2 Tim Inggris Akan Berlaga di Final Liga Champions, Intip Perjalanan Dramatis Mereka Musim Ini

Dua tim tersebut adalah Liverpool dan Tottenham Hotspurs, dua tim berlogo unggas. Keduanya lolos ke babak final secara dramatis.


zoom-inlihat foto
final-liga-champions-2019.jpg
Tribunnews.com/Twitter
2 Tim Inggris Akan Berlaga di Final Liga Champions, Intip Perjalanan Dramatis Mereka di Musim Ini

Dua tim tersebut adalah Liverpool dan Tottenham Hotspurs, dua tim berlogo unggas. Keduanya lolos ke babak final secara dramatis.


Daftar Isi



TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dua tim Inggris akhirnya memastikan tempat di final Liga Champions yang akan digelar di Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol pada 1 Juni 2019 pukul 21.00 waktu setempat.

Dua tim tersebut adalah Liverpool dan Tottenham Hotspurs, dua tim berlogo unggas. Keduanya lolos ke babak final secara dramatis.

Seperti apa perjalanan mereka hingga sampai di final Liga Champions?

Simak selengkapnya di sini!

Tottenham Hotspurs

Tottenham Hotspurs
Tottenham Hotspurs (Tribunnews)

Tottenham lolos ke Liga Champions setelah menempati peringkat kedua di Liga Primer. Ia tertinggal 7 poin dari Chelsea yang musim lalu memuncaki klasemen dengan 93 poin.

Tottenham masuk ke dalam Grup B bersama Barcelona, Inter Milan, dan PSV Eindhoven.

Harapan Tottenham di Liga Champions hampir musnah ketika dari tiga laga pertama, ia hanya dapat meraih satu poin.

Tottenham kalah dari Inter Milan dan Barcelona, dan hanya mampu meraih hasil imbang kala bertandang ke kendang PSV Eindhoven.

Beruntung di dua laga berikutnya, ketika menghadapi PSV dan Inter di leg kedua, Tottenham berhasil meraih hasil penuh.

Laga terakhir di penyisihan grup menjadi laga hidup dan mati bagi Tottenham dan Inter.

Tottenham memiliki beban lebih berat karena harus bertandang ke kendang Barcelona. Sedangkan Inter hanya menghadapi PSV yang belum pernah meraih kemenangan.

Tottenham akan tersingkir, jika Inter dapat mencapai hasil lebih baik saat menghadapi PSV.

Namun pada akhirnya Tottenham dapat menahan imbang Barcelona dengan skor 1 – 1.

Di saat yang bersamaan, Inter juga hanya dapat bermain imbang melawan PSV dengan skor 1 – 1 juga.

Dengan hasil itu, Tottenham akhirnya lolos ke babak 16 besar mendampingi Barcelona sebagai pemuncak klasemen.

Di babak 16 besar, Tottenham harus menghadapi wakil dari Jerman, Borussia Dortmund.

Di laga pertama, Tottenham berhasil mengalahkan Dortmund dengan skor meyakinkan, 3-0.

Ketika bertandang ke kendang Dortmund di leg kedua, Tottenham juga berhasil meraih kemenangan dengan skor 0-1.

Hasil ini membuat Tottenham melaju ke babak perempat final dengan aggregate 4-0.

Di perempat final, Tottenham bertemu dengan pemuncak Liga Inggris saat ini, Manchester City. Melihat sepak terjang keduanya, City tentu lebih diunggulkan ketimbang Tottenham.

Meski demikian, di laga pertama, Tottenham berhasil membungkam City dengan skor tipis 1 – 0.

Di laga berikutnya, ketika bertandang ke kendang City, Tottenham sebenarnya kalah dari tim asuhan Pep Guardiola dengan skor tipis 4-3.

Meski begitu, Tottenham tetap lolos ke babak berikutnya karena unggul jumlah gol tandang dari City. Tottenham lolos ke semi final.

Di semi final, Tottenham bertemu dengan wakil dari Belanda, Ajax Amsterdam. Laga di semi final ini juga berlangsung dramatis.

Pertandingan leg pertama di kendang Tottenham, Ajax berhasil unggul dengan skor 0-1.

Perjuangan Tottenham makin berat, karena pada leg berikutnya mereka harus bertamu ke kendang Ajax.

Namun akhirnya Tottenham berhasil membalas kekalahannya degan skor 2-3.

Dalam pertandingan terakhir, Tottenham bahkan sempat tertinggal 2 gol tanpa balas dari Ajax.

Beruntung, berkat hattrick Lucas Moura, Tottenham bisa membalikan keadaan menjadi 2 – 3.

Lagi-lagi Tottenham lolos karena unggul selisih gol tandang.

Anak asuh Mauricio Pochettino ini akhirnya menyusul Liverpool yang telah lebih dulu memastikan tempat di Final Liga Champions.

Liverpool

Liverpool
Liverpool (Tribunnews.com)

Perjalanan Liverpool sampai ke Final Liga Chapions 2019 juga tidak kalah dramatis.

Mereka lolos ke Liga Champions setelah di Liga Primer menempati urutan keempat dengan 76 poin, hanya selisih satu poin dari Arsenal yang berada di urutan kelima.

Di babak penyisihan grup, Liverpool tergabung ke dalam grup neraka bersama Paris Saint-Germain (PSG), Napoli, dan Red Star Belgrade.

Peluang Liverpool untuk lolos ke 16 besar menipis ketika mereka kalah untuk ketiga kalinya di babak penyisihan grup.

Namun di pertandingan terakhir melawan Napoli, Liverpool akhirnya berhasil melaju ke babak berikutnya setelah meraih kemenangan 1-0. Liverpool lolos ke babak selanjutnya hanya karena unggul jumlah gol tandang dari Napoli.

Di babak 16 besar, Liverpool bertemu dengan raksasa Jerman, Bayern Munich. Meski memegang status sebagai finalis Liga Champions tahun sebelumnya, Liverpool tidak bisa meremahkan permainan Bayern.

Laga pertama di Andfield, Liverpool hanya bisa bermain imbang tanpa gol. Ini membuat langkahnya semakin berat karena di leg kedua harus bertandang ke kendang Bayern.

Namun Liverpool akhirnya berhasil menumbangkan Bayern dengan skor meyakinkan 1-3. Liverpool melenggang ke perempat final.

Di perempat final, perjalanan Liverpool lebih mulus.

Menghadapi Porto, finalis Liga Champions tahun lalu itu berhasil meraih kemenangan meyakinkan di dua laga.

Liverpool berhasil mengalahkan Porto di leg pertama dengan skor 2-0. Kemudian di leg kedua, Liverpool berhasil membantai Porto di kandangnya sendiri dengan skor 1- 4.

Di semi final, Liverpool sudah ditunggu wakil dari Spanyol yang juga salah satu favorit juara tahun ini, Barcelona.

Laga pertama membuat peluang anak asuh Jurgen Klopp untuk berlaga di Final Liga Champions hampir terkubur.

Di Camp Nou, Liverpool dibantai tiga gol tanpa balas oleh Messi dan teman-temannya.

Namun bukan Liverpool namanya jika tidak membuat pendukungnya berdebar-debar.

Di leg kedua, Liverpool membayar tuntas kekalahannya di leg berikutnya dengan empat gol tanpa balas berkat dua gol dari Origi dan dua dari Wijnaldum.

Secara historis, kedua tim, yakni Liverpool maupun Tottenham memiliki sejarah yang berbeda di Liga Champions.

Liverpool merupakan salah satu pemegang gelar juara Liga Champions terbanyak dengan 5 gelar. Hanya kalah dari Real Madrid dengan 13 gelar dan AC Milan dengan 7 gelar.

Sedangkan bagi Spurs, laga final besok merupakan yang pertama sepanjang berdirinya klub.

Meski demikian, keduanya memiliki peluang yang sama untuk menjuarai Liga Champions.

Baik Liverpool maupun Tottenham selalu bisa memberikan kejutan dalam setiap laga mereka.

(TribunnewsWIKI/Widi)



   


Sumber :




BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved