Soal Unggahan Guyonan Gus Dur, Inaya Wahid Beri Sindiran untuk Polisi: Panggil yang Bikin Joke Pak

Inaya Wahid buka suara terkait polisi yang memanggil orang yang mengunggah guyonan Gus Dur di Facebook


zoom-inlihat foto
ketua-umum-dewan-syura-partai-kebangkitan-bangsa-pkb-abdurrahman-wahid.jpg
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Ketua Umum Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid Tertawa Bersama Mantan Calon Wakil Presiden Dari Partai Golkar Salahuddin Wahid Sebelum Dimulainya Musyawarah Kerja Nasional III PKB Di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (31/8/2004)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang warga asal Kepulauan Sula, Maluku Utara, digelandang ke kantor polisi gara-gara unggahannya.

Dia mengutip guyonan Mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang berbunyi "ada tiga polisi jujur di Indonesia, yaitu polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng”.

Namun sayangnya, hal itu berdampak pada pemanggilan polisi.

Terkait hal ini, putri Gus Dur Inaya Wahid buka suara.

Hal itu ia sampaikan dalam Twitter pribadinya, @inayawahid, Rabu (17/6/2020).

"Laaah yg dipanggil kok yg mengquote. Panggil yg bikin joke dong Pak," tulis Inaya Wahid sambil meretweet unggahan portal berita.

Baca: Yenny Wahid Sebut BJ Habibie Miliki Banyak Kesamaan Karakter dengan Gus Dur

Mabes Polri: Jangan Paksakan Ada Unsur Pidananya

Diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono mengatakan, Mabes Polri telah meminta Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap suatu candaan yang dilakukan warganya.

"Saya sampaikan ke Polda Malut, terutama Polres Kepulauan Sula, coba jangan terlalu reaktif dalam menyikapi sesuatu. Jangan mencederai sesuatu yang hanya candaan langsung ditanggapi dengan serius," kata Brigjen Awi saat dihubungi Antara, di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Ia berkomentar terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook yang dilakukan oleh pemilik akun FB berinisial IA yang membagikan konten lelucon dari Gus Dur.

Awi pun mengatakan jika pihaknya telah meminta konfirmasi kepada Kabis Humas Polda Malut terkait dengan pemanggilan seorang warganet yang mengunggah guyonan Gus Dur di Facebooknya.

PRESIDEN KE-4 RI, ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR).
PRESIDEN KE-4 RI, ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR). (KOMPAS / TOTOK WIJAYANTO)

Baca: Awalnya Tak Dipercaya, Gus Dur Pernah Prediksi Habibie Jatuh dari Presiden, Tahu dari Karangan Bunga

Lebih lanjut, Awi mengatakan jika warga tersebut telah menyampaikan bahwa candaan itu tidak dimaksudkan untuk menghina institusi atau pihak lain.

"Konfirmasi ke kabid humasnya apa yang terjadi, yang terjadi memang ada anggota Polres Kepsul yang lihat di FB (Facebook), ada seseorang mengunggah terkait dengan candaannya Gus Dur."

"Dari hasil wawancara, dia (terlapor) tidak bermaksud menghina institusi atau siapa pun terkait dengan candaan itu," ujarnya.

Awi juga berpesan kepada jajaran Polres Kepulauan Sula agar tidak memaksakan pengenaan unsur pidana dalam kejadian ini.

"Kalau memang tidak ada unsur pidananya, jangan dipaksakan," ucap dia.

Lebih lanjut, ia memastikan jika pemanggilan warga Kepulauan Sula tersebut hanya untuk dimintai keterangan atau wawancara.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur/Restu)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sang Pialang (2013)

    Sang Pialang adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved