 2019: Rekapitulasi Perhitungan Suara

- Jadwal menyusul : Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu DPR, DPD, DPRD, Provinsi dan DPRD Kabupaten / kota

- 23 Mei 2019 - 15 Juni 2019:  Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden

- Jadwal menyusul : Pentapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Tanpa Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu

- Paling lama 3 (tiga) hari setelah penetapan, putusan dismisal atau putusan makamah konstitusi dibacakan: Penetapan Perolehan Kursi dan Calon terpilih Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi

- Juli - September 2019: Peresmian Keanggotaan

- Agustus - Oktober 2019: Pengucapan Sumpah /Janji

Tahapan Pemilu DPD 2019

- 26 Maret 2018 - 8 April 2019: Pengumuman penyerahan syarat dukungan

- 22 April 2018 - 26 April 2018: Penyerahan dokumen syarat dukungan

- 27 April 2018 - 10 Mei 2018: Verifikasi syarat dukungan

- 11 Mei 2018 - 13 Mei 2018: Penyampaian Hasil Verifikasi Administrasi, Analisis Dukungan Ganda, Jumlah Minimal Dukungan dan Sebaran Kepada Calon Anggota DPD

- 21 Mei 2018 - 24 Mei 2018: Verifikasi Hasil Perbaikan Dokumen Syarat Dukungan Calon Anggota DPD

- 25 Mei 2018 - 29 Mei 2018: Penyampaian syarat dukungan oleh KPU Provinsi/KIP Aceh kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota

- 30 Mei 2018 - 19 Juni 2018: Verifikasi faktual syarat dukungan

- 20 Juni 2018 - 22 Juni 2018: Rekapitulasi hasil verifikasi faktual syarat dukungan oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota

- 23 Juni 2018 - 25 Juni 2018: Penyampaian berita acara hasil verifikasi faktual syarat dukungan oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota kepada KPU Provinsi/KIP Aceh

- 26 Juni 2018 - 28 Juni 2018: Rekapitulasi hasil verifikasi faktual syarat dukungan oleh KPU Provinsi/KIP Aceh

- 29 Juni 2018 - 1 Juli 2018: Penyampaian berita acara hasil verifikasi faktual syarat dukungan oleh KPU Provinsi/KIP Aceh kepada calon anggota DPD

- 2 Juli 2018 - 8 Juli 2018: Pengumuman pendaftaran calon

- 9 Juli 2018 - 11 Juli 2018: Pendaftaran calon

- 12 Juli 2018 - 18 Juli 2018: Verifikasi administrasi syarat calon

- 19 Juli 2018 - 20 Juli 2018: Pemberitahuan hasil verifikasi

- 21 Juli 2018 - 24 Juli 2018: Perbaikan syarat dukungan dan/atau syarat calon

- 21 Juli 2018 - 27 Juli 2018: Pengumuman perbaikan syarat dukungan dan/atau syarat calon di laman KPU

- 21 Juli 2018 - 18 Agustus 2018: Verifikasi hasil perbaikan syarat dukungan

- 19 Agustus 2018 - 27 Agustus 2018: Verifikasi administrasi hasil perbaikan syarat calon oleh KPU Provinsi/KIP Aceh

- 27 Agustus 2018 - 29 Agustus 2018: Penyampaian berita acara hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan serta syarat calon dari KPU Provinsi/KIP Aceh kepada calon anggota DPD

- 29 Agustus 2018 - 31 Agustus 2018: Penyampaian berita acara hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan serta syarat calon oleh KPU Provinsi/KIP Aceh kepada kepada KPU

- 31 Agustus 2018 - 2 September 2018: Penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS)

- 31 Agustus 2018 - 2 September 2018: Pengumuman DCS

- 31 Agustus 2018 - 9 September 2018: Masukan dan tanggapan masyarakat

- 10 September 2018 - 12 September 2018: Permintaan klarifikasi oleh KPU Provinsi/KIP Aceh kepada calon anggota DPD

- 12 September 2018 - 14 September 2018: Penyampaian hasil klarifikasi oleh KPU Provinsi/KIP Aceh kepada KPU

- 14 September 2018 - 20 September 2018: Penyusunan Daftar Calon Tetap (DCT)

- 20 September 2018 - 20 September 2018: Penetapan DCT

- 21 September 2018 - 21 September 2018: Penetapan nomor urut

- 21 September 2018 - 23 September 2018: Pengumuman DCT

  • Peserta Pemilu 2019 (Berdasarkan Urutannya) #


Partai Nasional

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Calon anggota legislatif DPR RI: 355 laki-laki, 220 perempuan

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

Calon anggota legislatif DPR RI: 362 laki-laki, 213 perempuan

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan)

Calon anggota legislative DPR RI: 360 laki-laki, 215 perempuan

4. Partai Golongan Karya (Golkar)

Calon anggota legislatif DPR RI: 357 laki-laki, 218 perempuan

5. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

Calon anggota legislatif DPR RI: 355 laki-laki, 220 perempuan

6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)

Calon anggota legislatif DPR RI: 195 laki-laki, 180 perempuan

7. Partai Berkarya

Calon anggota legislatif DPR RI: 346 laki-laki, 229 perempuan

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Calon anggota legislatif DPR RI: 326 laki-laki, 212 perempuan

9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

Calon anggota legislatif DPR RI: 353 laki-laki, 222 perempuan

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Calon anggota legislatif DPR RI: 327 laki-laki, 230 perempuan

11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Calon anggota legislatif DPR RI: 313 laki-laki, 262 perempuan

12. Partai Amanat Nasional (PAN)

Calon anggota legislatif DPR RI: 357 laki-laki, 218 perempuan

13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

Calon anggota legislatif DPR RI: 326 laki-laki, 233 perempuan

14. Partai Demokrat

Calon anggota legislatif DPR RI: 346 laki-laki, 228 perempuan

19. Partai Bulan Bintang (PBB)

Calon anggota legislatif DPR RI: 234 laki-laki, 172 perempuan

20. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKP Indonesia)

Calon anggota legislatif DPR RI: 78 laki-laki, 99 perempuan

Partai Lokal

15.   Partai Aceh (PA)

16.   Partai Sira (Sira)

17.   Partai Daerah Aceh (PD Aceh)

18.   Partai Nanggroe Aceh (PNA)

  • Calon Presiden dan Wakil Presiden (berdasarkan Nomor Urut) #


01.   Calon presiden: Ir. H. Joko Widodo

Calon wakil presiden: Prof. Dr. (HC). KH. Ma’ruf Amin

02.   Calon presiden: H. Prabowo Subianto

Calon wakil presiden: Sasndiaga Saslahuddin Uno, MBA.

  • Koalisi Partai Politik #


Partai politik pengusung pasangan calon nomor urut 01:

- PKPI

- Partai Hanura

- Partai Nasdem

- Partai Golkar

- PKB

-  PDIP

Partai politik pengusung pasangan calon nomor urut 02:

- Partai Demokrat

- PAN

- PKS

- Partai Gerindra

  • Kontroversi Pemilu 2019 #


Prabowo Subianto menolak hasil Pemilu

Prabowo menganggap terjadi kecurangan selama penyelenggaraan Pemilu 2019, mulai dari masa kampanye sampai dengan proses rekapitulasi hasil perolehan suara. Prabowo mengatakan bahwa pihaknya sudah mengumpulkan berbagai bukti kecurangan KPU. Kecurangan yang terjadi di antaranya adanya pemilih tetap fiktif, politik uang, penggunaan apparat, surat suara tidak tercoblos, dan salah hitung di website resmi KPU.

https://nasional.kompas.com/read/2019/05/14/19133271/prabowo-saya-akan-menolak-hasil-penghitungan-suara-pemilu

Belum ada pengumuman hasil resmi dari KPU, kedua paslon sudah mendeklarasikan kemenangan mereka di Pemilu 2019

Pasangan Prabowo-Sandi mendeklarasikan kemenangan mereka atas pasangan Jokowi-Amin. Deklarasi kemenangan ini dilaksanakan pada Rabu (17/4/2019). Dalam jumpa persnya yang dilaksanakan di kediamannya di Kertanegara, Prabowo mengklaim kemenangan pihaknya berdasarkan hasil exit poll, quick count, dan real count yang dilakukan oleh internal BPN (Badan Kemenangan Nasional), tim sukses kubu Prabowo-Sandi.

https://nasional.kompas.com/read/2019/04/18/17454731/prabowo-sandiaga-deklarasikan-klaim-kemenangan-pilpres

Sedangkan dari kubu Jokowi-Amin juga mendeklarasikan kemenangannya tas Prabowo-Sandi sebelum hasil putusan akhir penghitungan suara diumumkan oleh KPU. Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon nomor urut 01 mengklaim kemenangannya atas lawan. Deklarasi kemenangan kubu Jokowi-Amin mengacu pada hasil hitung cepat oleh berbagai lembaga. Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir menilai bahwa hasil hitung cepat tidak jauh berbeda dengan hasil hitung KPU.

https://nasional.kompas.com/read/2019/04/19/21375261/apa-alasan-tkn-akhirnya-klaim-kemenangan-jokowi-maruf

Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal

Kemeterian Kesehatan melalui dinas kesehatan tiap provinsi sudah mencatat bahwa korban petugas KPPS meninggal ada 527 jiwa. Sedangkan korban yang sakit mencapai 11.239 orang. Jumlah tersebut merupakan hasil dari investigasi Kemenkes di 28 provinsi per 15 Mei 2019.

https://nasional.kompas.com/read/2019/05/16/17073701/data-kemenkes-527-petugas-kpps-meninggal-11239-orang-sakit

Mantan koruptor bisa mendaftarkan diri menjadi caleg

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meloloskan bakal calon legislate yang merupakan mantan narapidana korupsi. Keputusan Bawaslu ini menuai banyak protes dari kalangan masyarakat. Bawaslu meloloskan mereka karena berdasarkan Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tidak ada larangan untuk mantan koruptor mendaftarkan diri sebagai caleg.

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/09/03/mantan-napi-koruptor-ini-melenggang-jadi-caleg

TRIBUNNEWSWIKI.COM/Yonas



   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved